Author Archive: ahlitumor

Kenali Penyakit Tumor Wilms Yang Menyerang Anak

Penyakit TumorTumor wilms merupakan kanker ginjal langka yang sering menyerang anak-anak. Sering juga dikenal sebagai nephroblastoma, tumor ganas yang paling umum menyerang ginjal anak-anak. Waktu puncak terjadinya tumor wilms ialah setelah usia 6 tahun. Meskipun bisa menyerang kedua ginjal, tapi penyakit ini cenderung hanya mempengaruhi satu ginjal.

Tumor wilms diyakini bisa berkembang dari sel-sel ginjal yang belum matang. Teknik pencitraan bisa membantu dokter untuk menentukan sejauh mana kanker dalam tumor wilms dan rencana pengobatannya. Kemungkinan kesembuhan pada anak dengan tumor wilms sangat besar

tumor wilms anakGejala Tumor Wilms

Tumor wilms ini mungkin tidak terdeteksi sejak awal karena bisa tumbuh besar tanpa menimbulkan rasa sakit. Saat besar, umumnya tumor ini berhasil diketahui sebelum mempunyai kesempatan untuk menyebar (meastasize) ke bagian tubuh lainnya. Gejalanya seperti:

  • Perut bengkak
  • Terdapat suatu gumpalan dalam perut yang bisa dirasakan
  • Demam
  • Darah dalam urin
  • Nafsu makan berkurang
  • Tekanan darah tinggi
  • Sembelit
  • Nyeri perut
  • Mual

Penyebab tumor wilms

Penyebab pastinya memang belum diketahui, tapi diyakini bahwa kanker ini muncul ketika anak masih berkembang dalam rahim dan beberapa sel yang seharusnya membentuk ginjal gagal berkembang dengan baik. Sebaliknya, sel-sel itu berkembang biak dengan cara primitif, menjadi tumor yang nampak semakin jelas ketika anak berusia sekitar 3-4 tahun.

Beberapa kanker termasuk tumor terjadi akibat mutasi pada gen yang mengontrol pertumbuhan sehingga membiarkan sel berkembang biak tanpa terkendali. Dalam beberapa kasus, kanker ini disebabkan oleh cacat genetik yang diturunkan dari orangtua ke anak.

Perawatan dan obat-obat

Pengobatan standar untuk tumor wilms ialah operasi dan kemoterapi. Hasil pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk menentukan apakah terapi radisai juga diperlukan. Karena jenis kanker ini jarang terjadi, dokter mungkin menyarankan orang tua mencari perawatan di pusat kanker anak-anak yang mempunyai pengalaman mengobati kanker.

Operasi tumor wilms

Operasi pengangkatan jaringan ginjal disebut dengan nephrectomy. Jenis-jenis nephrectomy meliputi:

  • Nephrectomy sederhana, dalam operasi ini ahli bedah mengangkat ginjal yang terserang. Ginjal yang tersisa bisa meningkatkan kapasitas dan mengambil alih seluruh tugas penyaringan darah.
  • Nephrectomy partial, pengangkatan tumor dan sebagian jaringan ginjal. Ini biasanya dilakukan ketika ginjal yang lain rusak atau sudah tidak ada.
  • Nephrectomy radikal, dokter mengambil ginjal dan jaringan sekitarnya, termasuk ureter dan kelenjar adrenal. Kelenjar getah bening disekitarnya juga bisa diangkat.

Pada pembedahan, dokter anak memeriksa kedua ginjal dan rongga perut untuk membuktikan keberadaan kanker. Sampel ginjal, kelenjar getah bening dan setiap jaringan yang terlihat abnormal diangkat dan diperiksa dengan mikroskop untuk mengidentifikasi sel-sel kanker.

Apabila kedua ginjal perlu diangkat, anak akan membutuhkan dialisis sampai ia cukup sehat untuk transplantasi. Dokter yang mengkhususkan diri dalam patologi akan memeriksa sel-sel tumor di bawah mikroskop dan mencari ciri khas yang menunjukkan apakah kanker tersebut agresif atau rentan terhadap kemoterapi.

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel-sel kanker di seluruh tubuh. Perawatan ini menyebabkan pembelahan sel dengan cepat sehingga sel normal yang terkena bergantu dengan cepat, begitu juga dengan sel sel kanker. Akibatnya obat ini bisa memiliki efek samping mual, muntah, kehilangan nafsu makan, rambut rontok, dan jumlah sel darah putih yang rendah. Kebanyakan efek samping akan membaik setelah obat dihentikan dan berkurang selama terapi.

Pada dosis tinggi, kemoterapi bisa menghancurkan sel-sel sumsum tulang. Jika seorang anak akan menjalani kemoterapi dengan dosis tinggi, dokter anak mungkin memberitahu bahwa sel-sel sumsum tulang dibuang dahulu. Setelah kemoterapi, sumsum akan dikembalikan melalui jalur intravena, prosedur ini disebut autologous bone marrow reinfusion.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar-X atau sumber sinar berenergi tinggi lainnya untuk membunuh sel kanker. Kemungkinan efek sampingnya seperti mual, kelelahan, dan iritasi kulit. Diare bisa terjadi setelah radiasi ke perut.

Pengobatan bertahap

1. Kanker tahap I atau II
Apabila kanker terbatas pada ginjal atau struktur di dekatnya dan jenis sel tumornya tidak agresif, anak akan menjalani pengangkatan jaringan ginjal dan beberapa kelenjar getah bening di dekat ginjal yang terkena. Setelah itu, diikuti dengan kemoterapi. Beberapa kanker stadium II juga diobati dengan radiasi.

2. Kanker tahap III atau IV
Apabila kanker sudah menyebar di dalam perut dan tidak bisa sepenuhnya dihapus tanpa membahayakan struktur seperti pembuluh darah utama, radiasi akan ditambahkan untuk operasi dan kemoterapi. Anak mungkin akan menjalani kemoterapi sebelum operasi untuk mengecilkan tumor.

3. Kanker tahap V
Apabila sel-sel tumor ada dikedua ginjal, bagian kanker dari kedua ginjal akan diangkat selama operasi dan kelenjar getah bening diambil untuk dilihat apakah mengandung sel-sel tumor. Kemoterapi diberikan untuk mengecilkan tumor yang tersisa. Pembedahan diulangi untuk mengangkat tumor sebanyak mungkin dan jaringan ginjal yang masih berfungsi dipertahankan. Kemoterapi dan terapi radiasi bisa diberikan selanjutnya.

Inilah Khasiat Tomat Untuk Penyakit Tumor Ganas (Kanker)

Obat Tumor GanasBuah tomat ternyata bukan hanya cocok dijadikan bahan masakan saja, tapi juga mempunyai manfaat untuk kesehatan. Tahukah anda, beberapa studi yang termuat dalam Journal of the National Cancer Institute menguatkan pernyataan bahwa tomat mempunyai kandungan zat yang bisa menurunkan resiko penyakit kanker.

Bentuk dan jenis-jenis Tomat

buah tomat untuk kanker

  • Tomat buah – mempunyai daging yang tebal dan biji yang mengandung air.
  • Tomat sayur – tomat yang kerap dipakai dalam masakan. Tomat sayur ini berukuran lebih kecil dibandingkan dengan tomat buah dan berwarna hijau serta oranya kehijauan jika sudah matang.
  • Tomat ceri – Berukuran sebesar kelereng yang bisa digunakan sebagai bahan pelengkap pada salad.

Ketiga jenis tomat tersebut mempunyai kandungan zat yang sama yakni Lycopene namun dengan kadar yang berbeda. Jika dibandingkan dari ketiga jenis tomat tersebut, yang baik dikonsumsi ialah tomat buah atau tomat merah. tomat buah mempunyai kandungan vitamin C dan vitamin A yang lebih tinggi dari kedua jenis tomat lainnya.

Kandungan Lycopene ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dan lebih kuat jika dibandingkan dengan vitamin E dan A. Kandungan lycopene pada tanaman tomat mulanya bermanfaat sebagai penyebab cahaya pada proses fotosintetis. Lycopene merupakan senyawa pigmen makanan yang menghasilkan warna merah atau kuning pada tomat. Beberapa tipe kanker yang bisa meminimalkan dengan mengkonsumsi tomat secara teratur diantaranya kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker prankeas, kanker serviks, dan juga kanker usus, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa bermanfaat mencegah jenis kanker lainnya.

Sehubungan dengan penyakit kanker, buah tomat mempunyai beberapa fungsi penting dalam menimalkan resiko kanker. Di bawah ini peran penting yang terdapat dalam lycopene, zat antiradikal dalam buah tomat:

  • Perlindungan terhadap tubuh dari radikal bebas.
  • Menjaga keseimbangan hormon.
  • Melancarkan metabolisme tubuh.
  • Regenerasi sel tubuh yang rusak.
  • Meningkatkan sistem imun.
  • Mencegah perubahan gen.

Manfaat Tomat Untuk Kanker – Uraian tersebut terkait dengan fungsi buah tomat sebagai pencegah sel kanker yang menjalar ke organ-organ penting dalam tubuh kita. Beberapa fakta lain yang ada pada buah tomat seperti :

  1. Tomat yang diolah (direbus atau dihancurkan) akan membuat kandungan lycopene lebih mudah diserap tubuh sehingga berkhasiat lebih cepat dalam menangkal kanker dan penyakit jantung.
  2. Kandungan lain yang ada pada buah tomat seperti asam sitrat dan asam malik yang berkhasiat sebagai vitamin C dan A pada buah tomat.
  3. Tomat yang dihancurkan dalam bentuk jus berkhasiat sebagai tonic yang berfungsi pada penyembuhan suatu penyakit.
  4. Tomat mempunyai khasiat sebagai pereda demam, dan detox atau penawar racun.
  5. Efek mengkonsumsi tomat juga bisa menimbulkan alergi jika seseorang sensitif terhadap tomat. Alergi bisa muncul pada saluran cerna karena kandungan saponin, histamin, dan solanin.

Baca Juga :

Manfaat Luar Biasa Tanaman Keladi Tikus Untuk Kanker

Khasiat Temulawak Dalam Membantu Pengobatan Kanker Hati

Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Tumor Ganas Serviks

Tanaman Lidah Buaya Yang Bisa Mengobati Tumor Ganas

Hubungan Antara Radiasi HP Dengan Tumor Ganas Otak

Penyakit Tumor GanasHandphone merupakan salah satu alat komunikasi yang paling ering digunakan di zaman sekarang ini. Seiring dengan berkembangnya informasi, handphone juga semakin canggih. Namun sayangnya, dibalik kecanggihan dan kemudahan yang dimiliki oleh handphone, ada banyak bahaya yang jarang diketahui oleh pemiliknya. Seperti salah satu bahaya terbesarnya ialah radiasi hp yang bisa menjadi penyebab kanker otak. Simak selengkapnya.

radiasi-hp

Penelitian Mengenai Radiasi Hp

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa radiasi hp yang dihasilkan oleh telepon seluler tersebut bisa menjadi penyebab terjadinya kanker otak. Para ahli juga menetapkan bahwa handphone ini termasuk dalam kategori benda yang memiliki resiko tinggi untuk kesehatan yang disamakan dengan pestisida, knalpot bensin, dan kopi. Hasil penelitian ini sudah diumumkan oleh Badan Internasional untuk penelitian kanker yang berada di bawah WHO setelah melakukan beberapa riset selama satu minggu penuh.

Penelitian tersebut menemukan adanya radiasi elektromagnetik handphone yang bisa memicu kanker otak. Intensitas tinggi pemakaian handphone mengakibatkan peningkatan resiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas. Masih ingin meneliti lebih lanjut, anggota panel kurt straif mengatakan bahwa paparan tertinggi radiasi ialah ketika handphone digunakan untuk menelepon. Sedangkan apabila menggunakan pesan singkat atau SMS aau dengan menggunakan perangkan handa-free atau headset akan memperkecil paparan radiasi yang ditimbulkan.

Resiko Akibat Radiasi Hp

bahaya

Bahaya Radiasi HP | Selain bisa memicu terjadinya kanker otak, ternyata radiasi handphone juga memiliki dampak buruk terhadap beberapa keadaan seperti:

Kesehatan Reproduksi Pria

Clevelanda Clinic Amerika Serikat menyatakan bahwa produksi sperma pria dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian handphone. Semakin sering pria menggunakan handphone, maka akan semakin besar juga kemungkinan produksi sperma yang mengalami gangguan. Kesimpulan ini didapat dari penelitian yang melibatkan sampel sejumlah 361 pria dalam waktu setahun.

Menurut Dr. Ashol Agarwal, menurunnya produksi sperma secara otomatis mempengaruhi tingkat kesuburan pada pria dalam menghasilkan keturunan. Dan bagi pria yang menggunakan handphone dalam waktu 4 jam bahkan lebih setiap harinya, akan mengalami produkis sperma yang sangat rendah. Jumlah sperma ini mengalami penurunan yang disebabkan oleh gelombang elektromagnetis handphone.

Ibu Hamil

Penelitian dari Yale Unuversity yang sedang memperlajari bahwa efek radiasi yang dihasilkan oleh perangkat genggam. Hal ini dibuktikan dengan melakukan percobaan pada tikus yang hamil. Setelah melakukan beberapa penelitian, kesimpulan yang dihasilkan sementara ialah paparan sinar radiasi pada handphone dalam jangka waktu tertentu ternyata bisa menyebabkan bayi mengalami hal negatif pada otak, dan beresiko terkena ADHD. ADHD sendiri merupakan gangguan pada oerkembangan yang menyebabkan aktifitas anak menjadi tidak lazim bahkan cenderung berlebihan dalam hal peningkatan aktifitas motorik anak-anak.

Anak-anak

Laporan dari Internasional Electromagnetic Field Collaborative pernah melakukan penelitian yang hasilnya bisa kemungkinan muncul gejala kanker karena stimulasi penggunaan ponsel, khususnya untuk anak-anak. Meskipun demikian, seperti yang biasa terjadi pada penelitian yang sejenis ini, belum ada bukti yang betul-betul pasti mengenai kesimpulan yang dibuat oleh para dokter tersebut.

Nah, agar bisa terhindar dari efek buruk radiasi handphone, maka disarankan untuk:

  • Menyimpan atau menjauhkan handphone di tempat yang aman dan tidak bersentuhan secara langsung dengan tubuh.
  • Hindari aktifitas dengan handphone ketika sinyal buruk yang umumnya memiliki gelombang elektromagnetik yang justru jauh lebih tinggi.
  • Memakai handa-free atau headset saat berbicara. jika tidak ada, bicaralah dengan menggunakan sisi telinga secara bergantian.
  • Jauhkan handphone ketika menunggu panggilan, dan dekatkan di telinga hanya jika ada suara.

Baca Juga :

Pengobatan Herbal Penyakit Tumor Batang Otak

Pengobatan Tumor Otak Secara Herbal

Sering Sakit Kepala Sebelah? Waspada Gejala Tumor Otak

Penyakit Tumor Otak Dan Ciri Cirinya

Khasiat Temulawak Dalam Membantu Pengobatan Kanker Hati

Penyakit TumorTumor ganas Hati (Kanker hati) merupakan salah satu penyakit yang menyerang organ vital tubuh yakni hati. Sebagai organ tubuh manusia, hati mempunyai fungsi yang cukup kompleks yakni menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari zat yang berbahaya, membantu proses pencernaan agar tubuh bisa melakukan penyerapan sari-sari makanan secara optimal, memecah lemak dengan menggunakan enzim-enzim yang dihasilkan oleh hati menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga tidak akan membahayakan tubuh, dan masih banyak lagi fungsi-fungsi hati yang lainnya. Dengan fungsinya yang cukup kompleks. tentu tidak menutup kemungkinan organ hati untuk terserang penyakit seperti tumor, kanker, liver, dan hepatitis (A, B, C) terutama dengan gaya hidup modern seperti saat ini.

penyakit-hati-kronis-obatherbal

Di era kehidupan modern seperti sekarang ini semua dituntut untuk berjalan dengan cepat sehingga seringkali banyak orang yang melupakan perilaku hidup sehat untuk dirinya sendiri. Kurangnya menjaga kebersihan makanan, banyak mengkonsumsi makanan instan yang mengandung bahan pengawet membuat organ dalam tubuh bekerja ekstra untuk mencerna makanan. Jika kita mengibaratkan organ tubuh sebagai mesin, maka semakin banyak kita mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna akan lebih cepat memasuki masa kerusakan. Berbeda dengan apabila kita mengkonsumsi makanan yang bergizi dan terjamin kebersihannya, maka organ tubuh akan bekerja secara normal dan akan memperoleh gizi penunjang untuk perawatan organ itu sendiri.

Baca Juga : Memperdalam Tentang Penyakit Tumor Hati Pada Anak

Gejala kerusakan hati

Bukti banyaknya kerusakan dini yang terjadi pada organ hati ialah banyaknya orang yang masih berusia 25-30 tahun terkena hepatitis. Dan yang menjadi penyebab umumnya ialah karena mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung pengawet, merokok, banyak mengkonsumsi makanan yang banyak bergadang. Berdasarkan data dari kementrian kesehatan, dari 100 orang, 10 diantaranya terserang hepatitis. Hal ini menunjukkan tingginya potensi penyakit hepatitis untuk menjadi penyebab kanker hati.

Tubuh manusia mempunyai teknologi canggih layaknya mesin. Sebelum menunjukkan kerusakan yang parah, tentu saja akan mengirimkan sinyal-sinyal tertentu, begitu juga dengan tubuh yang terserang dengan penyakit kanker hati perlu diwaspadai jika terdapat tanda-tanda seperti :

  • Badan terasa mulai mudah lelah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Selera makan yang mulai menurun, terasa mual dan muntah-muntah
  • Badan mulai menguning, terutama pada bagian mata dan kuku

temulawakApabila tanda-tanda tersebut mulai muncul, segera ubah pola hidup anda mulai dari pola makan, aktivitas sehari-hari, dan mulai juga untuk mengkonsumsi makanan pencegah kanker, mengkonsumsi obat herbal kanker, atau tamanan obat kanker seperti salah satunya dengan Temulawak. Mengapa temulawak? karena temulawak merupakan tanaman obat yang mempunyai kandungan yang bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker hati. Kandungan yang terdapat pada temulawak:

1. Minyak atsiri
Pada temulawak terdapat sekitar 3% minyak atsiri yang bermanfaat untuk membantu sel-sel hati yang mengalami kerusakan melakukan regenerasi. Kerusakan sel-sel hati ini biasanya disebabkan oleh racun yang berhasil menembus masuk ke dalam tubuh. Selain itu, minyak atsiri juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi getah empedu.

Minyak atsiri ini mempunyai beberapa komponen yang kaya akan fungsi. Beberapa komponen tersebut diantaranya seskuiterpen, a-curcumene, siskloisoprenmycrene, zingiberence, dan xanthorrizol. Zat-zat tersebut membantu hati dalam bekerja secara optimal. Selain bisa menjadi penawar racun kandungan zat dalam minyak atsiri yakni xanthorrizol merupakan zat anti-kanker, sehingga bisa difungsikan untuk mengobati penyakit kanker, terutama kanker hati dan kanker payudara secara efektif.

2. Kurkuminoid
Kurkuminoid mengandung senyawa kurkumin dan desmetoksikurkumin yang mempunyai banyak manfaat. Mulai dari menetralkan racun, menghilangkan peradangan sendi, meningkatkan sekresi empedu, dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kurkuminoid juga berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Dan juga berfungsi untuk mengurangi perasaan mual karena pengobatan.

Pengobatan Kanker Hati

Pengobatan kanker hati dengan menggunakan temulawak sangat direkomendasikan karena banyak hasil penelitian yang sudah membuktikan bahwa pengobatan herbal dengan temulawak tidak memberikan efek samping. Selain itu, pengolahan ramuan temulawak dinilai cukup mudah. Anda cukup menyediakan temulawak secukupnya (sekitar 1-2 rimpang) kemudian cuci sampai bersih dan dipisahkan dari kulitnya, lalu parut sampai halus, jika ingin menambahkan campuran dengan tanaman herbal lainnya anda bisa menambahkan daun meniran, parutan lengkuas, parutan jahe, asam, dan tanaman obat lainnya yang bisa mendukung fungsi dari temulawak tersebut. Setelah itu campuran ramuan siap direbus dalam 300cc air sampai mendidih. Lalu bisa diminum secara rutin 1x sehari.

Penderita kanker hati yang rutin mengkonsumsi ramuan diatas akan merasakan beberapa perubahan seperti:

  1. Sel-sel kanker dalam tubuh mulai mati, sehingga bisa menurunkan stadium kanker hati yang dialami oleh penderita.
  2. Mengurangi efek yang ditimbulkan dari obat-obatan medis dan kemoterapi.
  3. Meningkatkan nafsu makan.
  4. Mengurangi peradangan kelenjar dan rasa nyeri dibagian yang terkena kanker.
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh secara berkala.

Demikianlah manfaat dari temulawak sebagai pengobatan penyakit kanker hati. Apabila anda pernah mempunyai riwayat penyakit hepatitis B, tidak ada salahnya jika anda melakukan pencegahan dengan mengkonsumsi temulawak secara teratur. Hal ini dikarenakan penderita hepatitis mempunyai kemungkinan yang cukup besar terserang kanker hati.

Inilah Gejala Penyakit Tumor Ganas (Kanker) Hati Anak

Gejala Tumor Hati Pada Anak – Hati merupakan salah satu organ tubuh yang paling penting untuk manusia. Fungsi organ ini secara umum ialah tempat untuk penyaringan dan penyimpanan darah yang ada pada tubuh. Dan Salah satu penyakit yang bisa menyerang hati ialah Tumor ganas hati atau istilah lainnya Kanker hati. Kanker hati merupakan suatu penyakit yang berasal dari hati itu sendiri, dan bukan merupakan keganasan dari organ lain yang menyebar ke hati. Penyakit ini biasanya ditandai dengan adanya pembesaran pada hati.

kanker-hati2

Kanker hati ini bisa menyerang siapa saja baik itu anak-anak ataupun dewasa. Tapi, penyakit ini biasanya menyerang anak-anak dari usia bayi sampai saat usia 3 tahun. Jika tidak ditangani dengan cepat, kanker hati ini bisa menyerang organ tubuh lainnya. Bahkan penyebab utama dari kanker hati ini secara spesifik belum diketahui, namun secara umum penyakit kanker bisa disebabkan oleh faktor genetik yang ditularkan oleh salah satu anggota dalam suatu keluarga.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyakit kanker hati ini jika tidak segera ditangani akan menjadi sangat berbahaya, terlebih jika terjadi pada anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan. Tapi sebelumnya, sebagai orang tua atau orang yang lebih dewasa dari anak-anak, kita perlu mengetahui gejala yang mungkin dialami oleh anak yang di diagnosa mengidap penyakit kanker hati. Setiap anak-anak bisa saja mengalami gejala yang berbeda-beda. Dibawah ini ada beberapa gejala umum kanker hati pada anak :

1. Perut terlihat bengkak
Salah satu yang pertama gejala kanker hati pada anak ialah adanya pembengkakkan pada perut anak. Hal ini dikarenakan saat kanker hati muncul maka akan terjadi pembesaran pada hati, sehingga perut akan terlihat membesar.

kanker-hati-pada-anak2. Perut sering sakit
Karena adanya pembengkakkan pada perut menjadikan perut sering terasa sakit. Waspadailah dan segera mungkin lakukan pemeriksaan oleh dokter ahli agar dilakukan diagnosa penyakit kanker hati pada anak tersebut.

3. Berat badan dan nafsu makan menurun
Anak yang terserang kanker hati juga akan mengalami penurunan berat badan karena nafsu makan yang berkurang. Hal ini disebabkan karena tubuh yang sulit menerima nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya, sehingga anak tidak memiliki nafsu makan.

4. Anak laki-laki mengalami pubertas dini
Masa pubertas memang merupakan hal yang wajar terjadi pada siapapun termasuk anak-anak. Tapi lain halnya dengan pubertas yang terjadi sebelum waktunya atau yang sering disebut dengan pubertas dini, terutama pada anak laki-laki. Perlu diwaspadai bahwa anak tersebut mengidap penyakit kanker hati.

5. Sering mengalami demam
Anak yang terserang penyakit kanker hati biasanya akan mengalami demam. Demam yang terjadi ini berbeda dengan demam pada umumnya. Saat menderita kanker hati, demam akan berlangsung dengan cukup lama. Hal ini disebabkan oleh daya tahan tubuh yang semakin melemah karena kanker hati yang sudah mulai menyerang.

6. Sering mual dan muntah
Gejala Anak yang terserang penyakit kanker hati yang selanjutnya ialah akan sering merasakan mual dan muntah. Kadangkala orang tua menganggap sepele gejala tersebut. Saat orang tua mulai melihat anak mereke sering mengalami mual dan muntah, maka dianjurkan untuk memeriksakan anak tersebut ke dokter ahli, karena bisa saja mual dan muntah tersebut merupakan gejala penyakit kanker hati.

7. Mata dan kulit terlihat berwarna kuning
Tanda yang umum terjadi ketika mengidap kanker hati ialah mata dan kulit yang terlihat berwarna kuning. Jika gejala ini muncul dan bahkan sangat terlihat jelas, ada baiknya segera lakukan penanganan dan pengobatan sebagai upaya untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit kanker hati pada anak.

8. Kulit terasa gatal
Anak yang menderita kanker hati, kulit mereka akan terasa gatal. Rasa gatal yang timbul ini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. Rasa gatal ini biasa muncul cukup lama.

9. Pembuluh darah di peru membesar dan terlihat melalui kulit
Ini merupakan dampak lain dari adanya pembesaran hati karena pembuluh darah yang berada di perut ikut membesar sehingga pembuluh darah tersebut terlihat dari kulit perut anak yang terkena penyakit kanker hati.

Jika gejala-gejala diatas yang berkaitan dengan kanker hati ini sudah terjadi pada anak, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah pengobatan. Pengobatan yang bisa dilakukan ialah berupa pengobatan secara medis oleh dokter atau dengan pengobatan secara herbal yang memanfaatkan bahan-bahan alami untuk pengobatannya. Setiap stadium dari kanker hati mempunyai penanganan atau pengobatan yang berbeda-beda. Semoga Bermanfaat 🙂

Memperdalam Tentang Penyakit Tumor Hati Pada Anak

Penyakit Tumor Anak Tumor hati pada anak bisa bersifat jinak dan ganas, dan bisa primer atau merupakan metastase dari organ lain. Tumor hati primer ini jarang terjadi pada anak, ada kurang lebih 3% dari seluruh tumor pada anak. Dan kira-kira 50-60% dari tumor hati pada anak merupakan keganasan, lebih dari 65% diantaranya ialah hepatoblastoma. Tumor ganas lainnya yang juga sering di dapatkan pada anak ialah karsinoma hepatoseluler.

tumor-hati-anakPenyebab tumor hati ini masih dikatakan belum jelas. Tumor yang ditemukan sejak lahir yang pada umumnya bersifat jinak diantaranya hamartoma, hemangioma, dan hemangioendotelioma. Ada dua jenis tumor ganas yang sering didapatkan pada anak diantaranya hepatoblastoma dan karsinoma hepatoseluler. Hepatoblastoma banyak ditemukan di bawah usia 3 tahun dan dikaitkan dengan kelainan genetik yakni hilangnya heterosigositas pada kromosom 11p15 yang berakibat pada gangguan gen supresi tumor. Hepatoblastoma juga biasa berhubungan dengan adanya sindroma Beckwith-Weidemann, gigantism, macroglossia, microcephaly, dan viceromegaly. Karsinoma hepatoseluler pada anak bisa ditemukan sejak lahir sampai usia 19 tahun, biasanya berkaitan dengan infeksi hepatitis B ataupun C, tirosinemia herediter tipe kronis, penyakit glycogen storage, defisiensi a1, antitripsin, dan sirosis bilier.

Gejala Klinis Tumor Hati Pada Anak

Gejala Tumor Hati Pada Anak sangat bervariasi dan berbeda-beda pada setiap penderita karena bergantung pada ukuran dan jenis tumor, kadang juga gejala diakibatkan metastase tumor. Beberapa gejala yang sering ditemukan diantaranya:

  • Masa abdomen yang besar, atau pembesaran perut
  • Nyeri perut kanan
  • Nafsu makan menurun, penurunan berat badan
  • Muntah
  • Ikterus
  • Panas
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Anemia
  • Nyeri punggung akibat penekanan tumor

Diagnosis Tumor hati

Selain anamnesis dan pemeriksaan fisik yang lengkap, beberapa pemeriksaan penunjang juga diperlukan dalam menegakkan diagnosis tumor hati pada anak dan metastasenya meliputi:
Laboratorium : darah lengkap, kimia darah, tes fungsi hati dan ginjal, serologi hepatitis B dan C, a-fetoprotein/AFP (juga untuk monitoring terapi)
– Biopsi hati untuk pemeriksaan histopatologi
– Radiologi : Foto plus dada, USG/USG Doppler, CT-scan/MRI
Selain menentukan diagnosis tumor hati, perlu diperhatikan juga penentuan stadium dari tumor tersebut terutama pada tipe ganas. Penentuan stadium sangat berguna dalam pengobatan dan mengetahui prognosisnya. Ada beberapa metode penentuan stadium tumor hati pada anak, salah satunya seperti berikut:

Stadium I : Tumor bisa diangkat lengkap dengan pembedahan
Stadium II : Tumor bisa diangkat dengan pembedahan tapi masih meninggalkan sedikit sisa
Stadium III : Tumor tidak bisa diangkat secara lengkap dengan pembedahan dan didapatkan penyebaran pada kelenjar getah bening disekitarnya
Stadium IV : Tumor sudah menyebar ke organ tubuh lain
Kambuhan : Tumor muncul lagi setelah pengobatan baik dihati ataupun organ lain.

Diagnosis Banding

  • Abses hati
  • Neuroblastoma
  • Tumor wilms
  • Kolestasis/sirosis hati

Penatalaksanaan Tumor Hati

Penatalaksanaan tumor hati pada anak tergantung dari jenis dan stadium tumor, usia, dan kondisi fisik penderita. Pada tumor jinak biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tanpa disertai pengobatan yang lainnya. Pada tumor ganas diperlukan kerjasama dengan dokter bedah anak dan ahli onkologi anak. Pengobatan biasanya merupakan kombinasi antara:

  • Pembedahan
  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Transplantasi hati

Pengobatan berdasarkan jenis dan stadium tumor

  • Hepatoblastoma stadium I dan II : Pengangkatan tumor dan diikuti dengan kemoterapi 4 seri menggunakan cisplatin, vincristine dan fluorouracil.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium I dan II : Pengangkatan tumor diikuti kemoterapi cisplatin dan atau doxorubicin.
  • Hepatoblastoma stadium III dan IV : Beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan :
  1. Kemoterapi untuk mengurangi ukuran tumor dilanjutkan pengangkatan sebanyak mungkin tumor dan ditutup kemoterapi lagi.
  2. Pembedahan metastase tumor di paru.
  3. Kemoterapi.
  4. Radioterapi diikuti pembedahan.
  5. Penyuntikan obat kemoterapi langsung ke pembuluh darah hati.
  6. Kemoterapi dan kemoembolisasi
  7. Transplantasi hati.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium III dan IV : pengurangan ukuran tumor dengan menggunakan kemoterapi cisplatin dengan vincristine/fluorouracil atau doxorubicin dilanjutkan dengan pengangkatan tumor sebanyak mungkin.
  • Kambuhan : Dilakukan pengobatan ulang berdasarkan pengobatan selanjutnya.

Selain pengobatan terhadap tumornya perlu juga dilakukan pengobatan suportif dengan mencegah dan mengobati infeksi, efek samping pengobatan dan komplikasinya, serta memberikan rasa nyaman pada penderita selama pengobatan. Perlu dilakukan pengamatan secara berkala untuk memonitor respon terhadap pengobatan dan mewaspadai efek samping jangka panjang dari pengobatan.

Prognosis
Anak dengan tumor hati jinak biasanya tidak akan mendapatkan masalah di kemudian hari setelah tumor diangkat. Prognosis tumor hati ganas bervariasi pada masing-masing penderita. Diagnosis yang cepat dan tepat serta terapi yang progesit penting untuk mendapatkan prognosis yang terbaik untuk penderitanya. Masih perlu dikembangkan metode pengobatan baru yang bisa meningkatkan keberhasilan terapi dan menekan efek samping sekecil mungkin. Semoga bermanfaat:)

Pengertian Dari Penyakit Stadium Akhir Kanker Serviks

Kanker Serviks – Kanker serviks yang menyerang Julia Perez kabarnya sudah mencapai stadium 4. Bagaimana sebenarnya kanker serviks stadium 4? Apa dampaknya bagi tubuh si penderitanya?. Nah untuk memahami arti masing-masing stadium kanker, terutama kanker serviks. Simak selengkapnya yang kami kutip dari berbagai sumber.

kanker-serviks-akhir

Apa itu Stadium Akhir

Stadium digunakan untuk mendeskripsikan penyebaran tumor pada jenis kanker seperti misalnya di mana letak kanker, lokasi penyebarannya, dan apakah telah mempengaruhi bagian lain dari tubuh.

Informasi mengenai stadium kanker sangat penting, karena hal ini bisa membantu dokter untuk memilih pengobatan yang tepat untuk kesembuhan pasien. Selain itu, informasi stadium kanker juga membantu penderita kanker serviks benar-benar memahami kondisinya.

Ada beberapa sistem yang digunakan untuk menentukan stadium kanker, namun pada umumnya tim medis menggunakan sistem stadium berdasarkan nomor dan TNM.

kanker-serviks-4Sistem Stadium TNM

Salah satu cara yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan stadium kanker ialah dengan sistem TNM. Dokter menggunakan hasil dari tes diagnosis dan scan untuk menjawab pertanyaan berikut:

Tumor (T) : Berapa besar tumor utama? Dan dimana letaknya?
Node (N) atau kelenjar : Apakah tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening? Jika sudah, seberapa banyak?
Metastasis (M) : Apakah kanker sudah bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lain? jika sudah, kemana saja dan berapa banyak?

Hasilnya kemudian dikombinasikan untuk memastikan stadium akhir kanker masing-masing penderita. Untuk kanker serviks, ada 5 stadium yakni dari stadium 0 sampai stadium I – IV. Stadium ini digunakan untuk mendeskripsikan kanker dan sebarannya sehingga dokter bisa merencanakan pengobatan terbaik.

Baca Juga : Tanaman Herbal Pengobatan Tumor Ganas Serviks (Kanker Serviks)

Pengelompokkan Stadium

Stadium 0 : tumor yang ditemukan disebut carcinoma in situ. Artinya kanker ditemukan hanya pada lapisan pertama bagian luar serviks, bukan di jaringan dalam. Cacinoma in situ tidak dianggap sebagai kanker ganas.
Stadium I : Kanker sudah menyebar dari bagian luar serviks ke jaringan yang lebih dalam tapi masih di luar uterus. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian lain tubuh.
Stadium II : Kanker sudah menyebar melewati serviks dan area sekitarnya, seperti ke vagina atau jaringan lain dekat dengan serviks, tapi masih di dalam area panggul. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.
Stadium IIIa : Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina tapi belum ke bagian lain tubuh.
Stadium IIIb : Kanker sudah menyebar ke dinding panggul dan kelenjar getah bening tapi belum ke bagian tubuh lain atau kelenjar getah bening.
Stadium IVa : Kanker sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum, dan juga sudah atau belum menyebar ke kelenjar getah bening, tapi belum menyebar ke bagian tubuh lain.
Stadium IVb : Kanker stadium ini sudah menyebar ke bagian tubuh lain.