fakta tumor

Kenali Perbedaan Tumor Otak Pada Anak dan Dewasa

Penyakit tumorTumor otak ditandai dengan adanya massa sel abnormal di dalam tengkorak kepala yang bisa berkembang menjadi ganas (kanker) atau jinak. Tumor otak bisa terjadi pada bagian sel otak, membran otak, sel saraf otak atau kelenjar otak.

Adanya tumor otak merupakan kondisi yang membahayakan karena meskipun tergolong jinak, tumor akan tetap bisa tumbuh dan meningkatkan tekanan di dalam tengkorak dan menimbulkan kerusakan yang fataltumor otak

Penyebab Dari Penyakit Tumor Otak

Kondisi genetik atau paparan radiasi pada kepala merupakan pemicu utama perkembangan tumor otak primer yang cenderung bersifat jinak. Tapi pertumbuhan tumor otak juga bisa bersifat sekunder yang disebabkan oleh penyebaran sel kanker pada organ lainnya seperti usus, paru-paru, dan payudara, juga lebih mungkin untuk berkembang menjadi kanker otak.

Perbedaan Tumor Otak Pada Anak dan Dewasa

Perbedaan Tumor Anak dan Dewasa – Tubuh anak-anak bukanlah sekedar versi lebih kecil dari tubuh orang dewasa. Keduanya mempunyai perbedaan dalam hal perkembangan dan respons terhadap gangguan, termasuk tumor otak. Hampir segala aspek penyakit dari tumor otak pada orang dewasa dan anak-anak mempunyai perbedaan, diantaranya:

Letak dan jenis tumor
Pada umumnya, tumor otak bisa terjadi di setiap bagian otak dan batang otak. Pada orang dewasa, perkembangan tumor otak bisa berasal pada otak bagian atas atau korteks otak, sedangkan tumor otak pada anak lebih mungkin terjadi pada bagian dalam otak dan batang otak. Secara lebih spesifik apabila tumor sudah berkembang sejak dalam kandungan, tumor otak lebih mungkin terjadi pada bagian otak yang berada di belakang mata dan di sekitar kelenjar pitutari.

Beda Gejala
Perbedaan gejala tumor otak pada anak dan dewasa disebabkan perbedaan letak dan jenis tumor yang dialami. Tumor otak yang terjadi pada otak bagian dalam, seperti pada anak-anak akan lebih mungkin mempengaruhi fungsi indera, saraf, dan pengaturan hormon. misalnya craniopharyngiomas yang merupakan salah satu jenis tumor jinak pada otak anak yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan dan pubertas dini.

Penyebabnya berbeda
Kejadian tumor otak pada anak termasuk tumor otak primer atau yang hanya berasal dari otak. Hal ini bisa dipicu oleh kelainan genetik dan sudah berkembang sejak dalam kandungan. Sedangkan tumor otak pada orang dewasa bisa terjadi secara primer dan sekunder yang disebabkan adanya metastasis kanker pada organ lainnya.

Peluang untuk sembuh juga berbeda
Sebagian besar anak dan remaja yang mengalami tumor otak mempunyai peluang untuk sembuh yang lebih besar jika dibandingkan pada orang dewasa apabila ditangani dengan tepat. Selain itu, keparahan penyakit tumor otak dan cara tubuh anak dan remaja yang masih berkembang membuat perkembangan tumor menjadi lebih ringan.

Upaya pengobatan dan kodisi kesembuhan
Kondisi tubuh usia anak-anak yang masih berkembang mempunyai toleransi yang lebih baik terhadap kemoterapi dibandingkan pada orang dewasa. Sehingga penanganan kemoterapi pada anak-anak akan lebih diprioritaskan dan cenderung mengurangi paparan radiasi yang juga berbahaya. Tumor otak pada anak juga mempunyai peluang yang baik untuk sembuh hanya dengan tindakan operasi dan kemoterapi.

Pengertian Dari Penyakit Stadium Akhir Kanker Serviks

Kanker Serviks – Kanker serviks yang menyerang Julia Perez kabarnya sudah mencapai stadium 4. Bagaimana sebenarnya kanker serviks stadium 4? Apa dampaknya bagi tubuh si penderitanya?. Nah untuk memahami arti masing-masing stadium kanker, terutama kanker serviks. Simak selengkapnya yang kami kutip dari berbagai sumber.

kanker-serviks-akhir

Apa itu Stadium Akhir

Stadium digunakan untuk mendeskripsikan penyebaran tumor pada jenis kanker seperti misalnya di mana letak kanker, lokasi penyebarannya, dan apakah telah mempengaruhi bagian lain dari tubuh.

Informasi mengenai stadium kanker sangat penting, karena hal ini bisa membantu dokter untuk memilih pengobatan yang tepat untuk kesembuhan pasien. Selain itu, informasi stadium kanker juga membantu penderita kanker serviks benar-benar memahami kondisinya.

Ada beberapa sistem yang digunakan untuk menentukan stadium kanker, namun pada umumnya tim medis menggunakan sistem stadium berdasarkan nomor dan TNM.

kanker-serviks-4Sistem Stadium TNM

Salah satu cara yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan stadium kanker ialah dengan sistem TNM. Dokter menggunakan hasil dari tes diagnosis dan scan untuk menjawab pertanyaan berikut:

Tumor (T) : Berapa besar tumor utama? Dan dimana letaknya?
Node (N) atau kelenjar : Apakah tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening? Jika sudah, seberapa banyak?
Metastasis (M) : Apakah kanker sudah bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lain? jika sudah, kemana saja dan berapa banyak?

Hasilnya kemudian dikombinasikan untuk memastikan stadium akhir kanker masing-masing penderita. Untuk kanker serviks, ada 5 stadium yakni dari stadium 0 sampai stadium I – IV. Stadium ini digunakan untuk mendeskripsikan kanker dan sebarannya sehingga dokter bisa merencanakan pengobatan terbaik.

Baca Juga : Tanaman Herbal Pengobatan Tumor Ganas Serviks (Kanker Serviks)

Pengelompokkan Stadium

Stadium 0 : tumor yang ditemukan disebut carcinoma in situ. Artinya kanker ditemukan hanya pada lapisan pertama bagian luar serviks, bukan di jaringan dalam. Cacinoma in situ tidak dianggap sebagai kanker ganas.
Stadium I : Kanker sudah menyebar dari bagian luar serviks ke jaringan yang lebih dalam tapi masih di luar uterus. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian lain tubuh.
Stadium II : Kanker sudah menyebar melewati serviks dan area sekitarnya, seperti ke vagina atau jaringan lain dekat dengan serviks, tapi masih di dalam area panggul. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.
Stadium IIIa : Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina tapi belum ke bagian lain tubuh.
Stadium IIIb : Kanker sudah menyebar ke dinding panggul dan kelenjar getah bening tapi belum ke bagian tubuh lain atau kelenjar getah bening.
Stadium IVa : Kanker sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum, dan juga sudah atau belum menyebar ke kelenjar getah bening, tapi belum menyebar ke bagian tubuh lain.
Stadium IVb : Kanker stadium ini sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Kenali Sejak Dini Penyakit Tumor Tulang Ganas Dan Jinak

Obat Herbal Tumor | Tumor merupakan pertumbuhan sel baru, yang abnormal, progesif, dimana sel-selnya tidak pernah menjadi dewasa. Angka kejadian Tumor tulang jika dibandingkan dengan jenis tumor lain memang kecil, yakni sekitar kurang lebih 1% dari seluruh tumor tubuh manusia. Tumor bisa bersifat ganas jika tumor memiliki kemampuan untuk menyebar ke tempat lain, dan tumor dikatakan jinak jika tidak mampu untuk bermetastasis.

kanker-tulangPenyakit Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel-sel yang membentuk jaringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder merupakan anak sebar tumor ganas organ non-tulang yang bermetastasis ke tulang.

Menurut penilaian klinis, radiologis dan histopatologis yang cermat dari masing-masing tumor tulang, maka bisa ditentukan staging tumor tersebut. Staging ini berlaku untuk tumor jinak dan tumor ganas tulang. Sistem staging yang digunakan untuk tumor tulang yakni Surgical Staging System dari Enneking. Untuk Tumor Ganas ada 3 tingkat stadium yakni:
** Stadium 1, jika derajat keganasannya rendah.
** Stadium 2, artinya tumor memiliki derajat keganasan tinggi.
** Stadium 3, tumor sudah menyebar.

Tumor Tulang Ganas

Tumor tulang ganas merupakan istilah lain dari kanker tulang yang merupakan massa atau pertumbuhan tulang cenderung meningkat pesat dalam hal ukuran dan bahkan sering menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Kanker tulang ini biasanya dimulai dari jaringan normal yang berubah karena beberapa kombinasi faktor genetik dan lingkungan, juga mulai terlihat berkembang pesat.

Kanker tulang ini cenderung tumbuh tidak terkendali dan menyebar dengan cepat dan mungkin bisa memberikan rasa sakit. Tumor tulang ini bisa menyebabkan nyeri malam hari yang tidak berhubungan dengan aktivitas. Salah satu cara untuk mengevaluasi kanker ialah dengan “grade”. Istilah grade ini diberikan oleh ahli patologi yang memandang jaringan tumor dibiopsi di bawah mikroskop dan menentukan seberapa cepat sel-sel membagi dan juga bagaimana sel-sel yang tidak biasa muncul.

Kanker yang sudah perlahan-lahan membagi sel-sel biasa disebut juga sebagai “tumor tingkat rendah”. Low grade tumor ini memiliki kemampuan rendah untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan cenderung kambuh setelah dibuang. Tumor grade yang lebih tinggi disisi lain cenderung terlihat sangat biasa saat diamati di bawah mikroskop dan juga mengalihkan cukup pesat. Hal ini mempunyai kemungkinan lebih tinggi untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan juga kemungkinan lebih tinggi berulang setelah pembedahan. Beberapa contoh umum jenis tumor tulang ganas:

  • Chondrosarcoma
  • Osteosarcoma
  • Ewings Sarkoma

tumor-tulang

Tumor Tulang Jinak

Tumor tulang jinak merupakan pertumbuhan non kanker. Ini cenderung kurang agresif dari kanker dam memiliki sedikit atau bahka tidak ada kemungkinan untuk menyebar ke bagian tubuh yang lain. Karena tumor ini cenderung tumbuh lambat atau bahkan tidak sama sekali.

Tumor tulang jinak bisa menyebabkan penipisan tulang dan meningkatkan kemungkinan bahwa tulang bisa pecah. Dalam jaringan lunak, bisa menyebabkan gejala kompresi pada saraf dan pembuluh darah.

Tumor tulang jinak ini sering ditemukan x-ray diambil untuk nyeri lutut bisa menunjukkan tumor jinak yang sudah ada sejak kecil. Pada umumnya, tumor jinak tidak mengancam nyawa. Bagaimanaoun juga bisa menyebabkan masalah yang berkaitan dengan efek massa atau penipisan tulang. Contoh jenis-jenis tumor jinak jaringan lunak:

  • Hemangioma
  • Lipoma
  • Kista ganglion

Contoh jenis tumor tulang jinak

  • Osteoid osteoma
  • Kista tulang aneurisma
  • Tumor tulang raksasa

Kenali Gejala Awal Tumor Ganas (Kanker) Pada Anak

Penyakit Tumor | Pengenalan kanker dini atau tumor ganas pada anak sangat penting dikuasai oleh dokter umum agar proses rujukan, diagnosis dan terapi tidak terlambat. Selain itu, orang tua juga perlu mengetahui tanda-tanda umum dan khusus untuk penyakit tumor ganas pada anak.

Penyakit Tumor Pada Anak | Gejala yang ditimbulkan oleh kanker ini disebabkan oleh pertumbuhan yang pesat dan terganggunya organ pada sekitar kanker. Bahkan kadang juga kanker tidak terdeteksi dini karena ukurannya yang belum terlalu besar dan tidak menimbulkan keluhan. Seiring dengan bertumbuhnya kanker, desakan terhadap organ sekitarnyapun terjadi sehingga menimbulkan gejala yang sesuai dengan organ yang di desaknya. Beda halnya dengan kanker otak, meskipun ukurannya masih kecil, tapi sudah memberikan gejala yang berarti.

Gejala-gejala Kanker Secara Umum

penyakit-tumor-pada-anakTurunnya berat badan
Menurunnya berat badan pada penderita kanker ini bisa terjadi secara drastis juga tidak berkaitan dengan sebab tertentu seperti bukan diabetes, bukan dalam program diet, dan lain sebagainya. Turunnya berat badan yang berlebihan karena kanker bisa terjadi seperti turun 5kg dalam waktu satu bulan.

Demam
Demam pada kanker juga biasanya tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Demam pada penderita kanker juga biasanya disertai dengan gejala kanker lainnya yang biasa berlangsung cukup lama.

Mudah lelah atau kelelahan
Kelelahan pada penderita kanker ini tidak berkaitan dengan aktivitas berat. Penderita seringkali merasa lelah meskipun sudah beristirahat, dan kelelahan yang dirasakan tidak normal bahkan berlebihan.

Nyeri
Nyeri juga bisa menjadi tanda awal penyakit kanker tulang atau kanker testis. Sakit kepala pada kanker otak bisa diredakan dengan obat penahan sakit yang biasa, nyeri punggung juga bisa berkaitan dengan kanker usus besar atau ovarium.

Perubahan pada kulit
Perubahan pada kulit yang bisa lebih gelap, lebih merah atau kuning dan gatal.

Lalu kapan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut?

  • Jika demam lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Jika muntah lebih dari 7 hari yang juga tanpa penyebab yang jelas.
  • Kesulitan buang air besar lebih dari 1 bulan.
  • Batuk yang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Nyeri otot atau nyeri tulang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Sakit kepala yang mengganggu ketika tidur, tidak membaik jika tidur, dan bukan disebabkan karena migrain atau bahkan sakit kepala yang disertai dengan muntah.
  • Buang air kecil berdarah yang tidak diketahui penyebabnya meski sudah dilakukan pemeriksaan.
  • Pembesaran kelenjar getah bening yang tidak normal (banyak, besar, dan tidak tahu penyebabnya).

Gejala yang lebih spesifik berkaitan dengan letak kanker dan jenis kankernya. Di bawah ini ada beberapa kanker dan gejala yang sering ditemukan di Indonesia:

1. Leukimia
Leukimia ini merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada anak yakni sekitar 30-40% dari seluruh jenis keganasan pada anak. Leukimia juga merupakan kanker sel darah putih dan memberikan gejala seperti nyeri pada tulang, nyeri sendi, perdarahan, demam, turun berat badan, bercak perdarahan pada kulit. Terapi yang biasa dilakukan oleh penderita leukimia ini adalah kemoterapi.

2. Tumor Otak
Tumor otak merupakan tumor padat pada anak menjelang dewasa terbanyak. Gejalanya tergantung dari bagian otak yang terserang tumor, seperti sakit kepala dan muntah, gangguan penglihatan, perubahan kepribadian, kelumpuhan, gangguan keseimbangan dan koordinasi. Pengobatannya sendiri tergantung dari jenis tumor, tumor bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

3. Retinoblastoma
Atau kanker mata yang angka kejadian di Indonesia cukup tinggi yakni sekitar 11,8%. Gejala dini yang ditimbulkan berupa mata kucing (bundaran hitam yang di tengah berwarna putih), anak seperti juling dan kehilangan penglihatan. Tumor juga bisa tumbuh terus dan membesar menjadi benjolan pada mata. Pengobatannya yakni dengan pengangkatan tumor dan kemoterapi.

4. Osteosarkom
Kanker tulang yang biasa muncul pada masa pertumbuhan. Gejala awalnya berupa bengkak dan patah tulang karena cedera ringan. Bagian tubuh yang sering terserang yakni sekitar lutut, dan tidak jarang diperlukan amputasi. Tumor ini bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

5. Neuroblastoma
Neuroblastoma merupakan kanker pada sel saraf yang biasanya di luar jaringan otak. Angka kejadian tumor ini di Indonesia sekitar 4,4%. Gejala yang muncul seperti benjolan di rongga perut, kebiruan di sekitar mata, benjolan-benjolan di kepala, kelumpuhan yang tiba-tiba. Dan cara pengobatannya dengan pengangkatan sel tumor dan kemoterapi.

6. Nefroblastom (wilms’tumor)
Yang merupakan kanker pada ginjal. angka kejadiannya sekitar 3,6% dari seluruh keganasan pada anak. Gejalanya berupa benjolan pada perut, perut yang semakin membesar. Pengobatannya dengan pengangkatan tumor dan juga kemoterapi.

Tumor Abdomen Jenis Tumor Yang Menyerang Anak

Penyakit Tumor Anak | Penyakit tumor anak menempati posisi sekitar 5% dari semua total pengidap tumor di dunia. Tapi untuk kecenderungan terjadinya keganasan pada anak hanya sekitar 2% dari seluruh pengindap keganasan pada semua usia. Seperti keganasan yang lainnya, tumor ganas ini juga bisa menyebabkan kematian. Dan salah satu tumor ganas yang bisa di derita oleh anak-anak yakni tumor abdomen.

Sebagian besar tumor abdomen tersusun dari neuroblastoma, limfoma pada abdomen, adanya hepatoma, tumor pada ovarium dan juga lain sebagainya. Anak yang mengalami tumor abdomen ini seringkali tidak mengeluhkan gejala sehingga jarang orang tua yang menyadari sejak awal adanya penyakit ini pada buah hatinya.

tumor-abdomen-pada-anak

Tapi meski demikian, ada tanda-tanda yang bisa dijadikan patokan awal untuk mewaspadai kemungkinan adanya tumor abdomen pada anak. Gejala yang mungkin bisa timbul seperti lemah, lesu, badan yang semakin kurus, sulit makan, muncul keringat yang berlebih, tidur yang gelisah, dan kadang diikuti dengan demam dan wajah yang pucat. Gejala nyeri pada perut bisa muncul pada kondisi yang sudah memasuki fase lanjut. Kandang juga anak mengeluh sakit pada bagian organ perut seperti halnya ditusuk-tusuk.

Untuk mengenal tumor abdomen pada anak diperlukan mengetahui jenis-jenis dari tumor abdomen. Ada beberapa macam tumor abdomen antara lain:

Teratoma, atau tumor yang di inisiasi dari sel germinativum dan berasal dari rongga abdomen. Dan umumnya teratoma ini terdapat pada ovarium dan bisa menimbulkan bentuk yang menyerupai kista atau kelompokan sel. Teratoma ini membentuk massa tumor yang cukup besar melalui pemeriksaan foto.
Rabdomiosarkoma, merupakan tumor yang berasal dari rongga pelvis atau yang berhubungan dengan saluran kemih. Dan tumor ini akan tumbuh mendesak ke arah abdomen sehingga menjadikan sakit pada abdomen ketika tumor sudah mulai membesar.
Limfoma Abdomen, yang bisa muncul di kelenjar getah bening di hati, limpa dan juga usus. Jika muncul di hati atau limpa akan menyebabkan hepatomegali atau splenomegali atau bahkan keduanya. Tapi jika muncul di usus, maka massa tumor akan menyebabkan obstruksi usus atau sebagai leading point untuk terjadinya intususepsi. Gejala yang bisa timbul seperti nyeri yang disertai dengan bengkak pada perut, perubahan kebiasaan buang air besar serta gejala obstruksi usus dan mual muntah.

Tumor abdomen ini bisa diobati dengan mengkonsumsi obat sitostatika atau obat kemoterapi yang lainnya. Tapi disarankan jika bisa diobati secara kemoterapi ditambah denga meningkatkan sistem imunitas anak, maka diharapkan Penyakit tumor ini bisa sembuh tanpa harus menjalankan operasi.

Tumor abdomen ini juga merupakan sepertiga dari seluruh tumor ganas pada anak. Gejala awal biasanya sulit dan hanya sebagian kecil saja yang bisa diketahui lebih cepat sedangkan sebagian besar tumor sudah bisa diraba dengan gejala desak jaringan atau organ lain di sekitarnya dan bahkan dengan gejala metastasis pada tempat lain. Hal ini dikarenakan sifat rongga abdomen yang longgar dan sangat fleksibel.

Karena gejala yang awal pada masing-masing tumor abdomen maka perlu mendapat perhatian khusus dan jika perlu lakukan pemantauan yang cermat dan terus menerus dengan disertai dukungan pemeriksaan penunjang yang diperlukan, sehingga didiagnosis bisa ditegakkan sedini mungkin. dengan mengenal tumor abdomen pada anak, maka akan lebih mudah dan dini dalam melakukan tindakan serta penatalaksanaan terhadap penyakit ini.

Mitos Salah Yang Beredar Tentang Tumor dan Kanker

Ahli Pengobatan Tumor | Pemicu terjadinya penyakit tumor dan kanker ini memang sangat beragam. Berbagai penelitiang dunia medis telah membantu kita mengenai penyebab-penyebab penyakit tumor dan kanker. Tapi sekarang ini masyarakat masih saja mengaitkan masalah medis dengan Mitos Salah Yang Beredar Tentang Tumor dan kanker ini.

Sebelum Anda terpengaruh oleh mitos yang salah sebaiknya simak dibawah ini mengenai mitos dan kebenaran tentang penyakit tumor dan kanker !!

Mitos Salah Yang Beredar Tentang Tumor dan kanker

KANKER-1

1. Tumor Merupakan Kanker
Ini jelas-jelas berbeda, faktanya tumor merupakan benjolan, tetapi jika ganas barulah tumor tersebut dinyatakan sebagai kanker.

2.Kanker ialah penyakit era modern
Ini Salah !. Karna kanker sudah ada sejak lama. Tetapi pada saat itu dunia belum mengenal istilah tersebut. Dalam jurnal A Note From History: Landmarks in History of Cancer telah disebutkan bahwa kanker telah dideskripsikan ribuan tahun silam oleh para fisikawan Mesir dan Yunani.

3. Kanker adalah “Vonis Mati”
Ini keliru, Edi mengatakan bahwa kesempatan untuk sembuh para penderita kanker di zaman sekarang sudah mencapai 80%. Dengan catatan : kanker ditemukan sejak dini dan stadium satu.

4. Kanker menurun dalam keluarga
Tidak selalu seperti itu, kanker disebabkan oleh mutasi yang terjadi dalam masa hidup seseorang, baik itu karena faktor penuaan atau faktor lingkungan contohnya rokok dan sinar radiasi.

5. Perempuan rawan kanker
Tidat tepat. Perempuan seringkali ditemukan kanker payudara dan serviks. Sedangkan kanker paru dan prostat umumnya ditemukan pada laki-laki.

6. Kanker Menular
Ini Mitos, faktanya kanker bukanlaj penyakit yang dapat dengan mudah berpindah dari satu orang ke orang lain. Tapi kanker bisa berpindah apabila ada kasus seperti transplantasi organ tubuh atau jaringan tertentu.

7. Krim tair surya dan Solarium Cegah kanker kulit

solariumkrim tabir suryaPenggunaan tabir surya memang bisa menurunkan faktor resiko terkena kanker kulit akibat dari sinar matahari. Tapi yang jadi permasalahan banyak orang yang sudah meras aman dengan hanya sekali mengoleskan padahal krim perlu dioles secara berkala.
Banyak yang beranggapan untuk yang ingin memiliki kulit gelap harus ke solarium sebelum berjemur dibawah matahari. Kulit yang menjadi gelap karena sinar ultraviolet, baik dari matahari maupun tanning bed sudah mengalami kerusakan yang bisa menimbulkan resiko kanker kulit.

8. Lemak Tidak sebabkan kanker
Menurut para ahli, Obesitas berperan dalam satu dari lima penyebab kematian karena kanker. Berat badan yang berlebihan meningkatkan resiko terkena kanker usus besar, ginjal, prankeas, kandung empedu, tiroid dan prostat.

9. Kulit Gelap aman dari kanker kulit
Mereka yang memiliki kulit gelap dan bahkan dokter tidak bisa melihat gejala awal atau pertanda kanker kulit, akibatnya mereka baru didiagnosa dengan kanker pada stadium lanjut, saat kanker sudah sulit untuk ditangani.

10. Ponsel dan Pemanis buatan sebabkan kanker
Tidak ada bukti keduanya berhubungan dengan kanker.

Demikian mengenai mitos dari tumor dan kanker. Sebaiknya kita tidak terlalu percaya pada mitos yang beredar di masyarakt yang membuat kita menjadi takut. Lakukan lah pencegahan sejak dini karena Mencegah lebih baik daripada Mengobati.

Untuk Anda yang terkena Penyakit Tumor dan Kanker. Cobalah untuk mengkonsumsi Obat Herbal Chitosan Capsule yang terbukti bisa melawan sel tumor dan kanker sampai ke akar-akarnya. Untuk Informasi Lanjut mengenai Obat Tumor Ganas dan Jinak Klik Dibawah ini :

panah_bawah

Kenali 10 Fakta Tentang Tumor

Banyak kerabat kita yang terserang beberapa penyakit tumor. Baik itu tumor otak, tumor payudara, tumor rahim dan segala jenis tumor. Dan sering tidak kita ketahui pasal tumor. Yu simak artikel ini mengenai :

index

10 Fakta atau Hal yang perlu diketahui tentang tumor

  1. Tumor sel atau kanker sel terjadi antara 6 sampai 10 kali dalam hidup manusia.
  2. Ketika kekebalan tubuh manusia kua, sel-sel tumor/kanker akan rusak dan dicegah pembiakannya dan pembentukan tumor.
  3. Perawatan awal dengan kemoterapi da radiasi akan sering mengurangi ukuran tumor. tetapi penggunaan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak menghasilkan kehancuran pada tumor.
  4. Tumor Sel tidak dapat tumbuh dengan subur dalam lingkungan beroksigen. Berolahraga setiap hari dan bernafas dengan dalam membantu mendapatkan oksigen lebih banyak. Terapi oksigen adalah cara lain dalam melawan kanker.
  5. Protein hewani sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim pencernaan. Daging yang tidak dicerna secara sempurna, sisanya di dalam perut menjadi antaran untuk membangun racun.
  6. Ketika seseorang mengidap kanker, diindikasikan orang tersebut mempunyai beragam gangguan nutrisi.
  7. Untuk menanggulangi beragam gangguan nutrisi, mengubah diet dan termasuk suplemen akan menguatkan kekebalan imun.
  8. Radiasi ketika menghancurkan sel tumor, juga akan membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.
  9. Tumor dan kanker adalah penyakit pikiran, tubuh dan jiwa. Semangat yang proaktif dan positif akan membuat selamat dari penyakit tumor dan kanker.
  10. Dinding tumor atau kanker dialasi oleh protein yang tangguh.

Demikian Fakta Tumor dan hal hal yang harus diketahui oleh para penderita tumor dan kanker. Semoga bisa membantu dan termotivasi 🙂 Semoga lekas Sembuh :))

Kunjungi >> Ahlitumor.com