fibroid

Kenali Keberadaan Tumor Dinding Rahim Pada Wanita

Penyakit Tumor – Bagi kaum wanita, kata ‘miom’ mungkin akan terdengar tak asing lagi. Tapi tidak sedikit juga yang belum mengetahui betul apa itu miom. Miom ini merupakan istilah medis untuk tumor dinding rahim. Miom dikenal juga dengan nama mioma, uteri fibroid atau lelomioma. Miom merupakan pertumbuhan di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas. Miom berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak.

ukuran dari miom ini sangat bervariasi, ada yang sekecil biji dan juga ada yang berukuran besar sampai membuat rahim membesar. Miom yang muncul mungkin hanya satu atau bisa juga beberapa secara sekaligus. Perkembangan miom juga bisa berlangsung secara cepat.

Sampai saat ini, penyebab kemunculam miom masih belum diketahui. Kemunculan kondisi ini dikaitkan dengan hormon estrogen (hormon reproduksi yang dihasilkan oleh ovarium). Biasanya miom muncul pada usia sekitar 30-50 tahun. Setelah mengalami menopause, miom akan menyusut karena penurunan kadar estrogen.

tumor dinding rahim

Miom ini lebih sering muncul pada wanita dengan berat badan yang berlebih atau obesitas. Sejumlah faktor lain yang bisa meningkatkan resiko munculnya miom ialah menstruasi yang dimulai terlalu dini, banyak mengkonsumsi daging merah dibandingkan dengan sayuran dan buah-buahan, juga kebiasaan mengkonsumsi alkohol. (Baca juga : Perbedaan Dari Penyakit Tumor, Kista, dan Miom Pada Wanita)

Meskipun pada umumnya miom ini jarang menjadi kanker, miom patut diwaspadai karena dampak yang bisa ditimbulkan. Salah satunya ialah dengan memperkecil peluang kehamilan jika miom tumbuh di saluran leher rahim. Hal ini karena rahim menjadi kecil dan menghambat masuknya sperma ke rahim sehingga mempersulit pembuahan. Jadi miom harus dihilangkan terlebih dahulu. Miom juga akan membuat wanita tersebut menjadi sulit hamil jika tumbuh di dinding rahim karena bisa menghambat ‘penanaman’ atau implantasi sel telur yang sudah dibuahi disana.

Wanita hamil dengan miom juga sangat perlu berwaspada, terutama pasa trisemester pertama. Pada periode itu, ada ancaman keguguran karena miom yang membesar akan mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim. Jika kehamilan berlanjut, miom bisa mendesak janin sampai plasenta previa (plasenta tumbuh di bawah rahim) dan meningkatkan resiko terjadi pendarahan persalinan.

Penting : Obat Herbal Tumor fibroid atau miom

Pada kenyataannya, miom banyak menyerang wanita. Ada sekitar 75% wanita pernah mempunyai miom. Seringkali juga kondisi ini tidak diketahui karena gejalanya yang sulit muncul. Tapi, anda harus waspada jika muncul tanda dan gejala miom seperti :

  • Rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah.
  • Masa menstruasi menyakitkan atau berlebih.
  • Gejala anemia karena kehilangan darah haid.
  • Pendarahan di luar darah haid.
  • Rasa nyeri ketika berhubungan badan.
  • Perut yang terasa penuh dan kadang membesar seperti wanita hamil.
  • Sering buang air kecil.
  • Mengalami konstipasi.
  • Keguguran, mengalami kemandulan, atau bermasalah pada masa kehamilan (tapi sangat jarang terjadi).

Apabila anda mengalami beberapa tanda dan gejala seperti diatas dan berlangsung cukup lama, segera konsultasikan dengan dokter 🙂

Baca Juga :

Penyebab Batuk Berdarah Yang Perlu Diwaspadai

Kenali Perbedaan Tumor Otak Pada Anak dan Dewasa

Siklus Menstruasi Tidak Lancar? Hati Hati Gejala Tumor

Penyakit Tumor | Setiap bulannya kaum perempuan memiliki siklus menstruasi. Siklus ini bisa terjadi dengan teratur, tapi banyak kasus dimana menstruasi justru muncul dengan sangat terlambat atau bahkan sangat cepat. Jika menstruasi datang dengan waktu yang tidak tepat, bisa saja menjadi indikasi adanya masalah kesehatan dalam tubuh. Selain itu, warna darah dan rasa nyeri pada perut yang berlebihan juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada siklus menstruasi.

siklus-menstruasi

Terkadang menstruasi bisa terjadi dengan tidak normal dimana pendarahan berat yang biasanya terjadi hanya datang sekali atau beberapa kali sepanjang periode menstruasi. Selain menjadi menstruasi lebih sakit, hal ini juga bisa menjadi tanda adanya kondisi fibroid atau polip serviks. Fibroid atau polip serviks merupakan Tumor jinak dimana fibroid tersebut tumbuh pada rahim, dan polip serviks berada pada saluran leher rahim. Keduan tumor ini muncul karena kadar hormon estrogen yang tidak seimbang. Dan jika menstruasi disertai dengan rasa sakit dan kram perut yang hebat, maka bisa jadi hal ini ialah gejala dari endometriosis dimana hormon estrogen mempengaruhi peradangan dalam jaringan rahim.

Banyak juga wanita berpikir jika menstruasi datang terlambat, maka ia sedang mengalami kelelahan atau stress berat. Padahal jika kondisi kondisi tersebut sering terjadi bisa jadi merupakan tanda dari penyakit kista ovarium atau kista indung telur. Kista sendiri merupakan benjolan yang dipenuhi dengan cairan di dalam area indung telur dan bahkan bisa menyebabkan pendarahan. Kista inilah yang membuat siklus masa subur wanita menjadi kacau tidak teratur. Dan selain karena kista, siklus menstruasi yang kacau juga bisa dipengaruhi oleh kadar gula dalam darah dan adanya gejala penyakit diabetes. Hormon insulin yang tidak memproses metabolisme gula darah akan membuat siklus menstruasi menjadi kacau.

Beberapa wanita juga melaporkan siklus menstruasi yang sangat terlambat bahkan sampai berbulan-bulan lamanya meskipun mereka tidak sedang dalam kondisi hamil. Lalu apa yang terjadi? Beberapa pakar kesehatan berpendapat bahwa berhentinya siklus menstruasi ini bisa menjadi gejala dari masalah fungsi ovarium, penyakit hipotiroid atau bahkan tumor otak. Untuk itu, segera periksakan diri anda ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan siklus menstruasi bisa kembali normal. Semoga Bermanfaat :))