Membedakan Benjolan Tumor Jinak dan Ganas Pada Payudara

Ahli Pengobatan Tumor | Benjolan di payudara sering kali menjadi masalah yang bisa membuat wanita tidak bisa tidur nyenyak. Karena, benjolan merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai. Pertumbuhan jaringan tidak normal pada tubuh yang merupakan pertanda yang tidak bisa diabaikan. Cara Membedakan Tumor Jinak dan Ganas Pada Payudara

Cara Membedakan Benjolan Tumor Dan Penyakit Kanker Pada PayudaraBenjolan-benjolan tersebut sering disebut dengan Tumor, dan yang terdapat pada payudara ada dua jenis, yakni tumor jinak dan tumor ganas atau bisa disebut juga dengan kanker.

Tumor jinak Payudara
Tumor jinak ini bisa dikenali berupa benjolan pada daerah payudara yang pada umumnya tidak bersifat agresif. Tumor ini bisa terus bertambah besar dalam ukuran, namun biasanya akan lebih lambat dari pada tumor ganas. Pertumbuhan benjolan ini bisa menyebabkan penekanan di sekitar jaringan tubuh lainnya dan nyeri atau pembengkakkan.

Tumor ganas Payudara
Beda halnya dengan tumor jinak, tumor ganas ini merupakan benjolan pada payudara yang bersifat agresif dan invasif atau tumbuh liar dan merusak jaringan di sekitarnya. Benjolan yang umumnya bertambah besar dengan lebih cepat daripada tumor jinak. Bentuknya pun biasanya tidak beraturan, dengan sel-sel yang menyebar ke organ-organ lain yang letaknya jauh dari payudara. Bahkan diperlukan diopsi untuk menentukan tingkat keparahan dan keganasan tumor ganas tersebut.

Untuk penanganan tumor jinak ini sangat bervariasi tergantung jenis keparahannya. Pada dasarnya, jika suatu benjolan memiliki potensi untuk menyebabkan nyeri dan gangguan kesehatan, maka meskipun bersifat jinak, dokter akan tetap menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan benjolan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kemungkinan perubahan sifat tumor jinak payudara menjadi tumor ganas payudara. Ada beberapa contoh keadaan medis yang termasuk tumor jinak payudara seperti:

  • Fibroadenoma mammae (FAM)
  • Fibrosis dan kista simpel payudara
  • Hiperplasia duktal dan lobular
  • Tumor phyllodes
  • Mastitis

Dan yang sering terjadi pada wanita muda biasanya Fibroadenoma mammae (FAM). Fibroadenoma ini merupakan tumor jinak payudara yang umum terjadi pada wanita usia 20-30 tahun. Ukurannya yang bisa bermacam-macam, mulai dari kecil yang tidak bisa teraba dari luar, sampai dengan yang berukuran besar yang bisa diraba dari luar. Dengan bentuk yang bulat dan tepi yang jelas, juga bisa dibedakan dengan jaringan payudara di sekitarnya. Jumlahnya dari satu sampai banyak pada satu jaringan payudara.

Benjolan Fibroadenoma ini bisa diketahui melalui pemeriksaan SADARI jika ukurannya cukup besar untuk di raba, atau juga melalui pemeriksaan mamografi jika ukurannya terlalu kecil dan tidak teraba pada pemeriksaan fisik.

Penanganan tepat untuk Fibroadenoma payudara ialah dengan operasi pengangkatan tumor, terlebih jika benjolan terus bertambah besar atau menyebabkan perubahan bentuk pada payudara. Sering juga benjolan baru Fibroadenoma tumbuh setelah benjolan lama sudah diangkat. Hal ini bukan berati terjadi kekambuhan atau benjolan lama tumbuh kembali, tapi memang terjadi pertumbuhan benjolan Fibroadenoma baru.

Maka untuk itu, wanita harus rutin, rajin dan disiplin memeriksa payudara sebagai proses skrining untuk deteksi dini. Terlebih jika ada riwayat keluarga atau keluarga yang sudah pernah mengalami benjolan pada payudara. Semoga Bermanfaat:))

Baca Juga : Pengobatan Tumor Jinak Pada Daerah Payudara Secara Alami

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *