Kenali Gejala Awal Tumor Ganas (Kanker) Pada Anak

Penyakit Tumor | Pengenalan kanker dini atau tumor ganas pada anak sangat penting dikuasai oleh dokter umum agar proses rujukan, diagnosis dan terapi tidak terlambat. Selain itu, orang tua juga perlu mengetahui tanda-tanda umum dan khusus untuk penyakit tumor ganas pada anak.

Penyakit Tumor Pada Anak | Gejala yang ditimbulkan oleh kanker ini disebabkan oleh pertumbuhan yang pesat dan terganggunya organ pada sekitar kanker. Bahkan kadang juga kanker tidak terdeteksi dini karena ukurannya yang belum terlalu besar dan tidak menimbulkan keluhan. Seiring dengan bertumbuhnya kanker, desakan terhadap organ sekitarnyapun terjadi sehingga menimbulkan gejala yang sesuai dengan organ yang di desaknya. Beda halnya dengan kanker otak, meskipun ukurannya masih kecil, tapi sudah memberikan gejala yang berarti.

Gejala-gejala Kanker Secara Umum

penyakit-tumor-pada-anakTurunnya berat badan
Menurunnya berat badan pada penderita kanker ini bisa terjadi secara drastis juga tidak berkaitan dengan sebab tertentu seperti bukan diabetes, bukan dalam program diet, dan lain sebagainya. Turunnya berat badan yang berlebihan karena kanker bisa terjadi seperti turun 5kg dalam waktu satu bulan.

Demam
Demam pada kanker juga biasanya tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Demam pada penderita kanker juga biasanya disertai dengan gejala kanker lainnya yang biasa berlangsung cukup lama.

Mudah lelah atau kelelahan
Kelelahan pada penderita kanker ini tidak berkaitan dengan aktivitas berat. Penderita seringkali merasa lelah meskipun sudah beristirahat, dan kelelahan yang dirasakan tidak normal bahkan berlebihan.

Nyeri
Nyeri juga bisa menjadi tanda awal penyakit kanker tulang atau kanker testis. Sakit kepala pada kanker otak bisa diredakan dengan obat penahan sakit yang biasa, nyeri punggung juga bisa berkaitan dengan kanker usus besar atau ovarium.

Perubahan pada kulit
Perubahan pada kulit yang bisa lebih gelap, lebih merah atau kuning dan gatal.

Lalu kapan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut?

  • Jika demam lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Jika muntah lebih dari 7 hari yang juga tanpa penyebab yang jelas.
  • Kesulitan buang air besar lebih dari 1 bulan.
  • Batuk yang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Nyeri otot atau nyeri tulang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Sakit kepala yang mengganggu ketika tidur, tidak membaik jika tidur, dan bukan disebabkan karena migrain atau bahkan sakit kepala yang disertai dengan muntah.
  • Buang air kecil berdarah yang tidak diketahui penyebabnya meski sudah dilakukan pemeriksaan.
  • Pembesaran kelenjar getah bening yang tidak normal (banyak, besar, dan tidak tahu penyebabnya).

Gejala yang lebih spesifik berkaitan dengan letak kanker dan jenis kankernya. Di bawah ini ada beberapa kanker dan gejala yang sering ditemukan di Indonesia:

1. Leukimia
Leukimia ini merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada anak yakni sekitar 30-40% dari seluruh jenis keganasan pada anak. Leukimia juga merupakan kanker sel darah putih dan memberikan gejala seperti nyeri pada tulang, nyeri sendi, perdarahan, demam, turun berat badan, bercak perdarahan pada kulit. Terapi yang biasa dilakukan oleh penderita leukimia ini adalah kemoterapi.

2. Tumor Otak
Tumor otak merupakan tumor padat pada anak menjelang dewasa terbanyak. Gejalanya tergantung dari bagian otak yang terserang tumor, seperti sakit kepala dan muntah, gangguan penglihatan, perubahan kepribadian, kelumpuhan, gangguan keseimbangan dan koordinasi. Pengobatannya sendiri tergantung dari jenis tumor, tumor bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

3. Retinoblastoma
Atau kanker mata yang angka kejadian di Indonesia cukup tinggi yakni sekitar 11,8%. Gejala dini yang ditimbulkan berupa mata kucing (bundaran hitam yang di tengah berwarna putih), anak seperti juling dan kehilangan penglihatan. Tumor juga bisa tumbuh terus dan membesar menjadi benjolan pada mata. Pengobatannya yakni dengan pengangkatan tumor dan kemoterapi.

4. Osteosarkom
Kanker tulang yang biasa muncul pada masa pertumbuhan. Gejala awalnya berupa bengkak dan patah tulang karena cedera ringan. Bagian tubuh yang sering terserang yakni sekitar lutut, dan tidak jarang diperlukan amputasi. Tumor ini bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

5. Neuroblastoma
Neuroblastoma merupakan kanker pada sel saraf yang biasanya di luar jaringan otak. Angka kejadian tumor ini di Indonesia sekitar 4,4%. Gejala yang muncul seperti benjolan di rongga perut, kebiruan di sekitar mata, benjolan-benjolan di kepala, kelumpuhan yang tiba-tiba. Dan cara pengobatannya dengan pengangkatan sel tumor dan kemoterapi.

6. Nefroblastom (wilms’tumor)
Yang merupakan kanker pada ginjal. angka kejadiannya sekitar 3,6% dari seluruh keganasan pada anak. Gejalanya berupa benjolan pada perut, perut yang semakin membesar. Pengobatannya dengan pengangkatan tumor dan juga kemoterapi.

Tumor Abdomen Jenis Tumor Yang Menyerang Anak

Penyakit Tumor Anak | Penyakit tumor anak menempati posisi sekitar 5% dari semua total pengidap tumor di dunia. Tapi untuk kecenderungan terjadinya keganasan pada anak hanya sekitar 2% dari seluruh pengindap keganasan pada semua usia. Seperti keganasan yang lainnya, tumor ganas ini juga bisa menyebabkan kematian. Dan salah satu tumor ganas yang bisa di derita oleh anak-anak yakni tumor abdomen.

Sebagian besar tumor abdomen tersusun dari neuroblastoma, limfoma pada abdomen, adanya hepatoma, tumor pada ovarium dan juga lain sebagainya. Anak yang mengalami tumor abdomen ini seringkali tidak mengeluhkan gejala sehingga jarang orang tua yang menyadari sejak awal adanya penyakit ini pada buah hatinya.

tumor-abdomen-pada-anak

Tapi meski demikian, ada tanda-tanda yang bisa dijadikan patokan awal untuk mewaspadai kemungkinan adanya tumor abdomen pada anak. Gejala yang mungkin bisa timbul seperti lemah, lesu, badan yang semakin kurus, sulit makan, muncul keringat yang berlebih, tidur yang gelisah, dan kadang diikuti dengan demam dan wajah yang pucat. Gejala nyeri pada perut bisa muncul pada kondisi yang sudah memasuki fase lanjut. Kandang juga anak mengeluh sakit pada bagian organ perut seperti halnya ditusuk-tusuk.

Untuk mengenal tumor abdomen pada anak diperlukan mengetahui jenis-jenis dari tumor abdomen. Ada beberapa macam tumor abdomen antara lain:

Teratoma, atau tumor yang di inisiasi dari sel germinativum dan berasal dari rongga abdomen. Dan umumnya teratoma ini terdapat pada ovarium dan bisa menimbulkan bentuk yang menyerupai kista atau kelompokan sel. Teratoma ini membentuk massa tumor yang cukup besar melalui pemeriksaan foto.
Rabdomiosarkoma, merupakan tumor yang berasal dari rongga pelvis atau yang berhubungan dengan saluran kemih. Dan tumor ini akan tumbuh mendesak ke arah abdomen sehingga menjadikan sakit pada abdomen ketika tumor sudah mulai membesar.
Limfoma Abdomen, yang bisa muncul di kelenjar getah bening di hati, limpa dan juga usus. Jika muncul di hati atau limpa akan menyebabkan hepatomegali atau splenomegali atau bahkan keduanya. Tapi jika muncul di usus, maka massa tumor akan menyebabkan obstruksi usus atau sebagai leading point untuk terjadinya intususepsi. Gejala yang bisa timbul seperti nyeri yang disertai dengan bengkak pada perut, perubahan kebiasaan buang air besar serta gejala obstruksi usus dan mual muntah.

Tumor abdomen ini bisa diobati dengan mengkonsumsi obat sitostatika atau obat kemoterapi yang lainnya. Tapi disarankan jika bisa diobati secara kemoterapi ditambah denga meningkatkan sistem imunitas anak, maka diharapkan Penyakit tumor ini bisa sembuh tanpa harus menjalankan operasi.

Tumor abdomen ini juga merupakan sepertiga dari seluruh tumor ganas pada anak. Gejala awal biasanya sulit dan hanya sebagian kecil saja yang bisa diketahui lebih cepat sedangkan sebagian besar tumor sudah bisa diraba dengan gejala desak jaringan atau organ lain di sekitarnya dan bahkan dengan gejala metastasis pada tempat lain. Hal ini dikarenakan sifat rongga abdomen yang longgar dan sangat fleksibel.

Karena gejala yang awal pada masing-masing tumor abdomen maka perlu mendapat perhatian khusus dan jika perlu lakukan pemantauan yang cermat dan terus menerus dengan disertai dukungan pemeriksaan penunjang yang diperlukan, sehingga didiagnosis bisa ditegakkan sedini mungkin. dengan mengenal tumor abdomen pada anak, maka akan lebih mudah dan dini dalam melakukan tindakan serta penatalaksanaan terhadap penyakit ini.

Mencegah dan Mengatasi Penyakit Tumor Pada Balita

Penyakit Tumor merupakan sebuah gangguan kesehatan yang terjadi pada bagian jaringan sel dalam tubuh. Dimana pada bagian jaringan sel tersebut mengalami pertumbuhan yang abnormal atau pertumbuhan yang tidak semestinya. Akibatnya akan muncul sebuah benjolan di permukaan organ tubuh atau yang sering disebut sebagai tumor.

Penyakit Tumor Pada Balita | Penyakit tumor ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari lansia, orang dewasa, remaja, sampai seorang balita, dan tentunya penyakit tumor pada balita ini akan sangat berbahaya. Apalagi jika tumor tersebut bersifat ganas. Karena menurut kasus yang beredar, balita yang terserang tumor ganas memiliki kemungkinan untuk sembuh hanya 25%, selebihnya penyakit tumor ini akan dibawa oleh balita tersebut menjelang usia remaja bahkan sampai dewasa.

Untuk penyebab dari tumor pada balita ini memang sangat bervariasi. Mulai karena faktor keturunan, radiasi, atau pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi. Di bawah ini ada beberapa cara untuk menangani penyakit tumor bayi yang bisa dilakukan.

Cara Mencegah sekaligus mengatasi penyakit tumor jinak pada balita

tumor-jinak-pada-balita

Berikan anak asupan makanan yang bergizi
Balita ini memang sangat memerlukan makanan yang bernutrisi dan bergizi tinggi. Hal ini dikarenakan balita merupakan masa dimana semua organ-organ tumbuh dan berkembang secara optimal. Untuk mencegah ataupun mengatasi penyakit tumor pada balita, para orang tua harus memberikan asupan makanan yang bernutrisi tinggi pada buah hatinya. Tidak perlu memberikan makanan yang mahal, cukup dengan memberikan buah dan sayur maka balita tersebut sudah mendapatkan asupan nutrisi yang tinggi.

Hindari balita dari konsumsi obat-obatan kimia
Karena salah satu penyebab munculnya penyakit tumor pada balita ialah karena mengkonsumsi obat-obatan yang berbahan kimia. Faktanya, obat kimia ini sangat tidak baik untuk pertumbuhan jaringan sel pada organ tubuh balita. Tapi sekarang ini, banyak sekali orang tua yang merasa takut dan khawatir saat anak sakit dan kemudian memberikan obat kimia untuk menyembuhkan sakit anak tersebut. Untuk itu, sebisa mungkin hindari konsumsi obat-obatan kimia. Dan jika anda khawatir dengan kesehatan buah hati, anda bisa memberikan konsumsi multivitamin yang jauh lebih dibutuhkan oleh seorang balita.

Selalu periksakan balita ke dokter spesialis
Pemeriksaan kesehatan setidaknya sangat diperlukan oleh semua orang, terutama oleh seorang balita yang masih dalam masa pertumbuhan. Selain untuk mengetahui kesehatan secara lebih pasti, pemeriksaan kesehatan juga bisa membantu orang tua untuk mengetahui keadaan tubuh balita. Seperti misalnya jika ada ciri-ciri pertumbuhan penyakit tumor maka orang tua pun bisa mengatasinya sedini mungkin.

Itulah mungkin beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi tumor pada balita. Semoga bisa bermanfaat:)

Cara Mudah Mencegah Penyakit Tumor Ganas Pada Anak

Penyakit Tumor – Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bahkan bisa terserang penyakit tumor jinak dan tumor ganas atau kanker. Bahkan pula faktanya saat ini jumlah anak yang terserang kanker semakin meningkat. Dan biasanya yang menjadi faktor penyebab kanker atau tumor ganas pada anak berbeda dengan kanker pada orang dewasa.

kanker-pada-anak

Meskipun demikian, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan oleh para orang tua untuk mencegah penyakit tumor ganas pada anak. Seperti cara di bawah ini:

1. Tidak merokok
Apabila tidak bisa untuk berhenti merokok, tapi setidaknya jangan meroko dekat anak. Merokok dekat anak hanya akan membuat mereka menjadi perokok pasif. Selain itu, merokok di dekat anak juga bisa jadi anda memberikan contoh mereka untuk merokok. Perokok pasif dan perokok aktif lebih beresiko terserang kanker paru-paru. Untuk hal ini, sebaiknya jangan merokok, baik itu di depan anak ataupun di tempat umum lainnya.

2. Kurangi susu sapi
Menurut beberapa penelitian, susu sapi dan produk susu lainnya yang berkaitan dengan peningkatan resiko kanker. Seperti misalnya keju, pizza, dan susu yang bisa meningkatkan resiko kanker. Untuk itu, sebaiknya jangan beri terlalu banyak anak susu sapi atau produk susu lainnya.

3. Berikan anak ASI
Dengan menyusui anak lebih dari enam bulan atau setidaknya sembilan bulan diyakini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Karena selain bisa mencegah anak dari penyakit kanker, beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa menyusui anak lebih lama bisa menghindarkan ibu dari penyakit kanker payudara.

4. Ajarkan anak gaya hidup yang sehat
Gaya hidup yang sehat berarti fondasi yang kuat untuk menjaga kesehatan anak dan menghindarkan anak dari penyakit kanker. Para orang tua harus memberi contoh seperti apa gaya hidup yang sehat pada anaknya, seperti salah satu contohnya yakni mengkonsumi sayur dan buah, atau berolahraga secara teratur. Buah dan sayur yang mengandung vitamin dan antiosidan tinggi bisa membantu anak menangkal penyakit kanker. Penelitian juga mengungkapkan bahwa anak yang sering mengkonsumsi buah memiliki resiko lebih kecil terkena kanker.

5. Menjaga berat badan anak
Perhatikan juga berat badan anak, jangan sampai anak menjadi kelebihan berat badan dan mengalami obesitas. Study mengungkapkan bahwa anak yang kelebihan berat badan dan obesitas lebih memungkinkan anak mengalami penyakit kanker dibandingkan dengan anak yang memiliki berat badan ideal.

6. Kurangi asupan garam dan gula
Jika terlalu banyak mengkonsumsi garam maka bisa meracuni sel sehat. Sementara gula ini bisa menjadi makanan bagi sel kanker. Untuk itu, sebaiknya kurangi asupan gula dan garam pada makanan anak-anak.

7. Rumah yang bahagia
Jadikanlah suasana di rumah menjadi menyenangkan setiap harinya. Karena Stress dan depresi bisa menjadi pemicu munculnya kanker, sementara rasa bahagia atau tertawa bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Untuk itu, buatlah suasana rumah menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bisa membahagiakan anak-anak kita.

8. Jangan tinggal di dekat jalan raya
Penelitian dari Internasional Leukimia Conference menjelaskan bahwa anak yang tinggal di dekat jalan raya atau pom bensin memiliki besar kemungkinan terserang penyakit kanker seperti leukimia lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang jauh dari jalan raya atau pom bensin.

9. Tidak menggunakan pestisida
Dan yang terakhir yaitu tidak menggunakan pestisida di rumah atau anda memberi kemungkinan anak untuk terserang paparan pestisida. Study menunjukkan bahwa jika anak terkena paparan pestisida bisa meningkatkan resiko kanker pada anak, seperti leukimia atau kanker otak. Selain itu, jangan pula menggunakan produk yang mengandung racun atau yang memiliki bau yang menyengat ketika hamil.

Itulah beberapa hal yang bisa membantu anda untuk melakukan pencegahan kanker pada anak. Dan yang terpenting ialah mengajarkan anak untuk hidup sehat dan selalu aktif untuk mencegah kanker pada anak. Semoga Bermanfaat:))

Kenali Tanda Tanda Awal Penyakit Tumor Padat Pada Anak

Penyakit Tumor Anak | Selain kanker cair yang sering disebut sebagai leukemia atau kanker darah, anak juga bisa mengalami tumor padat. Tumor padat pada anak sendiri bisa dijumpai di hampir semua organ tubuh seorang anak mulai dari kepala sampai ujung kaki. Orang tua biasanya mengetahui atau meraba benjolan tumor saat anak sedang dimandikan.

tumor-padat-pada-anak

Di bawah ini ada beberapa hal yang perlu diwaspadai orang tua jika melihat atau meraba benjolan pada mata, leher, paru, alat kelamin, kaki, perut, tangan dan otak. Ini penjelasannya:

Mata
Orang tua harus waspada jika mata anak terlihat seperti mata kucing, berwarna merah, terjadi gangguan penglihatan, atau bahkan juling. Khusus untuk mata merah, biasanya orang tua hanya akan memberikan obat tetes mata saja, dan memang boleh-boleh saja melakukan hal demikian. Namun, jika dalam waktu 3 hari tidak ada perbaikan, segeran bawa ke dokter, puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya, karena bisa saja itu merupakan gejala awal penyakit kanker mata.

Leher
Orang tua juga harus waspada jika menemukan benjolan pada leher anak dan membesar dalam waktu yang singkat. Karena biasanya anak tidak mengeluh kesakitan jika benjolan tersebut ditekan atau dipegang. Tidak sama seperti benjolan yang muncul karena infeksi, yang biasanya sakit dan panas saat ditekan bahkan saat dipegang.

Paru
Jika seorang anak mengalami sesak nafas, dan setelah dilakukan pemeriksaan terdapat sel kanker di parunya, jangan dulu berpikiran bahwa anak tersebut mengalami kanker paru. Karena tidak ada kanker paru pada anak, keadaan ini biasanya akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tertentu ke paru-paru. Dan salah satu jenis kanker pada anak yang bisa menyebar sampai ke paru ialah kanker tulang.

Alat kelamin
Alat kelamin disini merupakan alat kelamin pria. Jika dilihat dari fisik, testis kanan dan kiri terlihat tidak sama besar, konsistensi testis yang terserang juga biasanya keras, dan tidak terlihat tanda-tanda infeksi. Kanker pada organ testis ini seperti hal nya pari-paru, yang merupakan akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tersebut ke testis. Jenis kanker yang bisa menyebar ke testis ialah leukemia.

Perut
Tentunya banyak organ yang berada dalam perut, seperti ginjal, hati, indung telur, dan lain sebagainya. Semua organ tersebut bisa saja terserang kanker. Jika dilihat dari fisiknya, perut anak akan terlihat membuncit dan jika ditekan akan teraba suatu benjolan. Dan juga hal lainnya yang perlu diperhatikan orang tua yakni jangan terlalu sering menekan perut anak yang semakin lama semakin membesar, karena bisa mempermudah sel kanker dalam menyebar.

Kaki dan tangan
Waspada jika terlihat seperti bengkak pada kaki atau tangan anak. Pembengkakkan ini biasanya bisa disertai dengan demam atau nyeri.

Otak
Benjolan pada otak anak ini memang tidak bisa dilihat bahkan diraba. Tapi meskipun demikian, orang tua harus tetap mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan karena adanya suatu benjolan pada otak. Gejala tersebut seprti pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, juga gangguan keseimbangan.

Karena semakin dini kanker pada anak ditemukan, maka semakin besar juga peluang anak untuk sembuh dari penyakit ini. Semoga Bermanfaat :))

Bahaya Dari Penyakit Tumor Jinak Dalam Tubuh

Penyakit Tumor Jinak merupakan sebuah kondisi gangguan kesehatan dimana terdapat sebuah pertumbuhan jaringan yang abnormal, jaringan tersebut mengalami pertumbuhan yang tidak semestinya. Sehingga menyebabkan sebuah benjolan yang berada dalam tubuh. Penyakit tumor jinak juga bisa menyerang semua bagian organ tubuh mulai dari otak, kulit, uterus, sampai yang paling banyak tumor jinak bisa menyerang pada payudara.

bahaya-penyakit-tumor

Pada dasarnya penyakit tumor jinak tidak lebih berbahaya dari penyakit kanker atau kista, karena penyakit tumor jinak ini bisa sembuh sendiri tanpa melakukan perawatan. Tapi pada beberapa kasus, penyakit tumor jinak ini bisa sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh, apalagi jika tumor jinak berubah menjadi kanker atau tumor ganas. Di bawah ini ada beberapa bahaya dari tumor jinak seperti:

1. Bisa menyebabkan gangguan metabolisme
Bahaya yang pertama yakni bisa menyebabkan gangguan metabolisme, ini bisa terjadi karena jaringan abnormal yang tumbuh pada organ, memicu organ tersebut untuk tidak bisa berjalan semestinya, sehingga dari sinilah metabolisme tubuh menjadi terganggu seperti akan munculnya sembelit atau susah BAB.

2. Bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya
Jika penyakit tumor jinak tersebut dibiarkan begitu saja, dalam artian tidak melakukan perawatan dan pengobatan, maka ini akan sangat berbahaya. Karena inilah sebuah komplikasi tumor jinak muncul dan akan timbul juga penyakit baru seperti kanker, kista, atau tumor jinak tersebut berubah menjadi tumor ganas.

3. Bisa menimbulkan gangguan pada organ
Penyakit tumor jinak ini tidak memandang organ dalam tubuh, semua organ yang memiliki kesempatan sama untuk bisa terserang penyakit tumor jinak ini. Apalagi jika organ tersebut memiliki peranan penting untuk proses dalam tubuh semisal orak, prankeas, payudara, dan masih banyak lagi. Apabila organ tersebut mengalami benjolan karena tumor jinak, maka kemungkinan organ tersebut tidak akan bisa menjalankan tugasnya dengan baik, hal ini tentunya seluruh organ akan mengalami gangguan.

4. Bisa menularkan pada keturunan
Karena salah satu penyebab dari tumor yakni karena faktor keturunan, apalagi jika seorang ibu yang mengalami tumor jinak pada payudara, dan buah hati yang mengkonsumsi ASI dari ibu tersebut akan mengalami nasib yang sama dengan orang tuanya, bahaya tumor jinak yang satu ini sering terjadi di Indonesia.

5. Bisa menimbulkan kematian
Dan bahaya yang terkhir adalah bisa menyebabkan kematian, apalagi jika tumor jinak tersebut sudah berubah menjadi tumor ganas atau kanker. Maka kematian akan menghantui penderitanya kapan saja. Juga sudah banyak kasus yang beredar mengenai kematian karena tumor jinak yang berubah menjadi tumor ganas sudah mencapai angka yang sangat miris. Dan juga bahaya yang satu ini perlu mendapat perhatian yang besar dari penderita tumor itu sendiri agar mereka terhindar dari kematian karena penyakit tumor jinak yang berubah menjadi tumor ganas.

Penyakit Tumor dan Cara Pencegahannya

Penyakit Tumor – Saat mendengar kata tumor, pastinya diantara kita akan berpikiran yang berhubungan dengan kanker. Memang hanya sedikit perbedaan antara penyakit tumor dan kanker. Sebelumnya kita akan membahas mengenai tumor jinak dan tumor ganas. Tumor sendiri bisa diartikan sebagai penyakit yang terbentuk dari adanya jaringan sel liar yang menyebabkan adanya benjolan pada tubuh. Tumor juga bisa diartikan sebagai benjolan yang diakibatkan oleh neoplasma.

Penyakit tumor digolongkan menjadi 2 kategori, yakni neoplasma dan non neoplasma. Untuk tumor sendiri merupakan penyakit yang menetap dan bukan termasuk penyakit keturunan. Secara sifat biologisnya, tumor dibedakan menjadi 2 macam, yakni tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor jinak
Tumor jinak ini hanya hidup pada satu bagian tubuh manusia, bentuk dari sel tumor bisa dibedakan dengan sel tubuh. Pertumbuhannya pun bisa dibilang lambat. Tapi meskipun lambat, tumor jinak ini bisa mengganggu jaringan tubuh dan menyebabkan kelainan seperti obstruksi atau atrofi. Jika tidak segera ditangani, tumor ini akan terus mengganggu sistem kerja otak.

Tumor Ganas
Sedangkan untuk tumor ganas atau yang lebih sering disebut dengan kanker yakni adanya jaringan sel liar yang merusak tubuh dan bersifat karsinogenik yang bisa menyebar ke dalam jaringan tubuh secara cepat dan mengganggu sistem kerja tubuh sampai pada tahap melelahkan sistem kekebalan tubuh.

penyakit-tumor

Banyak penderita kanker atau tumor ganas sembuh setelah mereka meninggal dunia. Karena kanker begitu cepat menjalar ke bagian tubuh lainnya yang mengakibatkan jaringan sel pada tubuh manusia tidak mampu bergerak banyak. Ada beberapa hal yang bisa bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit tumor seperti:

1. Pola makan
Yang dimaksud dengan pola makan yakni mengkonsumsi makan yang alami dalam artian tidak sering mengkonsumsi makanan yang serba instan, termasuk minuman. Hindari minuman beralkohol untuk melindungi tubuh dari racun. Karena biasanya makanan yang siap saji sudah diawetkan dan dibuat dari bahan-bahan yang tidak alami sehingga akan membuat tubuh teracuni oleh zat-zat tersebut dan bisa mengakibatkan adanya pertumbuhan sel liar yang memicu timbulnya tumor ganas atau kanker.

2. Lingkungan hidup
Lingkungan ini tentunya berperan nyata untuk kesehatan. Jika lingkungan anda tidak sehat, atau lingkungan yang banyak memberikan asap rokok, akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan bisa memicu adanya tumor. Selain dari itu, zat kimia yang ada pada rokok bisa berakibat sangat buruk bagi kesehatan.

3. Hindari stress dan depresi
Pikiran yang terlalu berat dan berlebihan bisa menjadi faktor terjadinya tumor. Untuk itu, ada baiknya jika anda meluangkan waktu untuk lebih rileks dan sekedar hiburan agar otak tidak begitu berat dan memiliki beban. Karena faktanya ada tumor yang menyerang otak, entah itu karena virus atau bakteri atau juga tekanan yang berlebih.

4. Waspada dalam penggunaan kosmetik
Untuk saat ini, perkembangan kosmetik sangat pesat dan bisa menjadi salah satu bisnis yang cukup diminati. Kosmetik menjadi salah satu pengaruh timbulnya tumor pada tubuh, karena begitu banyak zat kimia yang ada pada kosmetik. Untuk itu, anda harus selalu waspada saat menggunakan kosmetik.

Itulah jenis tumor dan singkat cara mencegah tumor. Tetaplah untuk berhati-hati dan senantiasa menjaga kesehatan tubuh kita, untuk kita dan oleh kita. Semoga bisa bermanfaat:))