Memperdalam Tentang Penyakit Tumor Hati Pada Anak

Penyakit Tumor Anak Tumor hati pada anak bisa bersifat jinak dan ganas, dan bisa primer atau merupakan metastase dari organ lain. Tumor hati primer ini jarang terjadi pada anak, ada kurang lebih 3% dari seluruh tumor pada anak. Dan kira-kira 50-60% dari tumor hati pada anak merupakan keganasan, lebih dari 65% diantaranya ialah hepatoblastoma. Tumor ganas lainnya yang juga sering di dapatkan pada anak ialah karsinoma hepatoseluler.

tumor-hati-anakPenyebab tumor hati ini masih dikatakan belum jelas. Tumor yang ditemukan sejak lahir yang pada umumnya bersifat jinak diantaranya hamartoma, hemangioma, dan hemangioendotelioma. Ada dua jenis tumor ganas yang sering didapatkan pada anak diantaranya hepatoblastoma dan karsinoma hepatoseluler. Hepatoblastoma banyak ditemukan di bawah usia 3 tahun dan dikaitkan dengan kelainan genetik yakni hilangnya heterosigositas pada kromosom 11p15 yang berakibat pada gangguan gen supresi tumor. Hepatoblastoma juga biasa berhubungan dengan adanya sindroma Beckwith-Weidemann, gigantism, macroglossia, microcephaly, dan viceromegaly. Karsinoma hepatoseluler pada anak bisa ditemukan sejak lahir sampai usia 19 tahun, biasanya berkaitan dengan infeksi hepatitis B ataupun C, tirosinemia herediter tipe kronis, penyakit glycogen storage, defisiensi a1, antitripsin, dan sirosis bilier.

Gejala Klinis Tumor Hati Pada Anak

Gejala Tumor Hati Pada Anak sangat bervariasi dan berbeda-beda pada setiap penderita karena bergantung pada ukuran dan jenis tumor, kadang juga gejala diakibatkan metastase tumor. Beberapa gejala yang sering ditemukan diantaranya:

  • Masa abdomen yang besar, atau pembesaran perut
  • Nyeri perut kanan
  • Nafsu makan menurun, penurunan berat badan
  • Muntah
  • Ikterus
  • Panas
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Anemia
  • Nyeri punggung akibat penekanan tumor

Diagnosis Tumor hati

Selain anamnesis dan pemeriksaan fisik yang lengkap, beberapa pemeriksaan penunjang juga diperlukan dalam menegakkan diagnosis tumor hati pada anak dan metastasenya meliputi:
Laboratorium : darah lengkap, kimia darah, tes fungsi hati dan ginjal, serologi hepatitis B dan C, a-fetoprotein/AFP (juga untuk monitoring terapi)
– Biopsi hati untuk pemeriksaan histopatologi
– Radiologi : Foto plus dada, USG/USG Doppler, CT-scan/MRI
Selain menentukan diagnosis tumor hati, perlu diperhatikan juga penentuan stadium dari tumor tersebut terutama pada tipe ganas. Penentuan stadium sangat berguna dalam pengobatan dan mengetahui prognosisnya. Ada beberapa metode penentuan stadium tumor hati pada anak, salah satunya seperti berikut:

Stadium I : Tumor bisa diangkat lengkap dengan pembedahan
Stadium II : Tumor bisa diangkat dengan pembedahan tapi masih meninggalkan sedikit sisa
Stadium III : Tumor tidak bisa diangkat secara lengkap dengan pembedahan dan didapatkan penyebaran pada kelenjar getah bening disekitarnya
Stadium IV : Tumor sudah menyebar ke organ tubuh lain
Kambuhan : Tumor muncul lagi setelah pengobatan baik dihati ataupun organ lain.

Diagnosis Banding

  • Abses hati
  • Neuroblastoma
  • Tumor wilms
  • Kolestasis/sirosis hati

Penatalaksanaan Tumor Hati

Penatalaksanaan tumor hati pada anak tergantung dari jenis dan stadium tumor, usia, dan kondisi fisik penderita. Pada tumor jinak biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tanpa disertai pengobatan yang lainnya. Pada tumor ganas diperlukan kerjasama dengan dokter bedah anak dan ahli onkologi anak. Pengobatan biasanya merupakan kombinasi antara:

  • Pembedahan
  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Transplantasi hati

Pengobatan berdasarkan jenis dan stadium tumor

  • Hepatoblastoma stadium I dan II : Pengangkatan tumor dan diikuti dengan kemoterapi 4 seri menggunakan cisplatin, vincristine dan fluorouracil.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium I dan II : Pengangkatan tumor diikuti kemoterapi cisplatin dan atau doxorubicin.
  • Hepatoblastoma stadium III dan IV : Beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan :
  1. Kemoterapi untuk mengurangi ukuran tumor dilanjutkan pengangkatan sebanyak mungkin tumor dan ditutup kemoterapi lagi.
  2. Pembedahan metastase tumor di paru.
  3. Kemoterapi.
  4. Radioterapi diikuti pembedahan.
  5. Penyuntikan obat kemoterapi langsung ke pembuluh darah hati.
  6. Kemoterapi dan kemoembolisasi
  7. Transplantasi hati.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium III dan IV : pengurangan ukuran tumor dengan menggunakan kemoterapi cisplatin dengan vincristine/fluorouracil atau doxorubicin dilanjutkan dengan pengangkatan tumor sebanyak mungkin.
  • Kambuhan : Dilakukan pengobatan ulang berdasarkan pengobatan selanjutnya.

Selain pengobatan terhadap tumornya perlu juga dilakukan pengobatan suportif dengan mencegah dan mengobati infeksi, efek samping pengobatan dan komplikasinya, serta memberikan rasa nyaman pada penderita selama pengobatan. Perlu dilakukan pengamatan secara berkala untuk memonitor respon terhadap pengobatan dan mewaspadai efek samping jangka panjang dari pengobatan.

Prognosis
Anak dengan tumor hati jinak biasanya tidak akan mendapatkan masalah di kemudian hari setelah tumor diangkat. Prognosis tumor hati ganas bervariasi pada masing-masing penderita. Diagnosis yang cepat dan tepat serta terapi yang progesit penting untuk mendapatkan prognosis yang terbaik untuk penderitanya. Masih perlu dikembangkan metode pengobatan baru yang bisa meningkatkan keberhasilan terapi dan menekan efek samping sekecil mungkin. Semoga bermanfaat:)

Pengertian Dari Penyakit Stadium Akhir Kanker Serviks

Kanker Serviks – Kanker serviks yang menyerang Julia Perez kabarnya sudah mencapai stadium 4. Bagaimana sebenarnya kanker serviks stadium 4? Apa dampaknya bagi tubuh si penderitanya?. Nah untuk memahami arti masing-masing stadium kanker, terutama kanker serviks. Simak selengkapnya yang kami kutip dari berbagai sumber.

kanker-serviks-akhir

Apa itu Stadium Akhir

Stadium digunakan untuk mendeskripsikan penyebaran tumor pada jenis kanker seperti misalnya di mana letak kanker, lokasi penyebarannya, dan apakah telah mempengaruhi bagian lain dari tubuh.

Informasi mengenai stadium kanker sangat penting, karena hal ini bisa membantu dokter untuk memilih pengobatan yang tepat untuk kesembuhan pasien. Selain itu, informasi stadium kanker juga membantu penderita kanker serviks benar-benar memahami kondisinya.

Ada beberapa sistem yang digunakan untuk menentukan stadium kanker, namun pada umumnya tim medis menggunakan sistem stadium berdasarkan nomor dan TNM.

kanker-serviks-4Sistem Stadium TNM

Salah satu cara yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan stadium kanker ialah dengan sistem TNM. Dokter menggunakan hasil dari tes diagnosis dan scan untuk menjawab pertanyaan berikut:

Tumor (T) : Berapa besar tumor utama? Dan dimana letaknya?
Node (N) atau kelenjar : Apakah tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening? Jika sudah, seberapa banyak?
Metastasis (M) : Apakah kanker sudah bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lain? jika sudah, kemana saja dan berapa banyak?

Hasilnya kemudian dikombinasikan untuk memastikan stadium akhir kanker masing-masing penderita. Untuk kanker serviks, ada 5 stadium yakni dari stadium 0 sampai stadium I – IV. Stadium ini digunakan untuk mendeskripsikan kanker dan sebarannya sehingga dokter bisa merencanakan pengobatan terbaik.

Baca Juga : Tanaman Herbal Pengobatan Tumor Ganas Serviks (Kanker Serviks)

Pengelompokkan Stadium

Stadium 0 : tumor yang ditemukan disebut carcinoma in situ. Artinya kanker ditemukan hanya pada lapisan pertama bagian luar serviks, bukan di jaringan dalam. Cacinoma in situ tidak dianggap sebagai kanker ganas.
Stadium I : Kanker sudah menyebar dari bagian luar serviks ke jaringan yang lebih dalam tapi masih di luar uterus. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian lain tubuh.
Stadium II : Kanker sudah menyebar melewati serviks dan area sekitarnya, seperti ke vagina atau jaringan lain dekat dengan serviks, tapi masih di dalam area panggul. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.
Stadium IIIa : Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina tapi belum ke bagian lain tubuh.
Stadium IIIb : Kanker sudah menyebar ke dinding panggul dan kelenjar getah bening tapi belum ke bagian tubuh lain atau kelenjar getah bening.
Stadium IVa : Kanker sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum, dan juga sudah atau belum menyebar ke kelenjar getah bening, tapi belum menyebar ke bagian tubuh lain.
Stadium IVb : Kanker stadium ini sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Penyebab Umum Kesemutan Di Lengan, Tangan, Dan Kaki

Penyakit Tumor Kesemutan pada lengan, tangan, dan kaki merupakan kondisi yang kemungkinan besar setiap orang pernah mengalaminya. Hal ini biasanya terjadi setelah seseorang berdiri sehabis duduk, jongkok, atau bersila terlalu lama, atau juga bisa pada lengan setelah tidur miring. Hal ini merupakan kondisi wajar dan bukan masalah karena pada saat orang duduk atau jongkok atau tidur miring. Anggota badan seperti kaki atau tangan bisa tertekuk atau tertindih dengan demikian sehingga aliran darah terputus dan menyebabkan rasa seperti dirubung semut setelah kembali ke posisi tubuh yang normal, serta selanjutnya gringgingen tersebut perlahan hilang karena aliran darah kembali normal.

Tapi kesemutan pada keadaan tertentu bisa menjadi pertanda kesehatan yang tidak baik, bahkan bisa menjadi petunjuk adanya penyakit serius tertentu yang menyebabkan penyakit gangguan syaraf termasuk diabetes, gagal ginjal, penyakit lyme, hepatitis C dan lain sebagainya. Hal ini juga kemungkinan termasuk gangguan sirkulasi darah, gangguan tulang belakang, gangguan otak, dan gangguan tulang belakang. Kesemutan yang terjadi pada lengan kiri yang menyebar sampai ke leher biasanya menunjukkan terjadinya serangan jantung, bahkan kondisi kekurangan gizi terutama kalium, kalsium, natrium, vitamin B12, dan folat bisa menjadi penyebab kesemutan yang potensial.

Penyebab Umum Yang Mendasari Gejala Kesemutan Pada Tangan dan Kaki

kesemutan

Masalah terkait sirkulasi darah

  • Saat sudah duduk, jongkok, tangan tertindih pada jangka waktu tertentu bisa menyebabkan mati rasa atau kesemutan. Hal ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang terjepit sehingga menyebabkan aliran darah terputus dan menyebabkan rasa yang cukup aneh ini, dan bukan merupakan suatu masalah jika tak lama kemudian kesemutan hilang.
  • Penyakit pembuluh darah perifier juga menyebabkan gejala kesemutan, tapi biasanya juga ditandai dengan kulit pada lengan atau kaki berubah menjadi pucat atau kebiru-biruan/kemerahan, itulah yang harus diwaspadai.

Gangguan tulang belakang

Sumsum tulang belakang yang terganggu juga bisa menyebabkan kesemutan, atau mati rasa. Hal ini diakibatkan oleh:

  • Cedera tulang belakang yang terganggu bisa menyebabkan kesemuatan atau mati rasa dan bahkan lumpuh.
  • Tumor yang tumbuh pada tulang belakang bisa menyebabkan mati rasa, nyeri pada lengan, leher, kaki, kelumpuhan, perubahan atau kelainan pada tulang belakang, dan lain sebagainya tergantung letak tumor yang tumbuh. gejala bisa berkembang secara bertahap atau tiba-tiba. Tapi kasus tumor ini jarang terjadi.
  • Syringomyelia merupakan kondisi yang mengacu pada kista yang terdapat pada sumsum tulang belakang. Hal ini selaian bisa menyebabkan mati rasa pada punggungm tubuh bagian atasm lengan dan kakim juga bisa menimbulkan ras nyeri.
  • Kista arachnoid tulang belakang yang juga merupakan kista dan terjadi di sekitar saraf tulang belakang yang didalamnya terdapat cairan serebrospinal. Gejala yang bisa muncul selain kesemutan atau mati rasa juga ada rasa sakit pada punggung, lengan dan kaki yang semakin parah seiring waktu.

Keracunan makanan

Ikan laut yaitu ikan barakuda dan tuna bisa mengandung toksin yang bisa terkumpul pada tubuh mereka dari memakan ganggang karang, yang bisa menyebabkan keracunan dengan gejala kesemutan atau mati rasa setelah 30 menit dikonsumsi. Tapi selain kesemutan, gejala lain yang bisa timbul termasuk rasa gatar pada bibir, lidah, tangan, kaki dan anggota tubuh yang lain, keringat dingin, mual, atau gejala umum lainnya karena keracunan makanan.

Gangguan Otak

Multipe sclerosis merupakan penyakit yang mempengaruhi otak dan kabel spinal, bisa menyebablan gejala kesemutan dan matirasa dibeberapa bagian tubuh termasuk lengan dan kaki. Selain itu, serangan stroke atau stroke ringan bisa menyebabkan rasa kesemutan pada bagian tubuh sebelah pada lengan dan kaki secara tiba-tiba.

Penyakit gangguan syaraf

Penyakit gangguan sayraf bjuga bisa menimbulkan gejala panas seperti terbakar, mati rasa, dan kesemutan. Selain itu kelemahan otot, penurunan berat badan, mudah sembelit, pusing saat berdiri, gangguan BAK, dan lain sebagainya. Gangguan syaraf ini bisa dipicu oleh penyakit termasuk diabetes, rematik, kekurangan vitamin B12 dan folat, uremia, radang syaraf, hepatitis C, dan syndrom POEMS yang meliputi syaraf.

Penyebab yang lain

Gigitan serangga, migrain, atau terapi radiasi bisa menyebabkan sensasi kesemutan. Kekurangan vitamin B12, kalium, kalsium, atau natrium, bisa menyebabkan rasa kesemutan. Minum alkohol, kopi yang berlebihan, dan obat-obatan juga bisa menyebabkan sensasi seperti kesemutan pada tangan dan kaki.

Pengobatan

Mengingat penyebab kesemutan sangat beragam, jadi pengobatan akan sangat tergantung dari apa yang menyebabkan gejala kesemutan tersebut. Pengobatan kesemutan yang baik ialah pengobatan yang fokus pada penyebab yang mendasarinya.

Demikianlah secara umum tentang kesemutan atau gejala kesemutan dan mati rasa disekitar lengan dan kaki. Apabila anda sering merasa kesemutan tanpa alasan yang jelas seperti tidak habis duduk lama, secara tiba-tiba atau intens, maka akan sangat baik jika sesegera mungkin untuk memeriksakan kondisi kesehatan anda ke dokter untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Semoga Bermanfaat:))

Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Tumor Ganas Serviks

Penyakit Tumor GanasPengobatan Tumor ganas Serviks atau Kanker serviks untuk negara luar sudah sangat mudah untuk dideteksi. Tapi untuk negara Indonesia, kanker rahim atau serviks masih mendapatkan kesulitan dalam mendeteksinya karena minimnya ilmu pengetahuan. Meskipun yayasan kanker Indonesia mencatat bahwa kanker serviks merupakan pembunuh no 1 dan sangat berbahaya pada wanita. Data yang didapat menurut WHO menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara tertinggi penderita kanker serviks.

Meskipun penyebab utama kanker rahim ini ialah virus papiloma pada manusia yang berkembang menyerang imunitas tubuh, tapi juga harus diperhatikan jika pencemaran bahan kimia juga bisa menjadi penyebab kanker serviks, seperti makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, penyedap rasa yang merupakan salah satu pemicu tumbuhnya kanker seviks. Adapun untuk wanita perokok aktif, zat adiktif yang terkandung pada rokok bisa menjadi pemicu utama kanker serviks.

Memang sekarang perkembangan alat-alat kedokteran sudah mulai canggih, tapi untuk pengobatan dengan herbal dan tradisional lah yang masih banyak digunakan untuk mengatasi kanker rahim atau serviks. Tapi,pengobatan dengan cara tradisional tidak bisa dijadikan satu-satunya cara penyembuhan karena tetap harus menggunakan penanganan serius dari dokter.

kanker-serviks

Obat Herbal Kanker Serviks – Ada beberapa obat tradisional dan cara herbal dari tanaman yang diyakini mengandung zat anti kanker untuk pengobatan kanker serviks diantara :

Tanaman Sarang Semur Papua
Tanaman sarang semut dari papua ini memiliki bahasa latin yaitu mymrmecodia pendans yang dikenal mengandung flavonoid, tookoferol, polifenol, anti oksidan, anti kanker. Kandungan flavonoid ini dikenal mampu menghentikan perkembangan aktif dari sel kanker serviks, menghambat siklus pembuahan sel, mendapatkan kekebalan tubuh. Dan yang menjadi keunikannya, tumbuhan ini mempunyai rongga di dalam umbinya seperti tempat berinteraksi semut. Rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari dengan teratur akan mendapatkan hasil yang baik sehingga bisa menyembuhkan kanker serviks.

Kunyit hati
Di Indonesia, kunyit putih ini biasa disebut dengan temu puteri atau temu rapet yang bentuk rimpangnya bulat dan berwarna putih. Kunyit putih dikenal mengandung minyak atsiri yang bisa mengatasi pembengkakkan (anti-inflamasi) dan meningkatkann kekebalan tubuh serta antioksidan. Penelitian ini sudah didukung oleh American Institute of Cancer untuk mencegah kanker. Untuk itu, konsumsilah rebusan kunyit putih secara teratur setiap hari untuk mencegah kanker serviks.

Keladi tikus
Tanaman yang sejenis dengan talas dan memiliki nama latin saintifik typhonium flagelliforme yang dikenal berkhasiat untuk menonaktifkan sel kanker, mematikan jaringan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Keladi tikus ini mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Pernyataan tentang keladi tikus untuk menyembuhkan kanker ini didukung penelitian Prof Dr Chris KH Theo dari Universitas Sains Malaysia.

Daun sirsak
Daun sirsak sudah diteliti dari sejak dulu dan berkhasiat membunuh sel-sel aktif kanker, membantu sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan dan juga mencegah radikal bebas. Buatlah rebusan daun sirsak 2-3 lembar daun sirsak muda dan utuh, rebus selama 20 menit dan kemudian saring lalu konsumsi air tersebut selagi hangat atau dingin.

Tapak dara
Tapak dara ini mengandung senyawa vinkristin dan vinblastin yang mempunyai khasiat menumpas sel kanker. Dalam membuat ramuan obat tradisional ini tapak dara harus dicampurkan dengan buah adas, kulit kayu pulasari, gula merah yang kemudian direbus dengan 3 gelas air dan minum air rebusan tersebut tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.

Pemeriksaan dan pengobatan yang tepat bisa membantu penderita kanker dalam meringankan sel-sel kanker ke arah penonaktifan sel-sel kanker. Semoga bermanfaat:)

Pengobatan Herbal Penyakit Tumor Batang Otak

tumor-batang-otakCara Mengobati Tumor Batang Otak – Telah kita ketahui bersama bahwa otak merupakan organ tubuh yang merupakan motoring dari kehidupan kita. Untuk itu, aktivitas kehidupan dari yang besar sampai kecil terjadi melalui mekanisme yang diatur oleh otak. Dalam waktu yang singkat dan bersamaan otak harus menjalankan berbagai macam aktivitas sekaligus. Untuk itu, kita harus hati-hati dan senantiasa menjaga otak agar tidak terserang oleh suatu penyakit seperti salah satunya penyakit tumor batang otak.

Penyakit tumor batang otak ini merupakan pertumbuhan sel tumor yang menyerang pada batang otak, tumor pada batang otak ini bisa menyebar ke daerah lainnya jika tidak segera diatasi, bahkan tumor kanker ini bisa berubah menjadi kanker dengan sangat cepat. Kanker ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan bisa saja menghentikan kehidupan manusia.

Penyebab Tumor Batang Otak

Pada kaum pria sangat besar sekali resiko terserang penyakit tumor pada batak otak. Faktor lainnya yang meningkatkan resiko terkena penyakit tumor diantaranya faktor usia, tapi hal ini tidak bisa dipastikan sepenuhnya karena meskipun penyakit tumor ini sering menyerang seseorang di atas usia 70 tahunan, anak-anak serta orang dewasa juga akan bisa saja mengalami penyakit ini. Selain usia dan alat reproduksi manusia, ada juga faktor keturunan dan faktor lainnya yang menimbulkan kondisi ini. Faktor lingkungan yang tidak baik juga bisa mempengaruhi resiko terkena penyakit tumor seperti paparan bahan kimia seperti contoh : vinil klorida, formalin, dan akrilonitril, yang bisa mengakibatkan seseorang terserang penyakit tumor.

Mengobati Tumor Batang Otak Dengan Obat Herbal Walatra Zedoril 7 Yang Ampuh dan Terpercaya

kanker-batang-otak

Cara terbaik yang sangat ampuh dan aman untuk mengobati penyakit tumor batang otak yakni dengan mengkonsumsi Obat Herbal Ganordema Plus Capsule yang merupakan Produk unggulan Green World yang dibuat khusus untuk mengatasi penyakit tumor salah satunya Tumor Batang Otak. Mengapa Harus memilih ganordema?

Obat Herbal Walatra Zedoril 7

Obat Tumor Batang Otak – Walatra Zedoril 7 merupakan produk kesehatan yang dirancang dan diformulasikan secara khusus untuk penyakit kanker dan tumor. Tidak hanya untuk pencegahan saja, ternyata kandungan yang dimiliki Walatra Zedoril 7 ini juga bekerja secara efektif dalam membantu mengurangi, mengatasi, dan mengobati penyakit mematikan ini secara total, aman dan tidak menyebabkan efek samping.

Anda juga tidak perlu khawatir, karena produk herbal kanker ini terdiri dari komposisi alami yang menyeluruh dengan proses ekstrasi yang sempurna. Bahkan produk ini sudah terdaftar secara resmi di BPOM RI dengan no reg TR 173304521.

Khasiat dari obat Walatra Zedoril 7

  • Membantu menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker
  • Membantu menghancurkan inti sel kanker
  • Membanrunghentikan aktifitas sel kanker yang membahayakan tubuh
  • Membantu mengurangi efek samping kemoterapi
  • Berfungsi sebagai antioksidan dengan cara menekan terbentuknya peroksida dalam proses oksidasi lipid.
  • Menangkap radikal hidroksil dan anion superoksida yang merupakan inisiator terjadinya peroksidasi lipid.
  • Berfungsi sebagai anti radang.
  • Membantu menyehatkan tubuh secara menyeluruh.
  • Membantu meningkatkan proliferasi sel
  • Membantu meningkatkan jumlah aktifitas detoksifikasi senyawa karsinogenik dengan cara menginduk GST (Glutation S Tranferase)
  • Bekerja sebagai immodulator
  • Makrofag

Kelompok Pemakai

  1. Orang yang mengalami penurunan kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh berkurang
  2. Orang yang mudah sakit
  3. Orang yang baru sembuh dari sakit
  4. Orang yang mengalami gangguan tidur seperti insomnia, atau susah tidur
  5. Orang yang mengalami penurunan daya ingat
  6. Orang yang sering berpikir
  7. Orang yang menderita penyakit jantung, gula darah (diabetes), hepatitis
  8. Orang yang menderita penyakit kronis

Aturan Pakai

Walatra Zedoril 7 ini bisa dikonsumsi 3×4 kapsul setiap kali minum

Cara Memesan / Cara Membeli

Untuk memesan obat herbal walatra zedoril 7 ini anda bisa melakukannya dengan mengirimkan format pemesanan melalui SMS/BBM/WHATSAPP seperti di bawah ini :

Ketentuan Pengiriman Barang

  1. Barang akan dikirim via JNE
  2. Lama pengiriman barang bervarisi tergantung jarak dan medan yang harus ditempuh
  3. Ongkos kirim ditanggung oleh pembeli dengan jumlah sesuai tarif JNE 1 kg ke daerah pembeli
  4. Barang akan dikirim sebelum melakukan pembayaran jika pembeli hanya memesan 1-2 botol Obat Walatra Zedoril 7
  5. Barang akan kami kirim hari itu juga jika pemesanan dilakukan sebelum jam 16.00 (pada hari senin-jumat) atau sebelum jam 11.00 (hari sabtu, minggu, dan hari libur)

SELENGKAPNYA >> KLIK DISINI

Mengenal Kista Ganglion Benjolan Pada Pergelangan Tangan

Penyakit Benjolan – Pergelangan tangan mengalami pembenjolan atau yang biasa disebut dengan kista ganglion yang merupakan salah satu masalah yang disebabkan oleh tumor yang sifatnya jinak. Seperti yang terlihat pada penderita keluarnya benjolan seperti bola karena kista ganglion merupakan material seperti agar-agar yang lengket dan transparan. Kepadatan dari ganglion ini bervariasi dari mulai lunak seperti sponge sampai pada keras seperti bola karet. Kista ganglion ini bisa berbentuk tunggal atau merupakan kumpulan dari kista-kista kecil yang bersatu pada akarnya.

kista-ganglion

Fakta tentang kista ganglion

  • 50% dari tumor jaringan lunak di tangan dan lengan merupakan kista ganglion
  • Lebih sering terjadi pada wanita
  • 70% kasus terjadi pada seseorang usia 20-40 tahun, dan jarang terjadi pada anak di bawah usia 10 tahun
  • Lokasi tumbuh ganglion paling sering pada punggung tangan (60-70%), kemudian pada pergelangan tangan dan telapak tangan. Tumor kista ini biasanya jarang kita temui pada bagian jari, lutut, pergelangan kaki, dan kaki.

Sebenarnya penyebab tumor kista ganglion ini belum diketahui secara pasti. Tapi kebanyakan para ilmuan memprediksikan kemungkinan besar kista ganglion ini disebabkan oleh trauma minor yang tidak disadari yang terjadi pada sendi. Selain itu faktor karsinogenik, juga ditengarai berperan dalam mendukung terjadinya ganglion.

Gejala Ganglion

  1. Terdapat benjolan yang muncul secara tiba-tiba atau secara perlahan pada daerah sendi.
  2. Ukuran ganglion rata-rata 1-3 cm.
  3. Ganglion bisa mengecil dan hilang, tapi ketika hilang, suatu saat nanti akan muncul kembali.
  4. Berkonsistensi lunak dan tidak bisa bergerak bebas.
  5. 38% ganglion tanpa rasa nyeri, tapi sebagian besar justru terasa nyeri yang biasanya nonstop, dan akan bertambah nyeri jika sendi digerakkan. Harus dibedakan dengan nyeri sendi karena radang.
  6. Jika tumbuhnya mengenai tendon, maka akan merasakan lemas pada jari yang tendonnya ditumbuhi ganglion.

Waktu untuk pertolongan medis

  • Meskipun ganglion tidak berbahaya dan tidak berpotensi menjadi ganas, tapi ganglion ini bisa menjadi sangat mengganggu. Maka jika ada benjolan disekitar sendi sebaiknya segera periksakan ke dokter.
  • Jika nyeri yang dirasakan pada tonjolan ganglion sampai menghambat pergerakan sendi.
  • Jika bertambah besar dan menimbulkan kesan tidak baik secara kosmetik

.Diagnosis ganglion
Biasanya dokter bisa menegakkan diagnosis ganglion tanpa harus melakukan pemeriksaan tambahan. Tapi jika diperlukan, dokter juga bisa meminta untuk melakukan pemeriksaan USG pada tonjolan yang dicurigai. Dengan usg, bisa dipastikan ada tidaknya pembuluh darah yang juga terkena oleh tumbuhnya ganglion. Kemudian jika dicurigai oleh trauma, maka untuk melihat fungsi dan keutuhan sendi, bisa juga dilakukan pemeriksaan MRI.

Penanganan penyakit ganglion
Dokter bisa menyedot isi dari ganglion dengan menggunakan jarum suntik. Hal ini bisa dilakukan jika konsistensi ganglion tidak terlalu padat. Setelah disedot akan dimasukkan steroid untuk mencegah inflamasi, dan kemudian sendi akan difiksasi tidak boleh digerakkan untuk 5-7 hari. 74% kasus yang dilakukan dengan metode ini berhasil tanpa ada kejadian tumbuh kembali, sementara 26% nya muncul kembali ganglion baru. Maka jika tumbuh kembali bisa dilakukan lagi metode tersebut.
– Metode yang lebih sering dilakukan ialah operasi. Metode ini dipilih terutama untuk ganglion yang menyebabkan nyeri, menyebabkan kebas, atau mengganggu pergerakan sendi. Dengan menggunakan metode operasi, seluruh bagian dari ganglion termasuk kapsul (bungkusnya) bisa diangkat juga.

Ada dua metode untuk operasi ganglion ini :
1. Arthroscopy, operasi dengan metode minimal invasive dengan sayatan kecil dan menggunakan kamera mini.
2. Operasi klasik, Operasi dengan metode klasik, dengan bius lokal, menggunakan sayatan yang lebih besar.
Dan setelah operasi, sendi difiksasi dan tidak boleh digerakkan sampai 10 hari, Metode operasi, kemungkinan ganglion untuk tumbuh lagi lebih kecil dibandingkan dengan metode penyedotan.

Pencegahan penyakit ganglion

  • Karena penyebabnya belum diketahui secara pasti, maka tidak ada cara yang pasti pula untuk mencegah ganglion. Tapi dicurigai didahului oleh trauma pada sendi, dan yang paling sering terjadi pada pergelangan tangan, maka menjaga agar sendi pergelangan tangan selalu aman dan tidak mendapat beban kerja lebih dari kemampuannya, mungkin merupakan cara pencegahan paling bijaksana.
  • Hidup sehat dengan menjauhkan diri dari karsinogenik.
  • Ganglion jika sudah disedot atau diangkat tetap mempunyai kecenderungan untuk tumbuh kembali. Cara mencegahnya yakni dengan menjaga sendi yang pernah ditumbuhi ganglion agar tidak terlalu diberi beban yang berat.

Mengenal Perbedaan Antara Penyakit Leukemia dan Limfoma

kankerPenyakit Tumor Ganas – Leukemia dan limfoma ini merupakan jenis kanker darah dan keduanya melibatkan sistem kekebalan tubuh. Tapi terlepas dari persamaan antara leukemia dan limfoma diatas, sebenarnya mempunyai perbedaan. Simak lebih lanjut perbedaan antara leukemia dan limfoma di bawah ini.

Limfoma dan leukemia merupakan istilah yang digunakan secara luas untuk menggambarkan tumor ganas yang berbeda. Dengan melihat gejala yang muncul atau yang dialami penderita, maka kita bisa melihat perbedaan yang khas dari kedua penyakit kanker darah tersebut.

Leukemia

leukemiaLeukemia merupakan kanker dari sel-sel darah putih dari darah atau sumsum tulang. Kanker ini biasanya dimulai dari sumsum tulang dan secara bertahap mengambil alih sel-sel darah normal kita, sehingga hal ini bisa menyebabkan penurunan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit di dalam tubuh.

Ketika jumlah sel darah normal mengalami penurunan dan sel-sel kanker mengalami peningkatan maka si penderita akan mengalami memar, infeksi berulang, anemia dan lain sebagainya. Pada dasarnya ada berbagai jenis leukemia berdasarkan sel yang terkena dampak dan pertumbuhan kanker, yakni leukemia akut dan leukemia kronis.

Pada kasus leukemia akut, sel-sel kanker berkembang pesat dan harapan hidup hanya sekitar 3-5 tahun. Sementara leukemia kronis melibatkan sel-sel kanker yang tumbuh lambat dengan harapan hidup penderita sekitar 10-20 tahun. Berdasarkan jenisnya, leukemia dibagi menjadi:

  1. Leukimia myelogenous akut
  2. Leukimia lymphocytic akut
  3. Leukimia myelogenous kronis
  4. Leukimia lymphocytic kronis

Dan juga perlu diketahui bahwa sumsum tulang terus memproduksi sel-sel leukemia dan tidak mati akan mati. Dengan demikian, mereka tetap hadir dalam darah dan sumsum tulang sehingga menyebabkan anemia berat pada penderitanya karena kurangnya sel darah merah. Pada kondisi yang sama juga, penderita leukemia terus menderita infeksi berulang karena kurangnya leukosit dan trombosit sehingga mereka mudah memar karena masalah pembekuan darah.

Limfoma

limfomaLimfoma merupakan kanker dari sel-sel limfatik dari sistem kekebalan tubuh. Limfoma merupakan jenis kanker ketiga terbanyak yang terjadi pada anak-anak. Kanker limfoma ini terjadi pada sistem limfatik yang mengarah ke pembengkakkan kelenjar getah bening.

Seperti halnya leukosit yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, sistem limfatik juga berperan dalam memerangi infeksi terhadap tubuh.

Sel kanker dari limfoma membentuk benjolan di kulit, jaringan sumsum tulang yang menyebabkan pembentukkan tumor padat. Ketika penyakit ini memasuki fase leukemia, sel-sel limfoma cenderung tumpah ke dalam aliran darah. Ketika seseorang mengembangkan limfoma maka mereka menimbulkan anoreksia, kelelahan, demam idiopatik, penurunan berat badan, dyspnea dll.

Jadi perbedaan yang mendasar antara leukimia dengan limfoma yakni:

  • Leukemia merupakan kanker dari sel-sel darah putih dari sumsum tulang sementara limfoma merupakan kanker yang terbentuk dari sel dalam sistem limfatik.
  • Gejala leukemia termasuk anemia berat, mudah memar, kelelahan, dan infeksi berulang. Sementara gejala limfoma seperti kelelahan, anoreksia, demam idiopatik, dan tumor yang bisa diraba.
  • Leukemia didiagnosis dengan menggunakan tes darah dan pemeriksaan sumsum tulang. Limfoma didiagnosis dengan biopsi dari tumor teraba dan penggunaan CT scan.

Tapi kedua kondisi ini (leukemia dan limfoma) membutuhkan kemoterapi dan radioterapi untuk pengobatan. Kedua kanker darah ini melibatkan sistem kekebalan tubuh, tapi berbeda dalam manifestasinya. Semoga Bermanfaat:))