Mengenal Perbedaan Antara Penyakit Leukemia dan Limfoma

kankerPenyakit Tumor Ganas – Leukemia dan limfoma ini merupakan jenis kanker darah dan keduanya melibatkan sistem kekebalan tubuh. Tapi terlepas dari persamaan antara leukemia dan limfoma diatas, sebenarnya mempunyai perbedaan. Simak lebih lanjut perbedaan antara leukemia dan limfoma di bawah ini.

Limfoma dan leukemia merupakan istilah yang digunakan secara luas untuk menggambarkan tumor ganas yang berbeda. Dengan melihat gejala yang muncul atau yang dialami penderita, maka kita bisa melihat perbedaan yang khas dari kedua penyakit kanker darah tersebut.

Leukemia

leukemiaLeukemia merupakan kanker dari sel-sel darah putih dari darah atau sumsum tulang. Kanker ini biasanya dimulai dari sumsum tulang dan secara bertahap mengambil alih sel-sel darah normal kita, sehingga hal ini bisa menyebabkan penurunan sel darah merah, sel darah putih dan trombosit di dalam tubuh.

Ketika jumlah sel darah normal mengalami penurunan dan sel-sel kanker mengalami peningkatan maka si penderita akan mengalami memar, infeksi berulang, anemia dan lain sebagainya. Pada dasarnya ada berbagai jenis leukemia berdasarkan sel yang terkena dampak dan pertumbuhan kanker, yakni leukemia akut dan leukemia kronis.

Pada kasus leukemia akut, sel-sel kanker berkembang pesat dan harapan hidup hanya sekitar 3-5 tahun. Sementara leukemia kronis melibatkan sel-sel kanker yang tumbuh lambat dengan harapan hidup penderita sekitar 10-20 tahun. Berdasarkan jenisnya, leukemia dibagi menjadi:

  1. Leukimia myelogenous akut
  2. Leukimia lymphocytic akut
  3. Leukimia myelogenous kronis
  4. Leukimia lymphocytic kronis

Dan juga perlu diketahui bahwa sumsum tulang terus memproduksi sel-sel leukemia dan tidak mati akan mati. Dengan demikian, mereka tetap hadir dalam darah dan sumsum tulang sehingga menyebabkan anemia berat pada penderitanya karena kurangnya sel darah merah. Pada kondisi yang sama juga, penderita leukemia terus menderita infeksi berulang karena kurangnya leukosit dan trombosit sehingga mereka mudah memar karena masalah pembekuan darah.

Limfoma

limfomaLimfoma merupakan kanker dari sel-sel limfatik dari sistem kekebalan tubuh. Limfoma merupakan jenis kanker ketiga terbanyak yang terjadi pada anak-anak. Kanker limfoma ini terjadi pada sistem limfatik yang mengarah ke pembengkakkan kelenjar getah bening.

Seperti halnya leukosit yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, sistem limfatik juga berperan dalam memerangi infeksi terhadap tubuh.

Sel kanker dari limfoma membentuk benjolan di kulit, jaringan sumsum tulang yang menyebabkan pembentukkan tumor padat. Ketika penyakit ini memasuki fase leukemia, sel-sel limfoma cenderung tumpah ke dalam aliran darah. Ketika seseorang mengembangkan limfoma maka mereka menimbulkan anoreksia, kelelahan, demam idiopatik, penurunan berat badan, dyspnea dll.

Jadi perbedaan yang mendasar antara leukimia dengan limfoma yakni:

  • Leukemia merupakan kanker dari sel-sel darah putih dari sumsum tulang sementara limfoma merupakan kanker yang terbentuk dari sel dalam sistem limfatik.
  • Gejala leukemia termasuk anemia berat, mudah memar, kelelahan, dan infeksi berulang. Sementara gejala limfoma seperti kelelahan, anoreksia, demam idiopatik, dan tumor yang bisa diraba.
  • Leukemia didiagnosis dengan menggunakan tes darah dan pemeriksaan sumsum tulang. Limfoma didiagnosis dengan biopsi dari tumor teraba dan penggunaan CT scan.

Tapi kedua kondisi ini (leukemia dan limfoma) membutuhkan kemoterapi dan radioterapi untuk pengobatan. Kedua kanker darah ini melibatkan sistem kekebalan tubuh, tapi berbeda dalam manifestasinya. Semoga Bermanfaat:))

Kanker Tulang Di Kaki Dan Tahap Pengobatannya

Gejala tumor tulang kaki – Gejala kanker tulang biasanya muncul ketika kanker sudah ada pada tahapan lanjut. Dan akan lebih parah lagi ketika gejala kanker tulang yang bisa timbul umumnya seperti gejala penyakit ringan biasa. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kanker tulang pada kaki, kita akan mengenal terlebih dahulu mengenai apa itu kanker dan bagaimana pula dengan kanker tulang.

Kanker merupakan istilah umum yang mencakup sekelompok penyakit dimana sel-sel abnormal membelah tanpa sebab dan tidak terkontrol yang bisa menyerang dan merugikan jaringan lain. Ada berbagai jenis kanker yang bisa terjadi dan sebagian dari jenis kanker itu diberi nama sesuai dengan daerah yang mereka pengaruhi. Dan khusus untuk kanker tulang ini diistilahkan dengan sarkoma.

Kanker yang dimulai pada tulang dikenal sebagai kanker tulang primer, sementara untuk kanker yang menyebar ke tulang tapi itu berasal dari tempat lain diistilahkan dengan kanker tulang sekunder. Pada dunia kedokteran, jenis kanker tulang yang sering menyerang tulang manusia ialah Osteosarcoma, Chondrosarcoma, dan Sarcoma ewing.

kanker-tulang-kakiOsteosarcoma ini mempengaruhi jaringan osteoid, bagian yang rumot dari tulang dan umumnya sering ditemukan pada tulang lengan atas dan lutut. Chondrosarcoma merupakan kanker yang dimulai dalam jaringan tulang rawan yang melapisi ujung tulang dan bantalan sendi. Chondrosarcoma ini paling sering terlihat mempengaruhi panggul, tungkai atas dan bahu. Sedangkan Ewing yang pada umumnya mempengaruhi tulang juga bisa menginfeksi jaringan saraf di sekitarnya, seperti di kaki, lengan atau panggul. Dari ketiga jenis kanker tulang tersebut, Sarcoma ewing dan Osteosarcoma paling sering terlihat antara 10-25 tahun, sementara Chondrosarcoma paling sering terlihat pada pasien yang lebih tua.

Baca Juga : Kenali Gejala Awal Penyakit Tumor Ganas Tulang (Kanker)

Pengobatan kanker Tulang ini diawali dengan diagnosa dokter sepertu X-ray, CT Scan dan MRI. Jika hasil tes ini ditemukan tumor, langkah berikutnya kemungkinan melakukan biopsi untuk mengetahui apakah tumor jinak atau ganas. Pengobatan juga bisa ditempuh melalui tindak pendekatan diantaranya bedah, kemoterapi, dan radiasi.

Bedah berfokus untuk menghilangkan tumor. Setelah operasi, mungkin ada tes berkala untuk memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tertinggal. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk menangkap pertumbuhan atau membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi menggunakan sinar-X energi tinggi diarahkan pada situs kanker untuk membunuh sel kanker. Tapi, ketiga metode ini bisa memberikan efek samping.

Efek samping dari prosedur bedah mungkin tidak sepenuhnya bisa menghilangkan tumor, kemoterapi menggunakan obat-obatan yang keras dan kuat bisa mempengaruhi proses tubuh yang normal, dan radiasi bisa menyebabkan kelelahan, kehilangan nafsu makan dan mempengaruhi jaringan di sekitarnya.

Meskipun gejala kanker tulang di kaki tidak selalu mudah untuk diidentikasi, penting bagi anda untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan. Semoga Bermanfaat:))

Kenali Gejala Awal Penyakit Tumor Ganas Tulang (Kanker)

Penyakit Tumor Tulang – Tumor ganas tulang atau kanker tulang memang tidak seheboh kanker payudara atau beberapa jenis kanker lainnya. Tapi penderita kanker tulang ini juga tidak sedikit jumlahnya. Dan akan lebih berbahaya dari kanker tulang ini ialah gejalanya yang sering tidak diketahui atau tidak disadari sehingga sering terlambat dalam penanganannya.

kanker-tulang

Alasan mengapa penderita kanker tidak tahu tentang kanker tulang, karena minimnya pengetahuan mengenai pasa saja gejala kanker tulang dan bagaimana cara untuk membedakan antara gejala kanker tulang dengan gejala medis yang lainnya. Memang gejala kanker tulang ini pada umumnya sangat mirip dengan gejala penyakit biasa, khususnya rasa nyeri timbul dari gejala dini kanker tulang. Untuk itu, pada kali ini Ahli Pengobatan Tumor akan memberikan informasi mengenai gejala dini kanker tulang diantaranya:

Nyeri pada tulang
Nyeri kronis merupakan gejala umum dari kanker tulang. Tapi rasa nyeri yang muncul ini berlangsung terus menerus. Rasa nyeri ini sebagai akibat dari tumor yang menekan saraf atau organ disekitarnya.

Peradangan
Hasil dari kanker tulang primer ketika tumor berakar dalam tulang. Pertumbuhan tumor menyebabkan inflamasi yang mengakibatkan pembengkakkan dan nyeri pada daerah yang terkena kanker.

Patah tulang
Kerusakan tulang akibat pertumbuhan kanker bisa menyebabkan patah tulang hanya dengan alasan trauma kecil atau mendapat tekanan kecil saja. Seperti contoh, penderita bisa mengalami patah tulang hanya dalam kondisi berdiri atau menempatkan tekanan pada tulang yang terserang.

Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan juga tidak diketahui apa yang menjadi penyebabnya yang bukan dari hasi stress, diet, atau olahraga bisa menjadi tanda awal kanker. Kadang juga penurunan berat badan yang disertai dengan berkurangnya nafsu makan dan sembelit.

Kelelahan
Kelelahan fisik, mental, dan emosional yang tanpa alasan bisa menjadi indikasi bahwa kemungkinan hal ini karena adanya pertumbuhan sel kanker. Jadi jika seseorang mengalami masalah kelelahan yang terjadi secara terus menerus tanpa alasan, maka segera kunjungi dokter.

Anemia
Anemia sering kali menjadi sinyak dari kondisi kesehatan yang mendasarinya. Termasuk juga pengaruh dari kanker tulang. Hal ini bisa terjadi ketika tubuh kelebihan dalam menghasilkan sel darah putih untuk melawan penyakit, sehingga bisa mengurangi produksi sel darah merah yang sehat.

Kehilangan nafsu makan
Saat kanker tumbuh dan menyebar, tubuh akan menjadi lelah yang nantinya bisa mengakibatkan penurunan energi, aktivitas dan juga nafsu makan.

Kesulitan tidur
Gejala yang umum lainnya adalah kesulitan tidur, hal ini karena terjadi rasa nyeri yang semakin bertambah parah saat penderita sedang berbaring dimana massa kanker atau pembengkakkan akan menekan sendi dan organ sekitarnya.

Sering mengalami infeksi
Pertumbuhan kanker akan memicu tubuh untuk meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan sel kanker. Dengan demikian, tubuh akan rentan terhadap demam, otot kaku, flu dan penyakit yang berkaitan dengan penurunan sistem imun tubuh.

Jadi dengan melihat beberapa gejala kanker di atas akan sangat sulit membedakan antara gejala kanker tulang ataukah gejala medis biasa. Tapi yang harus menjadi perhatian yang serius ketika gejala di atas sering dialami, terlebih jika semakin hari semakin memburuk. Semoga Bermanfaat:))

Kenali Penyebab dan Ciri-Ciri Penyakit Kanker Tulang

kanker-tulang2Obat Herbal Tumor | Jika dibandingkan dengan penderita jenis kanker yang lain, persentase penderita penyakit tumor kanker tulang terbilang sedikit karena hanya sekitar 0,2% dari keseluruhan penderita penyakit kanker. Berdasarkan penelitian, setiap tahunnya hanya sekitar 2890 orang diseluruh dunia yang didiagnosa mengidap kanker tulang, dan dari jumlah tersebut sekitar 1410 orang yang meninggal karena penyakit ini.

Meskipun jarang ditemui, jenis tumor ganas yang banyak menyerang usia 10-20 tahun ini tergolong jenis kanker yang aktif dan agresif. Karena pada saat menyerang, akar-akarnya bisa menggerogoti tulang sampai membutuhkan tindakan amputasi, karena jika tidak, akan beresiko pada keselamatan jiwa penderita.

Jenis-jenis kanker tulang

Penyakit Kanker Tulang – Berdasarkan penyebabnya, tumor ganas tulang ini terbagi menjadi dua jenis yakni kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder. Kanker tulang primer ini terjadi karena sel-sel kanker yang bersumber dari tulang itu sendiri. Sedangkan kanker tulang sekunder sumber dari sel-sel kanker berasal dari organ-organ tubuh lain yang terserang kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru, atau jenis kanker yang lainnya yang bermetastatis atau menyebar sampai akar-akarnya menyerang tulang. Kanker tulang ini terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

1. Osteosarcoma
Kanker tulang yang kerap menyerang lengan bagian atas dan lutut ini, sel-sel kankernya berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang.

2. Chondrosarcoma
Kanker tulang yang kerap menyerang bagian panggul, bahu, serta kaki bagian atas. Sel-sel kanker bersumber dari jaringan tulang rawan.

3. Ewing Sarkoma
Kanker tulang ini sel-selnya bersumber dari jaringan syaraf primitif pada jaringan lunak (jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, lemak, serta jaringan pendukung lainnya) dan juga tulang. Bagian tubuh yang diserang pada umumnya tulang lengan dan kaki, serta tulang panggul dan tulang punggung.

Penyebab Penyakit Kanker Tulang

Munculnya kanker tulang biasanya ditandai dengan gejala awal berupa deformasi patologis tulang, rasa sakit yang terus menerus pada bagian punggung, terjadinya patah tulang pada satu atau beberapa bagian tubuh tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya, serta terjadinya distal mati rasa pada bagian tubuh yang disebabkan penekanan pembuluh darah pada syaraf yang dilakukan oleh tumor.

Gejala kanker tulang

Gejala awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktivitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang. Awalnya dari gejala awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan ciri-ciri seperti berikut:

1. Rasa sakit/nyeri berkepanjangan pada tulang
Ciri kanker tulang yang paling mudah terdeteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, paling utama pada bagian punggung dan leher disertai dengan gejala nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya timbul di bagian belakang tubuh. Tapi jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

2. Turunnya kemampuan untuk beraktivitas
Ciri kanker tulang yang selanjutnya adalah akan mempengaruhi aktivitas anda. Sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, bisa membuat kemampuan seseorang dalam beraktivitas menjadi menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi bisa berjalan dengan maksimal, sehingga kaki akan terasa sulit untuk berjalan, tangan akan terasa kaku jika berpegangan atau meraih sesuatu, dan juga gejala-gejala lainnya.

3. Kepekaan menurun
Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan karena peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsum tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk bisa merasakan suhu yang panas atau dingin ketika menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak ketika berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

4. Inkontinensia
Gejala inkontinensia ini hampir sama dengan menurunnya beraktivitas, hanya saja gejala ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinerja dari usus serta kandung kemih yang disebabkan karena impuls syaraf yang terganggu.

5. Kelumpuhan
Pada stadium tertentu, seseorang yang terserang kanker tulang bisa mengalami kelumpuhan. Baik itu pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

6. Pembengkakkan
Anda mungkin akan mengalami rasa sakit disekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakkan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

7. Fraktur
Sel kanker bisa melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang bisa menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

8. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala lainnya seperti kesulitan bernafas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

Itulah sedikit tentang penyebab dan gejala tumor tulang. Semoga bisa membantu anda dalam mendeteksi penyakit atau keluhan yang anda rasakan. Kanker tulang memang termasuk ke dalam penyakit yang langka, tapi mengingat besarnya resiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui gejala dan ciri-cirinya, juga melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker ini semakin berkembang dan berakibat fatal. Semoga bermanfaat:))

 

Kenali Sejak Dini Penyakit Tumor Tulang Ganas Dan Jinak

Obat Herbal Tumor | Tumor merupakan pertumbuhan sel baru, yang abnormal, progesif, dimana sel-selnya tidak pernah menjadi dewasa. Angka kejadian Tumor tulang jika dibandingkan dengan jenis tumor lain memang kecil, yakni sekitar kurang lebih 1% dari seluruh tumor tubuh manusia. Tumor bisa bersifat ganas jika tumor memiliki kemampuan untuk menyebar ke tempat lain, dan tumor dikatakan jinak jika tidak mampu untuk bermetastasis.

kanker-tulangPenyakit Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel-sel yang membentuk jaringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder merupakan anak sebar tumor ganas organ non-tulang yang bermetastasis ke tulang.

Menurut penilaian klinis, radiologis dan histopatologis yang cermat dari masing-masing tumor tulang, maka bisa ditentukan staging tumor tersebut. Staging ini berlaku untuk tumor jinak dan tumor ganas tulang. Sistem staging yang digunakan untuk tumor tulang yakni Surgical Staging System dari Enneking. Untuk Tumor Ganas ada 3 tingkat stadium yakni:
** Stadium 1, jika derajat keganasannya rendah.
** Stadium 2, artinya tumor memiliki derajat keganasan tinggi.
** Stadium 3, tumor sudah menyebar.

Tumor Tulang Ganas

Tumor tulang ganas merupakan istilah lain dari kanker tulang yang merupakan massa atau pertumbuhan tulang cenderung meningkat pesat dalam hal ukuran dan bahkan sering menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Kanker tulang ini biasanya dimulai dari jaringan normal yang berubah karena beberapa kombinasi faktor genetik dan lingkungan, juga mulai terlihat berkembang pesat.

Kanker tulang ini cenderung tumbuh tidak terkendali dan menyebar dengan cepat dan mungkin bisa memberikan rasa sakit. Tumor tulang ini bisa menyebabkan nyeri malam hari yang tidak berhubungan dengan aktivitas. Salah satu cara untuk mengevaluasi kanker ialah dengan “grade”. Istilah grade ini diberikan oleh ahli patologi yang memandang jaringan tumor dibiopsi di bawah mikroskop dan menentukan seberapa cepat sel-sel membagi dan juga bagaimana sel-sel yang tidak biasa muncul.

Kanker yang sudah perlahan-lahan membagi sel-sel biasa disebut juga sebagai “tumor tingkat rendah”. Low grade tumor ini memiliki kemampuan rendah untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan cenderung kambuh setelah dibuang. Tumor grade yang lebih tinggi disisi lain cenderung terlihat sangat biasa saat diamati di bawah mikroskop dan juga mengalihkan cukup pesat. Hal ini mempunyai kemungkinan lebih tinggi untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan juga kemungkinan lebih tinggi berulang setelah pembedahan. Beberapa contoh umum jenis tumor tulang ganas:

  • Chondrosarcoma
  • Osteosarcoma
  • Ewings Sarkoma

tumor-tulang

Tumor Tulang Jinak

Tumor tulang jinak merupakan pertumbuhan non kanker. Ini cenderung kurang agresif dari kanker dam memiliki sedikit atau bahka tidak ada kemungkinan untuk menyebar ke bagian tubuh yang lain. Karena tumor ini cenderung tumbuh lambat atau bahkan tidak sama sekali.

Tumor tulang jinak bisa menyebabkan penipisan tulang dan meningkatkan kemungkinan bahwa tulang bisa pecah. Dalam jaringan lunak, bisa menyebabkan gejala kompresi pada saraf dan pembuluh darah.

Tumor tulang jinak ini sering ditemukan x-ray diambil untuk nyeri lutut bisa menunjukkan tumor jinak yang sudah ada sejak kecil. Pada umumnya, tumor jinak tidak mengancam nyawa. Bagaimanaoun juga bisa menyebabkan masalah yang berkaitan dengan efek massa atau penipisan tulang. Contoh jenis-jenis tumor jinak jaringan lunak:

  • Hemangioma
  • Lipoma
  • Kista ganglion

Contoh jenis tumor tulang jinak

  • Osteoid osteoma
  • Kista tulang aneurisma
  • Tumor tulang raksasa

Waspada Tahi Lalat Yang Berujung Pada Penyakit Tumor

waspada-tahi-lalat

Penyakit Tumor | Hampir setiap orang mempunyai tahi lalat, baik itu dibawa sejak lahir (atau tanda lahir), ataupun yang tumbuh ketika dewasa. Tahi lalat bagi sebagian orang seperti para artis justru menjadi landmark untuk dirinya menjadi terlihat lebih seksi. Ada juga yang berpendapat adanya tahi lalat pada lokasi tertentu pada wajah bisa menandakan hoki, dan pada daerah lainnya bisa dianggap pembawa sial. Terlepas dari kepercayaan hoki dan sial, tahi lalat ini pada kenyataannya memang bisa bermuka dua, yakni pada sebagian besar kasus tidak berbahaya tapi pada beberapa kasus lainnya bisa berakibat fatal.

Tahi lalat dalam istilah medisnya dikenal sebagai nevus pigmentosus, yang merupakan tumor jinak pada kulit yang paling umum dijumpai pada manusia. Tumor jinak ini memiliki khas berwarna gelap, sebagian besarnya menetap, sebagian lain terus membesar sehingga kadangkala bisa mengkhawatirkan si empunya. Memang sebagian besar tahi lalat ditemuka dari sejak lahir, tapi ada juga tahi lalat yang baru muncul ketika dewasa dan pada kasus ini pemicu yang paling umumnya adalah kontak yang sering dengan sinar matahari. Dan pada umumnya tahi lalat tidak berbahaya, biasanya hanya menimbulkan keluhan kosmetis.

Perlu diwaspadai, tahi lalat bisa saja berubah pada suatu waktu menjadi kanker yang disebut dengan nelanoma maligna. Sehingga pengenalan dini gejala perubahan ini wajib diketahui oleh seseorang yang memiliki tahi lalat. Ada beberapa kriteria suatu tahi lalat yang beranjak menjadi ganas seperti:
**Dalam beberapa waktu terakhir bertambah besar dengan cepat.
**Terjadi perubahan warna ke arah yang lebih gelap.
**Bentuknya menjadi tidak beraturan lagi.
**Jaringan kulit disekitarnya meradang kemerahan.
**Tahi lalat menjadi mudah berdarah ketika tersenggol.
**Muncul keluhan seperti gatal dan perih.
Jika anda yang memiliki tahi lalat mengalami kondisi seperti diatas, sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter kulit atau bedah agar bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena seringkali perubahan menjadi ganas ini disebabkan karena iritasi berulang pada tahi lalat seperti sering tertekan, dipencet-pencet, lecet atau bergesek.

Nevus junctional dikenal dengan jenis tahi lalat yang cenderung bisa berubah menjadi ganas. Jenis tahi lalat ini memiliki batas tegas, permukaannya cenderung rata atau sedikit menonjol, berwarna lebih terang seperti coklat muda, dan juga lokasi yang paling sering di telapak tangan, kaki atau kelamin. Karena lokasinya tersebut, tahi lalat ini sering mengalami trauma karena gesekan, penekanan, dan lain sebagainya. Hal inilah yang bisa memicu perubahan menjadi ganas.

tahi-lalatDunia medis memang belum menemukan peran dari tahi lalat untuk tubuh. Tapi tahi lalat ini bisa menjadi penanda gejala awal dari kanker kulit. Menurut Cancer Research Institute, ada beberapa ciri utama tahi lalat yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Bentuk tahi lalat tidak umum atau simetris.
  • Tepian tahi lalat terlihat tidak beraturan atau tidak rata.
  • Tahi lalat meradang atau mengalami perubahan warna seperti coklat, merah, putih, biru, dan menghitam.
  • Perubahan tersebut biasanya disertai dengan gatal.
  • Tahi lalat terus membesar sampai memiliki diameter yang tidak wajar sampai 1cm lebih.

Nah, jika anda memiliki tahi lalat dengan ciri-ciri seperti demikian, segeralah periksakan diri ke dokter, karena tahi lalat ganas ini sulit terdeteksi. Dan cara untuk memastikan apakah tahi lalat itu termasuk tumor jinak atau ganas ialah dengan biopsi atau pengambilan jaringan.

Bahaya Tahi Lalat – Banyak yang bilang bahwa tahi lalat merupakan pemanis wajah, tapi hati-hati tahi lalat juga bisa menjadi ancaman bagi kulit ataupun tubuh jika penampakkan dan perkembangannya tidak normal. Tahi lalat yang semakin membesar, berubah warna dan memiliki bentuk tidak simetris merupakan ciri tahi lalat yang berbahaya karena bisa menjadi pertanda kanker kulit atau melanoma. Pada normalnya, tahi lalat memiliki bentuk stabil meskipun ada perubahan hormon dalam tubuh. Tapi tidak demikian pada tahi lalat yang berbahaya. Ia akan tumbuh membesar melebihi ukuran kacang polong.

Menurut Cancer Research Institute, ada 4 kriteria yang bisa dijadikan patokan untuk mengetahui Ciri tahi lalat yang berbahaya atau tidak yaitu aturan ABCD, yakni:

  1. A = Asymmetry >> Tahi lalat yang bersifat kanker cenderung memiliki bentuk yang tidak beraturan.
  2. B = Border >> Tahi lalat yang bersifat kanker memiliki batas atau pinggiran yang abnormal, tapi tepinya bergerigi.
  3. C = Colour >> Tahi lalat dengan berbagai warna seperti coklat, merah, putih, biru, dan hitam sering menandai tahi lalat yang bersifat kanker dibandingkan tahi lalat dengan satu warna.
  4. D = Dimension >> Tahi lalat yang bersifat kanker yang biasanya lebih besar dari tahi lalat jinak, bisa sebesar penghapus pensil atau bahkan lebih besar.

Masalah tahi lalat ini bukan hanya masalah pada permukaan kulit, tapi masalah dalam lapisan bawah kulit. Jadi jarang sekali yang bisa ditangani dengan pengobatan tradisional. Tahi lalat yang beresiko kanker harus ditangani segera mungkin sebelum mengalami metastatis atau penyebaran ke bagian tubuh lainnya. Tapi dengan teknologi canggih di dunia medis saat ini, tahi lalat bisa diangkat dengan operasi atau teknik laser. Butuh waktu 2 minggu sampai kulit benar-benar sembuh setelah operasi. Semoga Bermanfaat:))

Manfaat Luar Biasa Tanaman Keladi Tikus Untuk Kanker

Manfaat keladi tikus memang belum banyak diketahui oleh banyak orang karena keladi tikus ini tida bisa dijumpai di berbagai tempat. Keladi tikus ini merupakan tanaman umbi yang disebut juga dengan typhonium flageliforme rat, yang masuk ke dalam keluarga Araceae. Dan juga setiap daerah menyebut keladi tikus dengan sebutan yang berbeda-beda, namun yang terdengar sepele ternyata keladi tikus ini mempunyai kandungan dan manfaat yang luar biasa.

Keladi tikus ini mempunyai banyak manfaat terutama untuk menyembuhkan kanker dan berbagai penyakit lainnya. Keladi tikus mempunyai zat baik dalam umbi atau dalam daunnya. Tapi untuk menyembuhkan tumor ganas (kanker), keladi tikus ini banyak memanfaatkan umbinya dibandingkan dengan daunnya sebagai Obat Herbal Tumor. Rasa daun yang begitu pahit tapi memiliki khasiat yang sangat ampuh. Maka diperlukan penanganan khusus sebelum dikonsumsi. Di bawah ini ada Manfaat Keladi Tikus Untuk Kanker, seperti:

Keladi tikus bisa menghambat dan menyembuhkan sel kanker

tanaman-keladi-tikus

Manfaat keladi tikus yang pertama adalah untuk masalah tumor ganas atau kanker. Pertumbuhan sel kanker bisa disembuhkan dengan umbi dan juga daun keladi tikus. Dalam mengobati kanker, keladi tikus ini menggunakan zat nya seperti Ribosome inacting protein yang bermanfaat dalam mencegah penyebaran sel kanker, dan menghancurkan sel kanker tanpa merusak sel normal dalam tubuh. Zat yang kedua yakni antioksidan yang tinggi yang juga bermanfaat untuk menghambat pertumbuhn sel kanker. Dan zat kurkumin yang merupakan senyawa antiinflamasi atau zat anti peradangan yang bermanfaat untuk mengaktifkan mediator atau perantara, mediator itu bisa merangsang penguatan sel dalam sistem imunitas sehingga mereka bisa bersama-sama melawan tumor ganas atau kanker.

Jenis tumor ganas atau kanker yang bisa disembuhkan dengan tanaman keladi tikus:

  • Kanker serviks
  • Kanker usus besar
  • Kanker paru-paru
  • Kanker prankeas
  • Kanker rektum
  • Kanker otak
  • Kanker liver
  • Kanker otak
  • Kanker tulang
  • Kanker tenggorokan
  • Kanker limpa
  • Kanker darah (leukimia)
  • Kanker ginjal
  • Kanker empedu

Ciri-ciri Tanaman Keladi Tikus

Jangan salah dalam mengidentifikasi tanaman keladi tikus karena banyaknya jenis tanaman yang ada di muka bumi ini. Sehingga perlu ketelitian dalam mengidentifikasinya. Berikut ciri-ciri tanaman keladi tikus:

  • Tanaman ini memiliki daun tunggal berwarna hijau dan tersusun rapi di roset.
  • Panjang daun sekitar 16-17cm, berbentuk lonjong dengan ujung yang runcing seperti tajam.
  • Pangkal daun berbentuk jantung, dengan tepi yang rata dan permukaan yang terlihat mengkilat.
  • Dan ciri uniknya, tanaman ini memiliki bunga yang unik mirip dengan ekor tikus, bunga yang muncul di roset ini juga bertangkai.
  • Panjang bunga keladi tikus 4-8cm, dengan kelopak bunga lonjong kekuning-kuningan, atas kelopak berbentuk memanjang sekitar 5-21cm, denga ujung bunga seperti ekor tikus.
  • Memberi rasa gatal jika disentuh dengan tangan.

Penelitian Tentang Keladi Tikus

Hasil dari lembaga riset yang sudah dilakukan di perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara lain menunjukkan bahwa sari pada tanaman keladi tikus ini bisa menghancurkan sel-sel dalam kanker.

Keladi tikus ini merupakan tanaman langka yang sangat sulit untuk hidup dan tumbuh di tempat yang terbuka. Banyak tanaman keladi tikus tumbuh di tempat yang lembab dan kurang dari sinar matahari. Banyak juga masyarakat Malaysia yang menggunakan tanaman ini sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit yang diderita. Keladi tikus yang digunakan untuk menyembuhkan luka atau penyakit lainnya ada bagian umbinya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat:))