Tag Archive: bahaya tumor jinak

Kenali Penyakit Tumor Wilms Yang Menyerang Anak

Penyakit TumorTumor wilms merupakan kanker ginjal langka yang sering menyerang anak-anak. Sering juga dikenal sebagai nephroblastoma, tumor ganas yang paling umum menyerang ginjal anak-anak. Waktu puncak terjadinya tumor wilms ialah setelah usia 6 tahun. Meskipun bisa menyerang kedua ginjal, tapi penyakit ini cenderung hanya mempengaruhi satu ginjal.

Tumor wilms diyakini bisa berkembang dari sel-sel ginjal yang belum matang. Teknik pencitraan bisa membantu dokter untuk menentukan sejauh mana kanker dalam tumor wilms dan rencana pengobatannya. Kemungkinan kesembuhan pada anak dengan tumor wilms sangat besar

tumor wilms anakGejala Tumor Wilms

Tumor wilms ini mungkin tidak terdeteksi sejak awal karena bisa tumbuh besar tanpa menimbulkan rasa sakit. Saat besar, umumnya tumor ini berhasil diketahui sebelum mempunyai kesempatan untuk menyebar (meastasize) ke bagian tubuh lainnya. Gejalanya seperti:

  • Perut bengkak
  • Terdapat suatu gumpalan dalam perut yang bisa dirasakan
  • Demam
  • Darah dalam urin
  • Nafsu makan berkurang
  • Tekanan darah tinggi
  • Sembelit
  • Nyeri perut
  • Mual

Penyebab tumor wilms

Penyebab pastinya memang belum diketahui, tapi diyakini bahwa kanker ini muncul ketika anak masih berkembang dalam rahim dan beberapa sel yang seharusnya membentuk ginjal gagal berkembang dengan baik. Sebaliknya, sel-sel itu berkembang biak dengan cara primitif, menjadi tumor yang nampak semakin jelas ketika anak berusia sekitar 3-4 tahun.

Beberapa kanker termasuk tumor terjadi akibat mutasi pada gen yang mengontrol pertumbuhan sehingga membiarkan sel berkembang biak tanpa terkendali. Dalam beberapa kasus, kanker ini disebabkan oleh cacat genetik yang diturunkan dari orangtua ke anak.

Perawatan dan obat-obat

Pengobatan standar untuk tumor wilms ialah operasi dan kemoterapi. Hasil pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk menentukan apakah terapi radisai juga diperlukan. Karena jenis kanker ini jarang terjadi, dokter mungkin menyarankan orang tua mencari perawatan di pusat kanker anak-anak yang mempunyai pengalaman mengobati kanker.

Operasi tumor wilms

Operasi pengangkatan jaringan ginjal disebut dengan nephrectomy. Jenis-jenis nephrectomy meliputi:

  • Nephrectomy sederhana, dalam operasi ini ahli bedah mengangkat ginjal yang terserang. Ginjal yang tersisa bisa meningkatkan kapasitas dan mengambil alih seluruh tugas penyaringan darah.
  • Nephrectomy partial, pengangkatan tumor dan sebagian jaringan ginjal. Ini biasanya dilakukan ketika ginjal yang lain rusak atau sudah tidak ada.
  • Nephrectomy radikal, dokter mengambil ginjal dan jaringan sekitarnya, termasuk ureter dan kelenjar adrenal. Kelenjar getah bening disekitarnya juga bisa diangkat.

Pada pembedahan, dokter anak memeriksa kedua ginjal dan rongga perut untuk membuktikan keberadaan kanker. Sampel ginjal, kelenjar getah bening dan setiap jaringan yang terlihat abnormal diangkat dan diperiksa dengan mikroskop untuk mengidentifikasi sel-sel kanker.

Apabila kedua ginjal perlu diangkat, anak akan membutuhkan dialisis sampai ia cukup sehat untuk transplantasi. Dokter yang mengkhususkan diri dalam patologi akan memeriksa sel-sel tumor di bawah mikroskop dan mencari ciri khas yang menunjukkan apakah kanker tersebut agresif atau rentan terhadap kemoterapi.

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel-sel kanker di seluruh tubuh. Perawatan ini menyebabkan pembelahan sel dengan cepat sehingga sel normal yang terkena bergantu dengan cepat, begitu juga dengan sel sel kanker. Akibatnya obat ini bisa memiliki efek samping mual, muntah, kehilangan nafsu makan, rambut rontok, dan jumlah sel darah putih yang rendah. Kebanyakan efek samping akan membaik setelah obat dihentikan dan berkurang selama terapi.

Pada dosis tinggi, kemoterapi bisa menghancurkan sel-sel sumsum tulang. Jika seorang anak akan menjalani kemoterapi dengan dosis tinggi, dokter anak mungkin memberitahu bahwa sel-sel sumsum tulang dibuang dahulu. Setelah kemoterapi, sumsum akan dikembalikan melalui jalur intravena, prosedur ini disebut autologous bone marrow reinfusion.

Terapi Radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar-X atau sumber sinar berenergi tinggi lainnya untuk membunuh sel kanker. Kemungkinan efek sampingnya seperti mual, kelelahan, dan iritasi kulit. Diare bisa terjadi setelah radiasi ke perut.

Pengobatan bertahap

1. Kanker tahap I atau II
Apabila kanker terbatas pada ginjal atau struktur di dekatnya dan jenis sel tumornya tidak agresif, anak akan menjalani pengangkatan jaringan ginjal dan beberapa kelenjar getah bening di dekat ginjal yang terkena. Setelah itu, diikuti dengan kemoterapi. Beberapa kanker stadium II juga diobati dengan radiasi.

2. Kanker tahap III atau IV
Apabila kanker sudah menyebar di dalam perut dan tidak bisa sepenuhnya dihapus tanpa membahayakan struktur seperti pembuluh darah utama, radiasi akan ditambahkan untuk operasi dan kemoterapi. Anak mungkin akan menjalani kemoterapi sebelum operasi untuk mengecilkan tumor.

3. Kanker tahap V
Apabila sel-sel tumor ada dikedua ginjal, bagian kanker dari kedua ginjal akan diangkat selama operasi dan kelenjar getah bening diambil untuk dilihat apakah mengandung sel-sel tumor. Kemoterapi diberikan untuk mengecilkan tumor yang tersisa. Pembedahan diulangi untuk mengangkat tumor sebanyak mungkin dan jaringan ginjal yang masih berfungsi dipertahankan. Kemoterapi dan terapi radiasi bisa diberikan selanjutnya.

Bahaya Dari Penyakit Tumor Jinak Dalam Tubuh

Penyakit Tumor Jinak merupakan sebuah kondisi gangguan kesehatan dimana terdapat sebuah pertumbuhan jaringan yang abnormal, jaringan tersebut mengalami pertumbuhan yang tidak semestinya. Sehingga menyebabkan sebuah benjolan yang berada dalam tubuh. Penyakit tumor jinak juga bisa menyerang semua bagian organ tubuh mulai dari otak, kulit, uterus, sampai yang paling banyak tumor jinak bisa menyerang pada payudara.

bahaya-penyakit-tumor

Pada dasarnya penyakit tumor jinak tidak lebih berbahaya dari penyakit kanker atau kista, karena penyakit tumor jinak ini bisa sembuh sendiri tanpa melakukan perawatan. Tapi pada beberapa kasus, penyakit tumor jinak ini bisa sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh, apalagi jika tumor jinak berubah menjadi kanker atau tumor ganas. Di bawah ini ada beberapa bahaya dari tumor jinak seperti:

1. Bisa menyebabkan gangguan metabolisme
Bahaya yang pertama yakni bisa menyebabkan gangguan metabolisme, ini bisa terjadi karena jaringan abnormal yang tumbuh pada organ, memicu organ tersebut untuk tidak bisa berjalan semestinya, sehingga dari sinilah metabolisme tubuh menjadi terganggu seperti akan munculnya sembelit atau susah BAB.

2. Bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya
Jika penyakit tumor jinak tersebut dibiarkan begitu saja, dalam artian tidak melakukan perawatan dan pengobatan, maka ini akan sangat berbahaya. Karena inilah sebuah komplikasi tumor jinak muncul dan akan timbul juga penyakit baru seperti kanker, kista, atau tumor jinak tersebut berubah menjadi tumor ganas.

3. Bisa menimbulkan gangguan pada organ
Penyakit tumor jinak ini tidak memandang organ dalam tubuh, semua organ yang memiliki kesempatan sama untuk bisa terserang penyakit tumor jinak ini. Apalagi jika organ tersebut memiliki peranan penting untuk proses dalam tubuh semisal orak, prankeas, payudara, dan masih banyak lagi. Apabila organ tersebut mengalami benjolan karena tumor jinak, maka kemungkinan organ tersebut tidak akan bisa menjalankan tugasnya dengan baik, hal ini tentunya seluruh organ akan mengalami gangguan.

4. Bisa menularkan pada keturunan
Karena salah satu penyebab dari tumor yakni karena faktor keturunan, apalagi jika seorang ibu yang mengalami tumor jinak pada payudara, dan buah hati yang mengkonsumsi ASI dari ibu tersebut akan mengalami nasib yang sama dengan orang tuanya, bahaya tumor jinak yang satu ini sering terjadi di Indonesia.

5. Bisa menimbulkan kematian
Dan bahaya yang terkhir adalah bisa menyebabkan kematian, apalagi jika tumor jinak tersebut sudah berubah menjadi tumor ganas atau kanker. Maka kematian akan menghantui penderitanya kapan saja. Juga sudah banyak kasus yang beredar mengenai kematian karena tumor jinak yang berubah menjadi tumor ganas sudah mencapai angka yang sangat miris. Dan juga bahaya yang satu ini perlu mendapat perhatian yang besar dari penderita tumor itu sendiri agar mereka terhindar dari kematian karena penyakit tumor jinak yang berubah menjadi tumor ganas.