Tag Archive: penyakit tumor pada anak

Kenali Gejala Awal Tumor Ganas (Kanker) Pada Anak

Penyakit Tumor | Pengenalan kanker dini atau tumor ganas pada anak sangat penting dikuasai oleh dokter umum agar proses rujukan, diagnosis dan terapi tidak terlambat. Selain itu, orang tua juga perlu mengetahui tanda-tanda umum dan khusus untuk penyakit tumor ganas pada anak.

Penyakit Tumor Pada Anak | Gejala yang ditimbulkan oleh kanker ini disebabkan oleh pertumbuhan yang pesat dan terganggunya organ pada sekitar kanker. Bahkan kadang juga kanker tidak terdeteksi dini karena ukurannya yang belum terlalu besar dan tidak menimbulkan keluhan. Seiring dengan bertumbuhnya kanker, desakan terhadap organ sekitarnyapun terjadi sehingga menimbulkan gejala yang sesuai dengan organ yang di desaknya. Beda halnya dengan kanker otak, meskipun ukurannya masih kecil, tapi sudah memberikan gejala yang berarti.

Gejala-gejala Kanker Secara Umum

penyakit-tumor-pada-anakTurunnya berat badan
Menurunnya berat badan pada penderita kanker ini bisa terjadi secara drastis juga tidak berkaitan dengan sebab tertentu seperti bukan diabetes, bukan dalam program diet, dan lain sebagainya. Turunnya berat badan yang berlebihan karena kanker bisa terjadi seperti turun 5kg dalam waktu satu bulan.

Demam
Demam pada kanker juga biasanya tidak bisa dijelaskan penyebabnya. Demam pada penderita kanker juga biasanya disertai dengan gejala kanker lainnya yang biasa berlangsung cukup lama.

Mudah lelah atau kelelahan
Kelelahan pada penderita kanker ini tidak berkaitan dengan aktivitas berat. Penderita seringkali merasa lelah meskipun sudah beristirahat, dan kelelahan yang dirasakan tidak normal bahkan berlebihan.

Nyeri
Nyeri juga bisa menjadi tanda awal penyakit kanker tulang atau kanker testis. Sakit kepala pada kanker otak bisa diredakan dengan obat penahan sakit yang biasa, nyeri punggung juga bisa berkaitan dengan kanker usus besar atau ovarium.

Perubahan pada kulit
Perubahan pada kulit yang bisa lebih gelap, lebih merah atau kuning dan gatal.

Lalu kapan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut?

  • Jika demam lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Jika muntah lebih dari 7 hari yang juga tanpa penyebab yang jelas.
  • Kesulitan buang air besar lebih dari 1 bulan.
  • Batuk yang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Nyeri otot atau nyeri tulang lebih dari 2 minggu tanpa sebab yang jelas.
  • Sakit kepala yang mengganggu ketika tidur, tidak membaik jika tidur, dan bukan disebabkan karena migrain atau bahkan sakit kepala yang disertai dengan muntah.
  • Buang air kecil berdarah yang tidak diketahui penyebabnya meski sudah dilakukan pemeriksaan.
  • Pembesaran kelenjar getah bening yang tidak normal (banyak, besar, dan tidak tahu penyebabnya).

Gejala yang lebih spesifik berkaitan dengan letak kanker dan jenis kankernya. Di bawah ini ada beberapa kanker dan gejala yang sering ditemukan di Indonesia:

1. Leukimia
Leukimia ini merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada anak yakni sekitar 30-40% dari seluruh jenis keganasan pada anak. Leukimia juga merupakan kanker sel darah putih dan memberikan gejala seperti nyeri pada tulang, nyeri sendi, perdarahan, demam, turun berat badan, bercak perdarahan pada kulit. Terapi yang biasa dilakukan oleh penderita leukimia ini adalah kemoterapi.

2. Tumor Otak
Tumor otak merupakan tumor padat pada anak menjelang dewasa terbanyak. Gejalanya tergantung dari bagian otak yang terserang tumor, seperti sakit kepala dan muntah, gangguan penglihatan, perubahan kepribadian, kelumpuhan, gangguan keseimbangan dan koordinasi. Pengobatannya sendiri tergantung dari jenis tumor, tumor bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

3. Retinoblastoma
Atau kanker mata yang angka kejadian di Indonesia cukup tinggi yakni sekitar 11,8%. Gejala dini yang ditimbulkan berupa mata kucing (bundaran hitam yang di tengah berwarna putih), anak seperti juling dan kehilangan penglihatan. Tumor juga bisa tumbuh terus dan membesar menjadi benjolan pada mata. Pengobatannya yakni dengan pengangkatan tumor dan kemoterapi.

4. Osteosarkom
Kanker tulang yang biasa muncul pada masa pertumbuhan. Gejala awalnya berupa bengkak dan patah tulang karena cedera ringan. Bagian tubuh yang sering terserang yakni sekitar lutut, dan tidak jarang diperlukan amputasi. Tumor ini bisa di operasi, kemoterapi dan juga radiasi.

5. Neuroblastoma
Neuroblastoma merupakan kanker pada sel saraf yang biasanya di luar jaringan otak. Angka kejadian tumor ini di Indonesia sekitar 4,4%. Gejala yang muncul seperti benjolan di rongga perut, kebiruan di sekitar mata, benjolan-benjolan di kepala, kelumpuhan yang tiba-tiba. Dan cara pengobatannya dengan pengangkatan sel tumor dan kemoterapi.

6. Nefroblastom (wilms’tumor)
Yang merupakan kanker pada ginjal. angka kejadiannya sekitar 3,6% dari seluruh keganasan pada anak. Gejalanya berupa benjolan pada perut, perut yang semakin membesar. Pengobatannya dengan pengangkatan tumor dan juga kemoterapi.

Kenali Tanda Tanda Awal Penyakit Tumor Padat Pada Anak

Penyakit Tumor Anak | Selain kanker cair yang sering disebut sebagai leukemia atau kanker darah, anak juga bisa mengalami tumor padat. Tumor padat pada anak sendiri bisa dijumpai di hampir semua organ tubuh seorang anak mulai dari kepala sampai ujung kaki. Orang tua biasanya mengetahui atau meraba benjolan tumor saat anak sedang dimandikan.

tumor-padat-pada-anak

Di bawah ini ada beberapa hal yang perlu diwaspadai orang tua jika melihat atau meraba benjolan pada mata, leher, paru, alat kelamin, kaki, perut, tangan dan otak. Ini penjelasannya:

Mata
Orang tua harus waspada jika mata anak terlihat seperti mata kucing, berwarna merah, terjadi gangguan penglihatan, atau bahkan juling. Khusus untuk mata merah, biasanya orang tua hanya akan memberikan obat tetes mata saja, dan memang boleh-boleh saja melakukan hal demikian. Namun, jika dalam waktu 3 hari tidak ada perbaikan, segeran bawa ke dokter, puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya, karena bisa saja itu merupakan gejala awal penyakit kanker mata.

Leher
Orang tua juga harus waspada jika menemukan benjolan pada leher anak dan membesar dalam waktu yang singkat. Karena biasanya anak tidak mengeluh kesakitan jika benjolan tersebut ditekan atau dipegang. Tidak sama seperti benjolan yang muncul karena infeksi, yang biasanya sakit dan panas saat ditekan bahkan saat dipegang.

Paru
Jika seorang anak mengalami sesak nafas, dan setelah dilakukan pemeriksaan terdapat sel kanker di parunya, jangan dulu berpikiran bahwa anak tersebut mengalami kanker paru. Karena tidak ada kanker paru pada anak, keadaan ini biasanya akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tertentu ke paru-paru. Dan salah satu jenis kanker pada anak yang bisa menyebar sampai ke paru ialah kanker tulang.

Alat kelamin
Alat kelamin disini merupakan alat kelamin pria. Jika dilihat dari fisik, testis kanan dan kiri terlihat tidak sama besar, konsistensi testis yang terserang juga biasanya keras, dan tidak terlihat tanda-tanda infeksi. Kanker pada organ testis ini seperti hal nya pari-paru, yang merupakan akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tersebut ke testis. Jenis kanker yang bisa menyebar ke testis ialah leukemia.

Perut
Tentunya banyak organ yang berada dalam perut, seperti ginjal, hati, indung telur, dan lain sebagainya. Semua organ tersebut bisa saja terserang kanker. Jika dilihat dari fisiknya, perut anak akan terlihat membuncit dan jika ditekan akan teraba suatu benjolan. Dan juga hal lainnya yang perlu diperhatikan orang tua yakni jangan terlalu sering menekan perut anak yang semakin lama semakin membesar, karena bisa mempermudah sel kanker dalam menyebar.

Kaki dan tangan
Waspada jika terlihat seperti bengkak pada kaki atau tangan anak. Pembengkakkan ini biasanya bisa disertai dengan demam atau nyeri.

Otak
Benjolan pada otak anak ini memang tidak bisa dilihat bahkan diraba. Tapi meskipun demikian, orang tua harus tetap mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan karena adanya suatu benjolan pada otak. Gejala tersebut seprti pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, juga gangguan keseimbangan.

Karena semakin dini kanker pada anak ditemukan, maka semakin besar juga peluang anak untuk sembuh dari penyakit ini. Semoga Bermanfaat :))