Tag Archive: penyakit tumor

Inilah Khasiat Tomat Untuk Penyakit Tumor Ganas (Kanker)

Obat Tumor GanasBuah tomat ternyata bukan hanya cocok dijadikan bahan masakan saja, tapi juga mempunyai manfaat untuk kesehatan. Tahukah anda, beberapa studi yang termuat dalam Journal of the National Cancer Institute menguatkan pernyataan bahwa tomat mempunyai kandungan zat yang bisa menurunkan resiko penyakit kanker.

Bentuk dan jenis-jenis Tomat

buah tomat untuk kanker

  • Tomat buah – mempunyai daging yang tebal dan biji yang mengandung air.
  • Tomat sayur – tomat yang kerap dipakai dalam masakan. Tomat sayur ini berukuran lebih kecil dibandingkan dengan tomat buah dan berwarna hijau serta oranya kehijauan jika sudah matang.
  • Tomat ceri – Berukuran sebesar kelereng yang bisa digunakan sebagai bahan pelengkap pada salad.

Ketiga jenis tomat tersebut mempunyai kandungan zat yang sama yakni Lycopene namun dengan kadar yang berbeda. Jika dibandingkan dari ketiga jenis tomat tersebut, yang baik dikonsumsi ialah tomat buah atau tomat merah. tomat buah mempunyai kandungan vitamin C dan vitamin A yang lebih tinggi dari kedua jenis tomat lainnya.

Kandungan Lycopene ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dan lebih kuat jika dibandingkan dengan vitamin E dan A. Kandungan lycopene pada tanaman tomat mulanya bermanfaat sebagai penyebab cahaya pada proses fotosintetis. Lycopene merupakan senyawa pigmen makanan yang menghasilkan warna merah atau kuning pada tomat. Beberapa tipe kanker yang bisa meminimalkan dengan mengkonsumsi tomat secara teratur diantaranya kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, kanker prankeas, kanker serviks, dan juga kanker usus, bahkan tidak menutup kemungkinan bisa bermanfaat mencegah jenis kanker lainnya.

Sehubungan dengan penyakit kanker, buah tomat mempunyai beberapa fungsi penting dalam menimalkan resiko kanker. Di bawah ini peran penting yang terdapat dalam lycopene, zat antiradikal dalam buah tomat:

  • Perlindungan terhadap tubuh dari radikal bebas.
  • Menjaga keseimbangan hormon.
  • Melancarkan metabolisme tubuh.
  • Regenerasi sel tubuh yang rusak.
  • Meningkatkan sistem imun.
  • Mencegah perubahan gen.

Manfaat Tomat Untuk Kanker – Uraian tersebut terkait dengan fungsi buah tomat sebagai pencegah sel kanker yang menjalar ke organ-organ penting dalam tubuh kita. Beberapa fakta lain yang ada pada buah tomat seperti :

  1. Tomat yang diolah (direbus atau dihancurkan) akan membuat kandungan lycopene lebih mudah diserap tubuh sehingga berkhasiat lebih cepat dalam menangkal kanker dan penyakit jantung.
  2. Kandungan lain yang ada pada buah tomat seperti asam sitrat dan asam malik yang berkhasiat sebagai vitamin C dan A pada buah tomat.
  3. Tomat yang dihancurkan dalam bentuk jus berkhasiat sebagai tonic yang berfungsi pada penyembuhan suatu penyakit.
  4. Tomat mempunyai khasiat sebagai pereda demam, dan detox atau penawar racun.
  5. Efek mengkonsumsi tomat juga bisa menimbulkan alergi jika seseorang sensitif terhadap tomat. Alergi bisa muncul pada saluran cerna karena kandungan saponin, histamin, dan solanin.

Baca Juga :

Manfaat Luar Biasa Tanaman Keladi Tikus Untuk Kanker

Khasiat Temulawak Dalam Membantu Pengobatan Kanker Hati

Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Tumor Ganas Serviks

Tanaman Lidah Buaya Yang Bisa Mengobati Tumor Ganas

Hubungan Antara Radiasi HP Dengan Tumor Ganas Otak

Penyakit Tumor GanasHandphone merupakan salah satu alat komunikasi yang paling ering digunakan di zaman sekarang ini. Seiring dengan berkembangnya informasi, handphone juga semakin canggih. Namun sayangnya, dibalik kecanggihan dan kemudahan yang dimiliki oleh handphone, ada banyak bahaya yang jarang diketahui oleh pemiliknya. Seperti salah satu bahaya terbesarnya ialah radiasi hp yang bisa menjadi penyebab kanker otak. Simak selengkapnya.

radiasi-hp

Penelitian Mengenai Radiasi Hp

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa radiasi hp yang dihasilkan oleh telepon seluler tersebut bisa menjadi penyebab terjadinya kanker otak. Para ahli juga menetapkan bahwa handphone ini termasuk dalam kategori benda yang memiliki resiko tinggi untuk kesehatan yang disamakan dengan pestisida, knalpot bensin, dan kopi. Hasil penelitian ini sudah diumumkan oleh Badan Internasional untuk penelitian kanker yang berada di bawah WHO setelah melakukan beberapa riset selama satu minggu penuh.

Penelitian tersebut menemukan adanya radiasi elektromagnetik handphone yang bisa memicu kanker otak. Intensitas tinggi pemakaian handphone mengakibatkan peningkatan resiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas. Masih ingin meneliti lebih lanjut, anggota panel kurt straif mengatakan bahwa paparan tertinggi radiasi ialah ketika handphone digunakan untuk menelepon. Sedangkan apabila menggunakan pesan singkat atau SMS aau dengan menggunakan perangkan handa-free atau headset akan memperkecil paparan radiasi yang ditimbulkan.

Resiko Akibat Radiasi Hp

bahaya

Bahaya Radiasi HP | Selain bisa memicu terjadinya kanker otak, ternyata radiasi handphone juga memiliki dampak buruk terhadap beberapa keadaan seperti:

Kesehatan Reproduksi Pria

Clevelanda Clinic Amerika Serikat menyatakan bahwa produksi sperma pria dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian handphone. Semakin sering pria menggunakan handphone, maka akan semakin besar juga kemungkinan produksi sperma yang mengalami gangguan. Kesimpulan ini didapat dari penelitian yang melibatkan sampel sejumlah 361 pria dalam waktu setahun.

Menurut Dr. Ashol Agarwal, menurunnya produksi sperma secara otomatis mempengaruhi tingkat kesuburan pada pria dalam menghasilkan keturunan. Dan bagi pria yang menggunakan handphone dalam waktu 4 jam bahkan lebih setiap harinya, akan mengalami produkis sperma yang sangat rendah. Jumlah sperma ini mengalami penurunan yang disebabkan oleh gelombang elektromagnetis handphone.

Ibu Hamil

Penelitian dari Yale Unuversity yang sedang memperlajari bahwa efek radiasi yang dihasilkan oleh perangkat genggam. Hal ini dibuktikan dengan melakukan percobaan pada tikus yang hamil. Setelah melakukan beberapa penelitian, kesimpulan yang dihasilkan sementara ialah paparan sinar radiasi pada handphone dalam jangka waktu tertentu ternyata bisa menyebabkan bayi mengalami hal negatif pada otak, dan beresiko terkena ADHD. ADHD sendiri merupakan gangguan pada oerkembangan yang menyebabkan aktifitas anak menjadi tidak lazim bahkan cenderung berlebihan dalam hal peningkatan aktifitas motorik anak-anak.

Anak-anak

Laporan dari Internasional Electromagnetic Field Collaborative pernah melakukan penelitian yang hasilnya bisa kemungkinan muncul gejala kanker karena stimulasi penggunaan ponsel, khususnya untuk anak-anak. Meskipun demikian, seperti yang biasa terjadi pada penelitian yang sejenis ini, belum ada bukti yang betul-betul pasti mengenai kesimpulan yang dibuat oleh para dokter tersebut.

Nah, agar bisa terhindar dari efek buruk radiasi handphone, maka disarankan untuk:

  • Menyimpan atau menjauhkan handphone di tempat yang aman dan tidak bersentuhan secara langsung dengan tubuh.
  • Hindari aktifitas dengan handphone ketika sinyal buruk yang umumnya memiliki gelombang elektromagnetik yang justru jauh lebih tinggi.
  • Memakai handa-free atau headset saat berbicara. jika tidak ada, bicaralah dengan menggunakan sisi telinga secara bergantian.
  • Jauhkan handphone ketika menunggu panggilan, dan dekatkan di telinga hanya jika ada suara.

Baca Juga :

Pengobatan Herbal Penyakit Tumor Batang Otak

Pengobatan Tumor Otak Secara Herbal

Sering Sakit Kepala Sebelah? Waspada Gejala Tumor Otak

Penyakit Tumor Otak Dan Ciri Cirinya

Khasiat Temulawak Dalam Membantu Pengobatan Kanker Hati

Penyakit TumorTumor ganas Hati (Kanker hati) merupakan salah satu penyakit yang menyerang organ vital tubuh yakni hati. Sebagai organ tubuh manusia, hati mempunyai fungsi yang cukup kompleks yakni menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari zat yang berbahaya, membantu proses pencernaan agar tubuh bisa melakukan penyerapan sari-sari makanan secara optimal, memecah lemak dengan menggunakan enzim-enzim yang dihasilkan oleh hati menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga tidak akan membahayakan tubuh, dan masih banyak lagi fungsi-fungsi hati yang lainnya. Dengan fungsinya yang cukup kompleks. tentu tidak menutup kemungkinan organ hati untuk terserang penyakit seperti tumor, kanker, liver, dan hepatitis (A, B, C) terutama dengan gaya hidup modern seperti saat ini.

penyakit-hati-kronis-obatherbal

Di era kehidupan modern seperti sekarang ini semua dituntut untuk berjalan dengan cepat sehingga seringkali banyak orang yang melupakan perilaku hidup sehat untuk dirinya sendiri. Kurangnya menjaga kebersihan makanan, banyak mengkonsumsi makanan instan yang mengandung bahan pengawet membuat organ dalam tubuh bekerja ekstra untuk mencerna makanan. Jika kita mengibaratkan organ tubuh sebagai mesin, maka semakin banyak kita mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna akan lebih cepat memasuki masa kerusakan. Berbeda dengan apabila kita mengkonsumsi makanan yang bergizi dan terjamin kebersihannya, maka organ tubuh akan bekerja secara normal dan akan memperoleh gizi penunjang untuk perawatan organ itu sendiri.

Baca Juga : Memperdalam Tentang Penyakit Tumor Hati Pada Anak

Gejala kerusakan hati

Bukti banyaknya kerusakan dini yang terjadi pada organ hati ialah banyaknya orang yang masih berusia 25-30 tahun terkena hepatitis. Dan yang menjadi penyebab umumnya ialah karena mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung pengawet, merokok, banyak mengkonsumsi makanan yang banyak bergadang. Berdasarkan data dari kementrian kesehatan, dari 100 orang, 10 diantaranya terserang hepatitis. Hal ini menunjukkan tingginya potensi penyakit hepatitis untuk menjadi penyebab kanker hati.

Tubuh manusia mempunyai teknologi canggih layaknya mesin. Sebelum menunjukkan kerusakan yang parah, tentu saja akan mengirimkan sinyal-sinyal tertentu, begitu juga dengan tubuh yang terserang dengan penyakit kanker hati perlu diwaspadai jika terdapat tanda-tanda seperti :

  • Badan terasa mulai mudah lelah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Selera makan yang mulai menurun, terasa mual dan muntah-muntah
  • Badan mulai menguning, terutama pada bagian mata dan kuku

temulawakApabila tanda-tanda tersebut mulai muncul, segera ubah pola hidup anda mulai dari pola makan, aktivitas sehari-hari, dan mulai juga untuk mengkonsumsi makanan pencegah kanker, mengkonsumsi obat herbal kanker, atau tamanan obat kanker seperti salah satunya dengan Temulawak. Mengapa temulawak? karena temulawak merupakan tanaman obat yang mempunyai kandungan yang bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker hati. Kandungan yang terdapat pada temulawak:

1. Minyak atsiri
Pada temulawak terdapat sekitar 3% minyak atsiri yang bermanfaat untuk membantu sel-sel hati yang mengalami kerusakan melakukan regenerasi. Kerusakan sel-sel hati ini biasanya disebabkan oleh racun yang berhasil menembus masuk ke dalam tubuh. Selain itu, minyak atsiri juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi getah empedu.

Minyak atsiri ini mempunyai beberapa komponen yang kaya akan fungsi. Beberapa komponen tersebut diantaranya seskuiterpen, a-curcumene, siskloisoprenmycrene, zingiberence, dan xanthorrizol. Zat-zat tersebut membantu hati dalam bekerja secara optimal. Selain bisa menjadi penawar racun kandungan zat dalam minyak atsiri yakni xanthorrizol merupakan zat anti-kanker, sehingga bisa difungsikan untuk mengobati penyakit kanker, terutama kanker hati dan kanker payudara secara efektif.

2. Kurkuminoid
Kurkuminoid mengandung senyawa kurkumin dan desmetoksikurkumin yang mempunyai banyak manfaat. Mulai dari menetralkan racun, menghilangkan peradangan sendi, meningkatkan sekresi empedu, dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, kurkuminoid juga berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Dan juga berfungsi untuk mengurangi perasaan mual karena pengobatan.

Pengobatan Kanker Hati

Pengobatan kanker hati dengan menggunakan temulawak sangat direkomendasikan karena banyak hasil penelitian yang sudah membuktikan bahwa pengobatan herbal dengan temulawak tidak memberikan efek samping. Selain itu, pengolahan ramuan temulawak dinilai cukup mudah. Anda cukup menyediakan temulawak secukupnya (sekitar 1-2 rimpang) kemudian cuci sampai bersih dan dipisahkan dari kulitnya, lalu parut sampai halus, jika ingin menambahkan campuran dengan tanaman herbal lainnya anda bisa menambahkan daun meniran, parutan lengkuas, parutan jahe, asam, dan tanaman obat lainnya yang bisa mendukung fungsi dari temulawak tersebut. Setelah itu campuran ramuan siap direbus dalam 300cc air sampai mendidih. Lalu bisa diminum secara rutin 1x sehari.

Penderita kanker hati yang rutin mengkonsumsi ramuan diatas akan merasakan beberapa perubahan seperti:

  1. Sel-sel kanker dalam tubuh mulai mati, sehingga bisa menurunkan stadium kanker hati yang dialami oleh penderita.
  2. Mengurangi efek yang ditimbulkan dari obat-obatan medis dan kemoterapi.
  3. Meningkatkan nafsu makan.
  4. Mengurangi peradangan kelenjar dan rasa nyeri dibagian yang terkena kanker.
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh secara berkala.

Demikianlah manfaat dari temulawak sebagai pengobatan penyakit kanker hati. Apabila anda pernah mempunyai riwayat penyakit hepatitis B, tidak ada salahnya jika anda melakukan pencegahan dengan mengkonsumsi temulawak secara teratur. Hal ini dikarenakan penderita hepatitis mempunyai kemungkinan yang cukup besar terserang kanker hati.

Memperdalam Tentang Penyakit Tumor Hati Pada Anak

Penyakit Tumor Anak Tumor hati pada anak bisa bersifat jinak dan ganas, dan bisa primer atau merupakan metastase dari organ lain. Tumor hati primer ini jarang terjadi pada anak, ada kurang lebih 3% dari seluruh tumor pada anak. Dan kira-kira 50-60% dari tumor hati pada anak merupakan keganasan, lebih dari 65% diantaranya ialah hepatoblastoma. Tumor ganas lainnya yang juga sering di dapatkan pada anak ialah karsinoma hepatoseluler.

tumor-hati-anakPenyebab tumor hati ini masih dikatakan belum jelas. Tumor yang ditemukan sejak lahir yang pada umumnya bersifat jinak diantaranya hamartoma, hemangioma, dan hemangioendotelioma. Ada dua jenis tumor ganas yang sering didapatkan pada anak diantaranya hepatoblastoma dan karsinoma hepatoseluler. Hepatoblastoma banyak ditemukan di bawah usia 3 tahun dan dikaitkan dengan kelainan genetik yakni hilangnya heterosigositas pada kromosom 11p15 yang berakibat pada gangguan gen supresi tumor. Hepatoblastoma juga biasa berhubungan dengan adanya sindroma Beckwith-Weidemann, gigantism, macroglossia, microcephaly, dan viceromegaly. Karsinoma hepatoseluler pada anak bisa ditemukan sejak lahir sampai usia 19 tahun, biasanya berkaitan dengan infeksi hepatitis B ataupun C, tirosinemia herediter tipe kronis, penyakit glycogen storage, defisiensi a1, antitripsin, dan sirosis bilier.

Gejala Klinis Tumor Hati Pada Anak

Gejala Tumor Hati Pada Anak sangat bervariasi dan berbeda-beda pada setiap penderita karena bergantung pada ukuran dan jenis tumor, kadang juga gejala diakibatkan metastase tumor. Beberapa gejala yang sering ditemukan diantaranya:

  • Masa abdomen yang besar, atau pembesaran perut
  • Nyeri perut kanan
  • Nafsu makan menurun, penurunan berat badan
  • Muntah
  • Ikterus
  • Panas
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Anemia
  • Nyeri punggung akibat penekanan tumor

Diagnosis Tumor hati

Selain anamnesis dan pemeriksaan fisik yang lengkap, beberapa pemeriksaan penunjang juga diperlukan dalam menegakkan diagnosis tumor hati pada anak dan metastasenya meliputi:
Laboratorium : darah lengkap, kimia darah, tes fungsi hati dan ginjal, serologi hepatitis B dan C, a-fetoprotein/AFP (juga untuk monitoring terapi)
– Biopsi hati untuk pemeriksaan histopatologi
– Radiologi : Foto plus dada, USG/USG Doppler, CT-scan/MRI
Selain menentukan diagnosis tumor hati, perlu diperhatikan juga penentuan stadium dari tumor tersebut terutama pada tipe ganas. Penentuan stadium sangat berguna dalam pengobatan dan mengetahui prognosisnya. Ada beberapa metode penentuan stadium tumor hati pada anak, salah satunya seperti berikut:

Stadium I : Tumor bisa diangkat lengkap dengan pembedahan
Stadium II : Tumor bisa diangkat dengan pembedahan tapi masih meninggalkan sedikit sisa
Stadium III : Tumor tidak bisa diangkat secara lengkap dengan pembedahan dan didapatkan penyebaran pada kelenjar getah bening disekitarnya
Stadium IV : Tumor sudah menyebar ke organ tubuh lain
Kambuhan : Tumor muncul lagi setelah pengobatan baik dihati ataupun organ lain.

Diagnosis Banding

  • Abses hati
  • Neuroblastoma
  • Tumor wilms
  • Kolestasis/sirosis hati

Penatalaksanaan Tumor Hati

Penatalaksanaan tumor hati pada anak tergantung dari jenis dan stadium tumor, usia, dan kondisi fisik penderita. Pada tumor jinak biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tanpa disertai pengobatan yang lainnya. Pada tumor ganas diperlukan kerjasama dengan dokter bedah anak dan ahli onkologi anak. Pengobatan biasanya merupakan kombinasi antara:

  • Pembedahan
  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Transplantasi hati

Pengobatan berdasarkan jenis dan stadium tumor

  • Hepatoblastoma stadium I dan II : Pengangkatan tumor dan diikuti dengan kemoterapi 4 seri menggunakan cisplatin, vincristine dan fluorouracil.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium I dan II : Pengangkatan tumor diikuti kemoterapi cisplatin dan atau doxorubicin.
  • Hepatoblastoma stadium III dan IV : Beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan :
  1. Kemoterapi untuk mengurangi ukuran tumor dilanjutkan pengangkatan sebanyak mungkin tumor dan ditutup kemoterapi lagi.
  2. Pembedahan metastase tumor di paru.
  3. Kemoterapi.
  4. Radioterapi diikuti pembedahan.
  5. Penyuntikan obat kemoterapi langsung ke pembuluh darah hati.
  6. Kemoterapi dan kemoembolisasi
  7. Transplantasi hati.
  • Karsinoma hepatoseluler stadium III dan IV : pengurangan ukuran tumor dengan menggunakan kemoterapi cisplatin dengan vincristine/fluorouracil atau doxorubicin dilanjutkan dengan pengangkatan tumor sebanyak mungkin.
  • Kambuhan : Dilakukan pengobatan ulang berdasarkan pengobatan selanjutnya.

Selain pengobatan terhadap tumornya perlu juga dilakukan pengobatan suportif dengan mencegah dan mengobati infeksi, efek samping pengobatan dan komplikasinya, serta memberikan rasa nyaman pada penderita selama pengobatan. Perlu dilakukan pengamatan secara berkala untuk memonitor respon terhadap pengobatan dan mewaspadai efek samping jangka panjang dari pengobatan.

Prognosis
Anak dengan tumor hati jinak biasanya tidak akan mendapatkan masalah di kemudian hari setelah tumor diangkat. Prognosis tumor hati ganas bervariasi pada masing-masing penderita. Diagnosis yang cepat dan tepat serta terapi yang progesit penting untuk mendapatkan prognosis yang terbaik untuk penderitanya. Masih perlu dikembangkan metode pengobatan baru yang bisa meningkatkan keberhasilan terapi dan menekan efek samping sekecil mungkin. Semoga bermanfaat:)

Pengertian Dari Penyakit Stadium Akhir Kanker Serviks

Kanker Serviks – Kanker serviks yang menyerang Julia Perez kabarnya sudah mencapai stadium 4. Bagaimana sebenarnya kanker serviks stadium 4? Apa dampaknya bagi tubuh si penderitanya?. Nah untuk memahami arti masing-masing stadium kanker, terutama kanker serviks. Simak selengkapnya yang kami kutip dari berbagai sumber.

kanker-serviks-akhir

Apa itu Stadium Akhir

Stadium digunakan untuk mendeskripsikan penyebaran tumor pada jenis kanker seperti misalnya di mana letak kanker, lokasi penyebarannya, dan apakah telah mempengaruhi bagian lain dari tubuh.

Informasi mengenai stadium kanker sangat penting, karena hal ini bisa membantu dokter untuk memilih pengobatan yang tepat untuk kesembuhan pasien. Selain itu, informasi stadium kanker juga membantu penderita kanker serviks benar-benar memahami kondisinya.

Ada beberapa sistem yang digunakan untuk menentukan stadium kanker, namun pada umumnya tim medis menggunakan sistem stadium berdasarkan nomor dan TNM.

kanker-serviks-4Sistem Stadium TNM

Salah satu cara yang digunakan dokter untuk mendeskripsikan stadium kanker ialah dengan sistem TNM. Dokter menggunakan hasil dari tes diagnosis dan scan untuk menjawab pertanyaan berikut:

Tumor (T) : Berapa besar tumor utama? Dan dimana letaknya?
Node (N) atau kelenjar : Apakah tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening? Jika sudah, seberapa banyak?
Metastasis (M) : Apakah kanker sudah bermetastasis (menyebar) ke bagian tubuh lain? jika sudah, kemana saja dan berapa banyak?

Hasilnya kemudian dikombinasikan untuk memastikan stadium akhir kanker masing-masing penderita. Untuk kanker serviks, ada 5 stadium yakni dari stadium 0 sampai stadium I – IV. Stadium ini digunakan untuk mendeskripsikan kanker dan sebarannya sehingga dokter bisa merencanakan pengobatan terbaik.

Baca Juga : Tanaman Herbal Pengobatan Tumor Ganas Serviks (Kanker Serviks)

Pengelompokkan Stadium

Stadium 0 : tumor yang ditemukan disebut carcinoma in situ. Artinya kanker ditemukan hanya pada lapisan pertama bagian luar serviks, bukan di jaringan dalam. Cacinoma in situ tidak dianggap sebagai kanker ganas.
Stadium I : Kanker sudah menyebar dari bagian luar serviks ke jaringan yang lebih dalam tapi masih di luar uterus. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian lain tubuh.
Stadium II : Kanker sudah menyebar melewati serviks dan area sekitarnya, seperti ke vagina atau jaringan lain dekat dengan serviks, tapi masih di dalam area panggul. Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lain.
Stadium IIIa : Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina tapi belum ke bagian lain tubuh.
Stadium IIIb : Kanker sudah menyebar ke dinding panggul dan kelenjar getah bening tapi belum ke bagian tubuh lain atau kelenjar getah bening.
Stadium IVa : Kanker sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum, dan juga sudah atau belum menyebar ke kelenjar getah bening, tapi belum menyebar ke bagian tubuh lain.
Stadium IVb : Kanker stadium ini sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Mengenal Kista Ganglion Benjolan Pada Pergelangan Tangan

Penyakit Benjolan – Pergelangan tangan mengalami pembenjolan atau yang biasa disebut dengan kista ganglion yang merupakan salah satu masalah yang disebabkan oleh tumor yang sifatnya jinak. Seperti yang terlihat pada penderita keluarnya benjolan seperti bola karena kista ganglion merupakan material seperti agar-agar yang lengket dan transparan. Kepadatan dari ganglion ini bervariasi dari mulai lunak seperti sponge sampai pada keras seperti bola karet. Kista ganglion ini bisa berbentuk tunggal atau merupakan kumpulan dari kista-kista kecil yang bersatu pada akarnya.

kista-ganglion

Fakta tentang kista ganglion

  • 50% dari tumor jaringan lunak di tangan dan lengan merupakan kista ganglion
  • Lebih sering terjadi pada wanita
  • 70% kasus terjadi pada seseorang usia 20-40 tahun, dan jarang terjadi pada anak di bawah usia 10 tahun
  • Lokasi tumbuh ganglion paling sering pada punggung tangan (60-70%), kemudian pada pergelangan tangan dan telapak tangan. Tumor kista ini biasanya jarang kita temui pada bagian jari, lutut, pergelangan kaki, dan kaki.

Sebenarnya penyebab tumor kista ganglion ini belum diketahui secara pasti. Tapi kebanyakan para ilmuan memprediksikan kemungkinan besar kista ganglion ini disebabkan oleh trauma minor yang tidak disadari yang terjadi pada sendi. Selain itu faktor karsinogenik, juga ditengarai berperan dalam mendukung terjadinya ganglion.

Gejala Ganglion

  1. Terdapat benjolan yang muncul secara tiba-tiba atau secara perlahan pada daerah sendi.
  2. Ukuran ganglion rata-rata 1-3 cm.
  3. Ganglion bisa mengecil dan hilang, tapi ketika hilang, suatu saat nanti akan muncul kembali.
  4. Berkonsistensi lunak dan tidak bisa bergerak bebas.
  5. 38% ganglion tanpa rasa nyeri, tapi sebagian besar justru terasa nyeri yang biasanya nonstop, dan akan bertambah nyeri jika sendi digerakkan. Harus dibedakan dengan nyeri sendi karena radang.
  6. Jika tumbuhnya mengenai tendon, maka akan merasakan lemas pada jari yang tendonnya ditumbuhi ganglion.

Waktu untuk pertolongan medis

  • Meskipun ganglion tidak berbahaya dan tidak berpotensi menjadi ganas, tapi ganglion ini bisa menjadi sangat mengganggu. Maka jika ada benjolan disekitar sendi sebaiknya segera periksakan ke dokter.
  • Jika nyeri yang dirasakan pada tonjolan ganglion sampai menghambat pergerakan sendi.
  • Jika bertambah besar dan menimbulkan kesan tidak baik secara kosmetik

.Diagnosis ganglion
Biasanya dokter bisa menegakkan diagnosis ganglion tanpa harus melakukan pemeriksaan tambahan. Tapi jika diperlukan, dokter juga bisa meminta untuk melakukan pemeriksaan USG pada tonjolan yang dicurigai. Dengan usg, bisa dipastikan ada tidaknya pembuluh darah yang juga terkena oleh tumbuhnya ganglion. Kemudian jika dicurigai oleh trauma, maka untuk melihat fungsi dan keutuhan sendi, bisa juga dilakukan pemeriksaan MRI.

Penanganan penyakit ganglion
Dokter bisa menyedot isi dari ganglion dengan menggunakan jarum suntik. Hal ini bisa dilakukan jika konsistensi ganglion tidak terlalu padat. Setelah disedot akan dimasukkan steroid untuk mencegah inflamasi, dan kemudian sendi akan difiksasi tidak boleh digerakkan untuk 5-7 hari. 74% kasus yang dilakukan dengan metode ini berhasil tanpa ada kejadian tumbuh kembali, sementara 26% nya muncul kembali ganglion baru. Maka jika tumbuh kembali bisa dilakukan lagi metode tersebut.
– Metode yang lebih sering dilakukan ialah operasi. Metode ini dipilih terutama untuk ganglion yang menyebabkan nyeri, menyebabkan kebas, atau mengganggu pergerakan sendi. Dengan menggunakan metode operasi, seluruh bagian dari ganglion termasuk kapsul (bungkusnya) bisa diangkat juga.

Ada dua metode untuk operasi ganglion ini :
1. Arthroscopy, operasi dengan metode minimal invasive dengan sayatan kecil dan menggunakan kamera mini.
2. Operasi klasik, Operasi dengan metode klasik, dengan bius lokal, menggunakan sayatan yang lebih besar.
Dan setelah operasi, sendi difiksasi dan tidak boleh digerakkan sampai 10 hari, Metode operasi, kemungkinan ganglion untuk tumbuh lagi lebih kecil dibandingkan dengan metode penyedotan.

Pencegahan penyakit ganglion

  • Karena penyebabnya belum diketahui secara pasti, maka tidak ada cara yang pasti pula untuk mencegah ganglion. Tapi dicurigai didahului oleh trauma pada sendi, dan yang paling sering terjadi pada pergelangan tangan, maka menjaga agar sendi pergelangan tangan selalu aman dan tidak mendapat beban kerja lebih dari kemampuannya, mungkin merupakan cara pencegahan paling bijaksana.
  • Hidup sehat dengan menjauhkan diri dari karsinogenik.
  • Ganglion jika sudah disedot atau diangkat tetap mempunyai kecenderungan untuk tumbuh kembali. Cara mencegahnya yakni dengan menjaga sendi yang pernah ditumbuhi ganglion agar tidak terlalu diberi beban yang berat.

Kanker Tulang Di Kaki Dan Tahap Pengobatannya

Gejala tumor tulang kaki – Gejala kanker tulang biasanya muncul ketika kanker sudah ada pada tahapan lanjut. Dan akan lebih parah lagi ketika gejala kanker tulang yang bisa timbul umumnya seperti gejala penyakit ringan biasa. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kanker tulang pada kaki, kita akan mengenal terlebih dahulu mengenai apa itu kanker dan bagaimana pula dengan kanker tulang.

Kanker merupakan istilah umum yang mencakup sekelompok penyakit dimana sel-sel abnormal membelah tanpa sebab dan tidak terkontrol yang bisa menyerang dan merugikan jaringan lain. Ada berbagai jenis kanker yang bisa terjadi dan sebagian dari jenis kanker itu diberi nama sesuai dengan daerah yang mereka pengaruhi. Dan khusus untuk kanker tulang ini diistilahkan dengan sarkoma.

Kanker yang dimulai pada tulang dikenal sebagai kanker tulang primer, sementara untuk kanker yang menyebar ke tulang tapi itu berasal dari tempat lain diistilahkan dengan kanker tulang sekunder. Pada dunia kedokteran, jenis kanker tulang yang sering menyerang tulang manusia ialah Osteosarcoma, Chondrosarcoma, dan Sarcoma ewing.

kanker-tulang-kakiOsteosarcoma ini mempengaruhi jaringan osteoid, bagian yang rumot dari tulang dan umumnya sering ditemukan pada tulang lengan atas dan lutut. Chondrosarcoma merupakan kanker yang dimulai dalam jaringan tulang rawan yang melapisi ujung tulang dan bantalan sendi. Chondrosarcoma ini paling sering terlihat mempengaruhi panggul, tungkai atas dan bahu. Sedangkan Ewing yang pada umumnya mempengaruhi tulang juga bisa menginfeksi jaringan saraf di sekitarnya, seperti di kaki, lengan atau panggul. Dari ketiga jenis kanker tulang tersebut, Sarcoma ewing dan Osteosarcoma paling sering terlihat antara 10-25 tahun, sementara Chondrosarcoma paling sering terlihat pada pasien yang lebih tua.

Baca Juga : Kenali Gejala Awal Penyakit Tumor Ganas Tulang (Kanker)

Pengobatan kanker Tulang ini diawali dengan diagnosa dokter sepertu X-ray, CT Scan dan MRI. Jika hasil tes ini ditemukan tumor, langkah berikutnya kemungkinan melakukan biopsi untuk mengetahui apakah tumor jinak atau ganas. Pengobatan juga bisa ditempuh melalui tindak pendekatan diantaranya bedah, kemoterapi, dan radiasi.

Bedah berfokus untuk menghilangkan tumor. Setelah operasi, mungkin ada tes berkala untuk memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tertinggal. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk menangkap pertumbuhan atau membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi menggunakan sinar-X energi tinggi diarahkan pada situs kanker untuk membunuh sel kanker. Tapi, ketiga metode ini bisa memberikan efek samping.

Efek samping dari prosedur bedah mungkin tidak sepenuhnya bisa menghilangkan tumor, kemoterapi menggunakan obat-obatan yang keras dan kuat bisa mempengaruhi proses tubuh yang normal, dan radiasi bisa menyebabkan kelelahan, kehilangan nafsu makan dan mempengaruhi jaringan di sekitarnya.

Meskipun gejala kanker tulang di kaki tidak selalu mudah untuk diidentikasi, penting bagi anda untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan. Semoga Bermanfaat:))