Tag Archive: penyakit tumor

Kenali Gejala Awal Penyakit Tumor Ganas Tulang (Kanker)

Penyakit Tumor Tulang – Tumor ganas tulang atau kanker tulang memang tidak seheboh kanker payudara atau beberapa jenis kanker lainnya. Tapi penderita kanker tulang ini juga tidak sedikit jumlahnya. Dan akan lebih berbahaya dari kanker tulang ini ialah gejalanya yang sering tidak diketahui atau tidak disadari sehingga sering terlambat dalam penanganannya.

kanker-tulang

Alasan mengapa penderita kanker tidak tahu tentang kanker tulang, karena minimnya pengetahuan mengenai pasa saja gejala kanker tulang dan bagaimana cara untuk membedakan antara gejala kanker tulang dengan gejala medis yang lainnya. Memang gejala kanker tulang ini pada umumnya sangat mirip dengan gejala penyakit biasa, khususnya rasa nyeri timbul dari gejala dini kanker tulang. Untuk itu, pada kali ini Ahli Pengobatan Tumor akan memberikan informasi mengenai gejala dini kanker tulang diantaranya:

Nyeri pada tulang
Nyeri kronis merupakan gejala umum dari kanker tulang. Tapi rasa nyeri yang muncul ini berlangsung terus menerus. Rasa nyeri ini sebagai akibat dari tumor yang menekan saraf atau organ disekitarnya.

Peradangan
Hasil dari kanker tulang primer ketika tumor berakar dalam tulang. Pertumbuhan tumor menyebabkan inflamasi yang mengakibatkan pembengkakkan dan nyeri pada daerah yang terkena kanker.

Patah tulang
Kerusakan tulang akibat pertumbuhan kanker bisa menyebabkan patah tulang hanya dengan alasan trauma kecil atau mendapat tekanan kecil saja. Seperti contoh, penderita bisa mengalami patah tulang hanya dalam kondisi berdiri atau menempatkan tekanan pada tulang yang terserang.

Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan juga tidak diketahui apa yang menjadi penyebabnya yang bukan dari hasi stress, diet, atau olahraga bisa menjadi tanda awal kanker. Kadang juga penurunan berat badan yang disertai dengan berkurangnya nafsu makan dan sembelit.

Kelelahan
Kelelahan fisik, mental, dan emosional yang tanpa alasan bisa menjadi indikasi bahwa kemungkinan hal ini karena adanya pertumbuhan sel kanker. Jadi jika seseorang mengalami masalah kelelahan yang terjadi secara terus menerus tanpa alasan, maka segera kunjungi dokter.

Anemia
Anemia sering kali menjadi sinyak dari kondisi kesehatan yang mendasarinya. Termasuk juga pengaruh dari kanker tulang. Hal ini bisa terjadi ketika tubuh kelebihan dalam menghasilkan sel darah putih untuk melawan penyakit, sehingga bisa mengurangi produksi sel darah merah yang sehat.

Kehilangan nafsu makan
Saat kanker tumbuh dan menyebar, tubuh akan menjadi lelah yang nantinya bisa mengakibatkan penurunan energi, aktivitas dan juga nafsu makan.

Kesulitan tidur
Gejala yang umum lainnya adalah kesulitan tidur, hal ini karena terjadi rasa nyeri yang semakin bertambah parah saat penderita sedang berbaring dimana massa kanker atau pembengkakkan akan menekan sendi dan organ sekitarnya.

Sering mengalami infeksi
Pertumbuhan kanker akan memicu tubuh untuk meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan sel kanker. Dengan demikian, tubuh akan rentan terhadap demam, otot kaku, flu dan penyakit yang berkaitan dengan penurunan sistem imun tubuh.

Jadi dengan melihat beberapa gejala kanker di atas akan sangat sulit membedakan antara gejala kanker tulang ataukah gejala medis biasa. Tapi yang harus menjadi perhatian yang serius ketika gejala di atas sering dialami, terlebih jika semakin hari semakin memburuk. Semoga Bermanfaat:))

Kenali Penyebab dan Ciri-Ciri Penyakit Kanker Tulang

kanker-tulang2Obat Herbal Tumor | Jika dibandingkan dengan penderita jenis kanker yang lain, persentase penderita penyakit tumor kanker tulang terbilang sedikit karena hanya sekitar 0,2% dari keseluruhan penderita penyakit kanker. Berdasarkan penelitian, setiap tahunnya hanya sekitar 2890 orang diseluruh dunia yang didiagnosa mengidap kanker tulang, dan dari jumlah tersebut sekitar 1410 orang yang meninggal karena penyakit ini.

Meskipun jarang ditemui, jenis tumor ganas yang banyak menyerang usia 10-20 tahun ini tergolong jenis kanker yang aktif dan agresif. Karena pada saat menyerang, akar-akarnya bisa menggerogoti tulang sampai membutuhkan tindakan amputasi, karena jika tidak, akan beresiko pada keselamatan jiwa penderita.

Jenis-jenis kanker tulang

Penyakit Kanker Tulang – Berdasarkan penyebabnya, tumor ganas tulang ini terbagi menjadi dua jenis yakni kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder. Kanker tulang primer ini terjadi karena sel-sel kanker yang bersumber dari tulang itu sendiri. Sedangkan kanker tulang sekunder sumber dari sel-sel kanker berasal dari organ-organ tubuh lain yang terserang kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru, atau jenis kanker yang lainnya yang bermetastatis atau menyebar sampai akar-akarnya menyerang tulang. Kanker tulang ini terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

1. Osteosarcoma
Kanker tulang yang kerap menyerang lengan bagian atas dan lutut ini, sel-sel kankernya berasal dari jaringan osteoid yang terdapat pada tulang.

2. Chondrosarcoma
Kanker tulang yang kerap menyerang bagian panggul, bahu, serta kaki bagian atas. Sel-sel kanker bersumber dari jaringan tulang rawan.

3. Ewing Sarkoma
Kanker tulang ini sel-selnya bersumber dari jaringan syaraf primitif pada jaringan lunak (jaringan fibrosa, otot, pembuluh darah, lemak, serta jaringan pendukung lainnya) dan juga tulang. Bagian tubuh yang diserang pada umumnya tulang lengan dan kaki, serta tulang panggul dan tulang punggung.

Penyebab Penyakit Kanker Tulang

Munculnya kanker tulang biasanya ditandai dengan gejala awal berupa deformasi patologis tulang, rasa sakit yang terus menerus pada bagian punggung, terjadinya patah tulang pada satu atau beberapa bagian tubuh tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya, serta terjadinya distal mati rasa pada bagian tubuh yang disebabkan penekanan pembuluh darah pada syaraf yang dilakukan oleh tumor.

Gejala kanker tulang

Gejala awal lainnya berupa benjolan yang muncul pada permukaan tulang, terjadinya peradangan, rasa lelah yang berlebihan, turunnya berat badan, turunnya kemampuan beraktivitas, serta bengkak dan rasa sakit yang terus menerus pada bagian persendian tulang. Awalnya dari gejala awal itulah kanker tulang terus berkembang melalui beberapa fase atau tahapan dengan ciri-ciri seperti berikut:

1. Rasa sakit/nyeri berkepanjangan pada tulang
Ciri kanker tulang yang paling mudah terdeteksi adalah rasa sakit yang berkepanjangan pada tulang belakang, paling utama pada bagian punggung dan leher disertai dengan gejala nyeri dan ngilu. Rasa sakit tersebut tidak hanya berhenti pada bagian tulang belakang saja, tapi lambat laun menyebar ke bagian-bagian tubuh yang lain. Penyebaran tersebut dipengaruhi oleh tempat pertumbuhan abnormal. Jika sel-sel kanker hanya menyebabkan iritasi dan peradangan kecil, maka rasa sakit pada umumnya hanya timbul di bagian belakang tubuh. Tapi jika syaraf ditekan oleh sel-sel kanker, maka rasa sakit akan menyebar ke bagian-bagian yang menjadi tempat penyebaran sel kanker tersebut.

2. Turunnya kemampuan untuk beraktivitas
Ciri kanker tulang yang selanjutnya adalah akan mempengaruhi aktivitas anda. Sel kanker yang menekan syaraf dengan sangat kuat, bisa membuat kemampuan seseorang dalam beraktivitas menjadi menurun. Hal tersebut disebabkan karena terjadinya peradangan besar, kemampuan otak dalam berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain tidak lagi bisa berjalan dengan maksimal, sehingga kaki akan terasa sulit untuk berjalan, tangan akan terasa kaku jika berpegangan atau meraih sesuatu, dan juga gejala-gejala lainnya.

3. Kepekaan menurun
Sensasi sentuhan juga semakin melemah disebabkan karena peradangan, tekanan dan pengaruh kanker tulang belakang, karena syaraf pusat berada pada bagian sumsum tulang belakang. Karena menurunnya kepekaan inilah maka penderita kanker tulang mulai sulit untuk bisa merasakan suhu yang panas atau dingin ketika menyentuh sesuatu, sama halnya dengan menurunnya kemampuan otak ketika berkomunikasi dengan anggota tubuh yang lain.

4. Inkontinensia
Gejala inkontinensia ini hampir sama dengan menurunnya beraktivitas, hanya saja gejala ini berakibat pada hilangnya kemampuan seseorang dalam mengontrol kinerja dari usus serta kandung kemih yang disebabkan karena impuls syaraf yang terganggu.

5. Kelumpuhan
Pada stadium tertentu, seseorang yang terserang kanker tulang bisa mengalami kelumpuhan. Baik itu pada salah satu, beberapa, atau bahkan pada keseluruhan anggota badan, tergantung dari lokasi dan ukuran pertumbuhan sel-sel kanker, karena syaraf yang terserang kanker seolah terputus dari rangkaian syaraf secara keseluruhan.

6. Pembengkakkan
Anda mungkin akan mengalami rasa sakit disekitar terjadinya kanker, dan mungkin akan menunjukkan pembengkakkan pada tulang, benjolan atau ada sesuatu yang ada di dalamnya.

7. Fraktur
Sel kanker bisa melemahkan tulang, dan ini kadang-kadang bisa menyebabkan patah tulang. Kerusakan tulang mungkin terjadi pada tulang yang sebelumnya terasa sakit.

8. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan kelelahan yang menyertai nyeri tulang mungkin merupakan tanda dari kanker tulang. Gejala lainnya seperti kesulitan bernafas, mungkin berkembang jika kanker telah menyebar ke organ lain.

Itulah sedikit tentang penyebab dan gejala tumor tulang. Semoga bisa membantu anda dalam mendeteksi penyakit atau keluhan yang anda rasakan. Kanker tulang memang termasuk ke dalam penyakit yang langka, tapi mengingat besarnya resiko bagi para penderita, maka sebisa mungkin bagi siapa saja untuk senantiasa mencegah, mengetahui gejala dan ciri-cirinya, juga melakukan pengobatan sedini mungkin sebelum penyakit kanker ini semakin berkembang dan berakibat fatal. Semoga bermanfaat:))

 

Kenali Sejak Dini Penyakit Tumor Tulang Ganas Dan Jinak

Obat Herbal Tumor | Tumor merupakan pertumbuhan sel baru, yang abnormal, progesif, dimana sel-selnya tidak pernah menjadi dewasa. Angka kejadian Tumor tulang jika dibandingkan dengan jenis tumor lain memang kecil, yakni sekitar kurang lebih 1% dari seluruh tumor tubuh manusia. Tumor bisa bersifat ganas jika tumor memiliki kemampuan untuk menyebar ke tempat lain, dan tumor dikatakan jinak jika tidak mampu untuk bermetastasis.

kanker-tulangPenyakit Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel-sel yang membentuk jaringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder merupakan anak sebar tumor ganas organ non-tulang yang bermetastasis ke tulang.

Menurut penilaian klinis, radiologis dan histopatologis yang cermat dari masing-masing tumor tulang, maka bisa ditentukan staging tumor tersebut. Staging ini berlaku untuk tumor jinak dan tumor ganas tulang. Sistem staging yang digunakan untuk tumor tulang yakni Surgical Staging System dari Enneking. Untuk Tumor Ganas ada 3 tingkat stadium yakni:
** Stadium 1, jika derajat keganasannya rendah.
** Stadium 2, artinya tumor memiliki derajat keganasan tinggi.
** Stadium 3, tumor sudah menyebar.

Tumor Tulang Ganas

Tumor tulang ganas merupakan istilah lain dari kanker tulang yang merupakan massa atau pertumbuhan tulang cenderung meningkat pesat dalam hal ukuran dan bahkan sering menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Kanker tulang ini biasanya dimulai dari jaringan normal yang berubah karena beberapa kombinasi faktor genetik dan lingkungan, juga mulai terlihat berkembang pesat.

Kanker tulang ini cenderung tumbuh tidak terkendali dan menyebar dengan cepat dan mungkin bisa memberikan rasa sakit. Tumor tulang ini bisa menyebabkan nyeri malam hari yang tidak berhubungan dengan aktivitas. Salah satu cara untuk mengevaluasi kanker ialah dengan “grade”. Istilah grade ini diberikan oleh ahli patologi yang memandang jaringan tumor dibiopsi di bawah mikroskop dan menentukan seberapa cepat sel-sel membagi dan juga bagaimana sel-sel yang tidak biasa muncul.

Kanker yang sudah perlahan-lahan membagi sel-sel biasa disebut juga sebagai “tumor tingkat rendah”. Low grade tumor ini memiliki kemampuan rendah untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan cenderung kambuh setelah dibuang. Tumor grade yang lebih tinggi disisi lain cenderung terlihat sangat biasa saat diamati di bawah mikroskop dan juga mengalihkan cukup pesat. Hal ini mempunyai kemungkinan lebih tinggi untuk menyebar ke bagian lain dari tubuh dan juga kemungkinan lebih tinggi berulang setelah pembedahan. Beberapa contoh umum jenis tumor tulang ganas:

  • Chondrosarcoma
  • Osteosarcoma
  • Ewings Sarkoma

tumor-tulang

Tumor Tulang Jinak

Tumor tulang jinak merupakan pertumbuhan non kanker. Ini cenderung kurang agresif dari kanker dam memiliki sedikit atau bahka tidak ada kemungkinan untuk menyebar ke bagian tubuh yang lain. Karena tumor ini cenderung tumbuh lambat atau bahkan tidak sama sekali.

Tumor tulang jinak bisa menyebabkan penipisan tulang dan meningkatkan kemungkinan bahwa tulang bisa pecah. Dalam jaringan lunak, bisa menyebabkan gejala kompresi pada saraf dan pembuluh darah.

Tumor tulang jinak ini sering ditemukan x-ray diambil untuk nyeri lutut bisa menunjukkan tumor jinak yang sudah ada sejak kecil. Pada umumnya, tumor jinak tidak mengancam nyawa. Bagaimanaoun juga bisa menyebabkan masalah yang berkaitan dengan efek massa atau penipisan tulang. Contoh jenis-jenis tumor jinak jaringan lunak:

  • Hemangioma
  • Lipoma
  • Kista ganglion

Contoh jenis tumor tulang jinak

  • Osteoid osteoma
  • Kista tulang aneurisma
  • Tumor tulang raksasa

Waspada Tahi Lalat Yang Berujung Pada Penyakit Tumor

waspada-tahi-lalat

Penyakit Tumor | Hampir setiap orang mempunyai tahi lalat, baik itu dibawa sejak lahir (atau tanda lahir), ataupun yang tumbuh ketika dewasa. Tahi lalat bagi sebagian orang seperti para artis justru menjadi landmark untuk dirinya menjadi terlihat lebih seksi. Ada juga yang berpendapat adanya tahi lalat pada lokasi tertentu pada wajah bisa menandakan hoki, dan pada daerah lainnya bisa dianggap pembawa sial. Terlepas dari kepercayaan hoki dan sial, tahi lalat ini pada kenyataannya memang bisa bermuka dua, yakni pada sebagian besar kasus tidak berbahaya tapi pada beberapa kasus lainnya bisa berakibat fatal.

Tahi lalat dalam istilah medisnya dikenal sebagai nevus pigmentosus, yang merupakan tumor jinak pada kulit yang paling umum dijumpai pada manusia. Tumor jinak ini memiliki khas berwarna gelap, sebagian besarnya menetap, sebagian lain terus membesar sehingga kadangkala bisa mengkhawatirkan si empunya. Memang sebagian besar tahi lalat ditemuka dari sejak lahir, tapi ada juga tahi lalat yang baru muncul ketika dewasa dan pada kasus ini pemicu yang paling umumnya adalah kontak yang sering dengan sinar matahari. Dan pada umumnya tahi lalat tidak berbahaya, biasanya hanya menimbulkan keluhan kosmetis.

Perlu diwaspadai, tahi lalat bisa saja berubah pada suatu waktu menjadi kanker yang disebut dengan nelanoma maligna. Sehingga pengenalan dini gejala perubahan ini wajib diketahui oleh seseorang yang memiliki tahi lalat. Ada beberapa kriteria suatu tahi lalat yang beranjak menjadi ganas seperti:
**Dalam beberapa waktu terakhir bertambah besar dengan cepat.
**Terjadi perubahan warna ke arah yang lebih gelap.
**Bentuknya menjadi tidak beraturan lagi.
**Jaringan kulit disekitarnya meradang kemerahan.
**Tahi lalat menjadi mudah berdarah ketika tersenggol.
**Muncul keluhan seperti gatal dan perih.
Jika anda yang memiliki tahi lalat mengalami kondisi seperti diatas, sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter kulit atau bedah agar bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena seringkali perubahan menjadi ganas ini disebabkan karena iritasi berulang pada tahi lalat seperti sering tertekan, dipencet-pencet, lecet atau bergesek.

Nevus junctional dikenal dengan jenis tahi lalat yang cenderung bisa berubah menjadi ganas. Jenis tahi lalat ini memiliki batas tegas, permukaannya cenderung rata atau sedikit menonjol, berwarna lebih terang seperti coklat muda, dan juga lokasi yang paling sering di telapak tangan, kaki atau kelamin. Karena lokasinya tersebut, tahi lalat ini sering mengalami trauma karena gesekan, penekanan, dan lain sebagainya. Hal inilah yang bisa memicu perubahan menjadi ganas.

tahi-lalatDunia medis memang belum menemukan peran dari tahi lalat untuk tubuh. Tapi tahi lalat ini bisa menjadi penanda gejala awal dari kanker kulit. Menurut Cancer Research Institute, ada beberapa ciri utama tahi lalat yang perlu diwaspadai, seperti:

  • Bentuk tahi lalat tidak umum atau simetris.
  • Tepian tahi lalat terlihat tidak beraturan atau tidak rata.
  • Tahi lalat meradang atau mengalami perubahan warna seperti coklat, merah, putih, biru, dan menghitam.
  • Perubahan tersebut biasanya disertai dengan gatal.
  • Tahi lalat terus membesar sampai memiliki diameter yang tidak wajar sampai 1cm lebih.

Nah, jika anda memiliki tahi lalat dengan ciri-ciri seperti demikian, segeralah periksakan diri ke dokter, karena tahi lalat ganas ini sulit terdeteksi. Dan cara untuk memastikan apakah tahi lalat itu termasuk tumor jinak atau ganas ialah dengan biopsi atau pengambilan jaringan.

Bahaya Tahi Lalat – Banyak yang bilang bahwa tahi lalat merupakan pemanis wajah, tapi hati-hati tahi lalat juga bisa menjadi ancaman bagi kulit ataupun tubuh jika penampakkan dan perkembangannya tidak normal. Tahi lalat yang semakin membesar, berubah warna dan memiliki bentuk tidak simetris merupakan ciri tahi lalat yang berbahaya karena bisa menjadi pertanda kanker kulit atau melanoma. Pada normalnya, tahi lalat memiliki bentuk stabil meskipun ada perubahan hormon dalam tubuh. Tapi tidak demikian pada tahi lalat yang berbahaya. Ia akan tumbuh membesar melebihi ukuran kacang polong.

Menurut Cancer Research Institute, ada 4 kriteria yang bisa dijadikan patokan untuk mengetahui Ciri tahi lalat yang berbahaya atau tidak yaitu aturan ABCD, yakni:

  1. A = Asymmetry >> Tahi lalat yang bersifat kanker cenderung memiliki bentuk yang tidak beraturan.
  2. B = Border >> Tahi lalat yang bersifat kanker memiliki batas atau pinggiran yang abnormal, tapi tepinya bergerigi.
  3. C = Colour >> Tahi lalat dengan berbagai warna seperti coklat, merah, putih, biru, dan hitam sering menandai tahi lalat yang bersifat kanker dibandingkan tahi lalat dengan satu warna.
  4. D = Dimension >> Tahi lalat yang bersifat kanker yang biasanya lebih besar dari tahi lalat jinak, bisa sebesar penghapus pensil atau bahkan lebih besar.

Masalah tahi lalat ini bukan hanya masalah pada permukaan kulit, tapi masalah dalam lapisan bawah kulit. Jadi jarang sekali yang bisa ditangani dengan pengobatan tradisional. Tahi lalat yang beresiko kanker harus ditangani segera mungkin sebelum mengalami metastatis atau penyebaran ke bagian tubuh lainnya. Tapi dengan teknologi canggih di dunia medis saat ini, tahi lalat bisa diangkat dengan operasi atau teknik laser. Butuh waktu 2 minggu sampai kulit benar-benar sembuh setelah operasi. Semoga Bermanfaat:))

Fakta-Fakta Tumor Fibroid Yang Belum Banyak Diketahui

Obat Tumor | Seringkali kaum wanita mengabaikan kesehatan mereka mengenai dengan organ intim. Bahkan ada banyak yang belum mengetahui apa saja penyakit berbahaya yang bisa menyerang organ kewanitaan, seperti salah satu contohnya miom atau tumor fibroid. Padahal lebih dari 70% wanita bisa mengalami penyakit yang menyerang organ kewanitaannya.

Miom juga menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak dialami oleh wanita. Tapi masih belum banyak yang mengetahui fakta-fakta tentang tumor fibroid  ini.

Fakta-Fakta Tumor Fibroid Yang Belum Banyak Diketahui

fakta-penyakit-miom

Tumor Fibroid Merupakan Salah Satu Penyakit Umum
Yang dimaksud dengan penyakit umum ialah karena seringnya penyakit ini terjadi pada wanita. Salah satu penelitian menemukan 70-80% wanita yang sudah mencapai usia 50 tahun ke atas mengalami miom atau tumor fibroid ini. Banyak juga wanita yang bahkan terkena miom ketika berusia 40 tahunan.

Miom Bukan Termasuk Kanker
Karena miom atau fiborid ini merupakan tumor yang tidak berkembang menjadi kanker. Tetapi miom ini memberikan gejala yang hampir sama dengan kanker uterus langka yang disebut dengan sarcoma. Dan juga miom bisa diangkat dengan jalan operasi.

Banyak wanita Yang Tidak Menunjukkan Gejala
Miom ini bisa terjadi pada setiap wanita tapi tidak menunjukkan gejala yang aneh, artinya ini memerlukan penanganan medis. Tapi selama tidak menimbulkan ketidaknyamanan terhadap tubuh, kamu tidak memerlukan pengobatan untuk miom ini.

Penyakit Miom Bisa Membuat Wanita Melakukan Pengangkatan Rahim
Meskipun tumor fiborid ini termasuk tumor jinak, tapi ada 200.000 kasus miom di Amerika diikuti dengan keputusan histerektomi atau pengangkatan rahim. Keputusan ini tergantung dari seperti apa kondisi miom yang sudah menjalar pada area rahim, ini karena miom seringkali menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Tidak Selalu Berkahir Dengan Pengangkatan Rahim
Karena ada banyak penanganan medis dan terapi yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan rahim tanpa harus mengangkatnya. Seperti misalnya terapi ultrasound, treatment hormon, laser dan lain sebagainya.

Penderita Miom Masih Bisa Hamil
Meskipun banyak wanita yang bisa hamil setelah pengangkatan miom, ada juga beberapa wanita yang akan menghadapi sulit untuk hamil. Beberapa jenis miom berbeda bisa memperkecil ukuran dan bentuk rahim, kadang-kadang itulah alasan dokter menyarankan operasi cecar untuk wanita yang pernah mengalami miom.

Gejala Umumnya Ialah Menstruasi Yang Panjang dan Berat
Kebanyakan penderita miom akan mengalami menstruasi yang menyakitkan dan berat. Ini bisa jadi pendarahan berjalan dengan deras yang terkadang keluar gumpalan darah. Situasi ini seringkali diikuti dengan kram pada area bawah perut, pinggang, dan bahkan rasa sakit ketika buang air kecil atau ketika berhubungan intim.

Belum diketahui Apa Penyebab Utamanya
Masih belum diketahui apa penyebab utama munculnya miom. Dan diduga miom ini dipengaruhi oleh tidak stabilnya hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita. Terlebih ini seringkali terjadi pada wanita usia di atas 40-50 tahunan.

Orang Asia Lebih Kecil Beresiko Terserang Kanker
Meskipun tidak ada yang tahu kapan miom akan menyerang, tapi sepertinya sebagai warga Asia kita sedikit beruntung, karena wanita ras Afrika-Amerika lah yang memiliki potensi lebih besar untuk terserang miom jika dibandingkan dengan wanita Asia.

Itulah beberapa fakta tumor fibroid yang menjadi alasan bahwa wanita harus hati-hati dengan tumor satu ini. Semoga Bermanfaat :))

Kemoterapi Salah Satu Pengobatan Tumor Ganas

Pengobatan Tumor | Apa itu Kemoterapi? Pengertian Kemoterapi yang lebih sering disingkat dengan ‘kemo’ merupakan jenis pengobatan kanker yang menggunakan obat-obatan yang bisa mengahancurkan sel tumor ganas atau sel kanker.

kemoterapi

Cara Kerja Kemoterapi

Obat-obatan kemoterapi ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan dan pembelahan sel. Kemoterapi juga bisa mengenali sel kanker dengan cara mendeteksi kecepatan pertumbuhannya. Sel kanker tumbuh dan membelah diri dengan sangat cepat. Berdasarkan hal tersebut maka beberapa jenis sel dalam tubuh kita yang juga memiliki pertumbuhan yang cepat akan menjadi sasaran kemoterapi.

Tujuan Pengobatan Kemoterapi

  • Menyembuhkan, kemoterapi ini juga diberikan untuk menghancurkan semua sel kanker yang ada pada tubuh sehingga kanker tidak ada lagi bahkan tidak muncul lagi.
  • Mengontrol sel kanker, yang selanjutnya untuk mencegah sel kanker semakin meluas dan menyebar ke bagian tubuh yang lainnya.
  • Mengurangi gejala yang muncul karena kanker, kemoterapi juga selalu diharapkan bisa memperkecil ukuran tumor dan mengurangi gejala nyeri karena penekanan tumor.

Kadangkala kemoterapi juga digunakan sebagai pengobatan tunggal pada kanker. Selain itu, kemoterapi bisa digunakan sebagai terapi gabungan operasi, radioterapi, yang memiliki tujuan untuk:

  • Mengecilkan tumor agar mudah dalam melakukan tindakan bedah.
  • Menghancurkan sel tumor yang tersisa pasca pembedahan.
  • Meningkatkan efektivitas dari pemberian radiasi.
  • Menghancurkan sel kanker yang sudah menyebar ke organ tubuh yang lainnya.

Jadwal Pengobatan Kemoterapi

Jadwal pemberian kemoterapi sangat bervariasi tergantung dari jenis sel kanker dan tingkat keparahan penyakitnya. Kemoterapi juga biasanya diberikan pada beberapa siklus, setiap siklus bisa terdiri dari beberapa kali pemberian obat kemoterapi, dan antar siklus juga terdapat periode istirahat. Seperti contoh satu siklus terdiri dari 1 minggu pemberian kemoterapi setiap hari juga 3 minggu periode istirahat.

Bagaimana jika siklus ada yang terlewati?

Sebaiknya penderita mengikuti jadwal dan program kemoterapi ini tanpa terlambat bahkan terlewati. Tapi, kadangkala kemoterapi ditunda atau diganti dengan program kemoterapi yang baru tergantung dari respon tubuh terhadap efek samping kemoterapi tersebut.

Cara Pemberian Pengobatan Kemoterapi

  1. Injeksi (suntikan), jadi obat bisa disuntikkan pada otot lengan, paha, atau di bawah kulit.
  2. Intraarteri, obat kemoterapi bisa langsung dimasukkan melalui pembuluh darah arteri yang memberi makan si kanker tersebut.
  3. Intraperitoneal, obat kemoterapi yang diberikan melalui rongga perut.
  4. Intravena, obat kemoterapi yang melalui pembuluh darah vena.
  5. Topical, Kemoterapi yang diberikan dengan dioleskan dan digosokkan pada kulit.
  6. Oral, Obat kemoterapi yang diminum dalam bentuk pil, kapsul atau juga cair.

Efek samping yang dirasakan ketika kemoterapi

Kemoterapi merupakan bagian dari pengobatan tumor ganas (kanker) yang efektif, yang sudah terbukti menyelamatkan jutaan jiwa. Tapi kemoterapi ini mempunyai efek samping yang cukup besar.

Efek samping yang paling sering kemoterapi diantaranya letih dan lemas. Maka anda harus banyak beristirahat dan meminta bantuan untuk membantu mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Perasaan mual dan muntah juga bisa diredakan dengan pemberian obat antimual-muntah. Di bawah ini ada gejala efek samping yang bisa terjadi akibat kemoterapi seperti:

  • Rambut rontok
  • Hilangnya nafsu makan
  • Sesak nafas dan detak jantung yang tidak biaa karena anemia
  • Mual, muntah, mimisan
  • Kulit kering, terasa perih dan mudah memar
  • Gusi berdarah
  • Insomnia atau sulit untuk tidur
  • Gairah seksual yang menurun
  • Rasa lelah dan lemah setiap hari
  • Mengalami konstipasi atau diare

Yang penting dan perlu diketahui, efek samping kemoterapi ini akan hilang setelah pengobatan tersebut selesai. Selama pengobatan kemoterapi, anda harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter ketika akan mengkonsumsi obat-obatan lain seperti obat alergi, herba, pereda nyeri, atau lainnya. Hindari juga konsumsi minuman keras setidaknya selama masa kemoterapi.

Mengobati penyakit berbahaya seperti penyakit tumor ganas atau kanker ini memang tidaklah mudah, termasuk ketika memasuki pengobatan kemoterapi. Sebisa mungkin harus mengikuti perintah dokter dan menghindari hal-hal yang bisa beresiko mengganggu proses pengobatan untuk berjalan normal. Semoga Bermanfaat:))

Tumor Abdomen Jenis Tumor Yang Menyerang Anak

Penyakit Tumor Anak | Penyakit tumor anak menempati posisi sekitar 5% dari semua total pengidap tumor di dunia. Tapi untuk kecenderungan terjadinya keganasan pada anak hanya sekitar 2% dari seluruh pengindap keganasan pada semua usia. Seperti keganasan yang lainnya, tumor ganas ini juga bisa menyebabkan kematian. Dan salah satu tumor ganas yang bisa di derita oleh anak-anak yakni tumor abdomen.

Sebagian besar tumor abdomen tersusun dari neuroblastoma, limfoma pada abdomen, adanya hepatoma, tumor pada ovarium dan juga lain sebagainya. Anak yang mengalami tumor abdomen ini seringkali tidak mengeluhkan gejala sehingga jarang orang tua yang menyadari sejak awal adanya penyakit ini pada buah hatinya.

tumor-abdomen-pada-anak

Tapi meski demikian, ada tanda-tanda yang bisa dijadikan patokan awal untuk mewaspadai kemungkinan adanya tumor abdomen pada anak. Gejala yang mungkin bisa timbul seperti lemah, lesu, badan yang semakin kurus, sulit makan, muncul keringat yang berlebih, tidur yang gelisah, dan kadang diikuti dengan demam dan wajah yang pucat. Gejala nyeri pada perut bisa muncul pada kondisi yang sudah memasuki fase lanjut. Kandang juga anak mengeluh sakit pada bagian organ perut seperti halnya ditusuk-tusuk.

Untuk mengenal tumor abdomen pada anak diperlukan mengetahui jenis-jenis dari tumor abdomen. Ada beberapa macam tumor abdomen antara lain:

Teratoma, atau tumor yang di inisiasi dari sel germinativum dan berasal dari rongga abdomen. Dan umumnya teratoma ini terdapat pada ovarium dan bisa menimbulkan bentuk yang menyerupai kista atau kelompokan sel. Teratoma ini membentuk massa tumor yang cukup besar melalui pemeriksaan foto.
Rabdomiosarkoma, merupakan tumor yang berasal dari rongga pelvis atau yang berhubungan dengan saluran kemih. Dan tumor ini akan tumbuh mendesak ke arah abdomen sehingga menjadikan sakit pada abdomen ketika tumor sudah mulai membesar.
Limfoma Abdomen, yang bisa muncul di kelenjar getah bening di hati, limpa dan juga usus. Jika muncul di hati atau limpa akan menyebabkan hepatomegali atau splenomegali atau bahkan keduanya. Tapi jika muncul di usus, maka massa tumor akan menyebabkan obstruksi usus atau sebagai leading point untuk terjadinya intususepsi. Gejala yang bisa timbul seperti nyeri yang disertai dengan bengkak pada perut, perubahan kebiasaan buang air besar serta gejala obstruksi usus dan mual muntah.

Tumor abdomen ini bisa diobati dengan mengkonsumsi obat sitostatika atau obat kemoterapi yang lainnya. Tapi disarankan jika bisa diobati secara kemoterapi ditambah denga meningkatkan sistem imunitas anak, maka diharapkan Penyakit tumor ini bisa sembuh tanpa harus menjalankan operasi.

Tumor abdomen ini juga merupakan sepertiga dari seluruh tumor ganas pada anak. Gejala awal biasanya sulit dan hanya sebagian kecil saja yang bisa diketahui lebih cepat sedangkan sebagian besar tumor sudah bisa diraba dengan gejala desak jaringan atau organ lain di sekitarnya dan bahkan dengan gejala metastasis pada tempat lain. Hal ini dikarenakan sifat rongga abdomen yang longgar dan sangat fleksibel.

Karena gejala yang awal pada masing-masing tumor abdomen maka perlu mendapat perhatian khusus dan jika perlu lakukan pemantauan yang cermat dan terus menerus dengan disertai dukungan pemeriksaan penunjang yang diperlukan, sehingga didiagnosis bisa ditegakkan sedini mungkin. dengan mengenal tumor abdomen pada anak, maka akan lebih mudah dan dini dalam melakukan tindakan serta penatalaksanaan terhadap penyakit ini.